Bolehkah Muslim Puasa Isra Miraj? Begini Penjelasannya

Bolehkah Muslim Puasa Isra Miraj? Begini Penjelasannya

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Kamis, 15 Jan 2026 20:00 WIB
Bolehkah Muslim Puasa Isra Miraj? Begini Penjelasannya
Ilustrasi Isra Miraj (Foto: Getty Images/Agus Supriyatna)
Jakarta -

Puasa Isra Miraj jadi amalan yang sering dilakukan muslim jelang akhir Rajab. Sebagaimana diketahui, Isra Miraj momen istimewa perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa lalu menuju Sidratul Muntaha.

Diterangkan dalam buku Dahsyatnya Puasa Sunah karya Amirulloh Syarbini dan Iis Nur'aeni Afgandi, puasa artinya menahan diri dari segala hal yang membatalkannya sejak terbit fajar sampai terbenam matahari dengan syarat tertentu. Terdapat dua jenis puasa, yaitu sunnah dan wajib.

Puasa wajib hanya berlangsung pada bulan Ramadan, sedangkan puasa sunnah bisa dilakukan kapan saja sesuai ketentuan. Ada juga hari yang haram hukumnya untuk berpuasa dalam Islam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari Aisyah RA berkata,

"Rasulullah SAW melarang dua jenis puasa, yakni puasa pada Hari Raya Idul Fitri dan puasa pada Hari Raya Idul Adha." (HR Muslim)

ADVERTISEMENT

Lalu bagaimana dengan puasa Isra Miraj? Apakah amalan ini sah secara syariat?

Puasa Isra Miraj Diperbolehkan dalam Islam

Puasa Isra Miraj dilakukan muslim pada 27 Rajab. Hal ini dikarenakan mereka meyakini peristiwa Isra Miraj terjadi pada tanggal tersebut.

Menurut buku Fiqh Al Shiyam susunan Yusuf Qardhawi terjemahan Danis Wijaksana, pelaksanaan puasa Isra Miraj diyakini sebagai hari penting secar syariat. Sebab, Nabi Muhammad SAW memberikan perintah sholat lima waktu ketika peristiwa Isra Miraj.

Puasa Isra Miraj jadi salah satu cara muslim bersyukur kepada Allah SWT akan momen penting tersebut. Dari Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Barangsiapa puasa pada tanggal 27 Rajab, Allah SWT mencatatnya sebagaimana orang yang puasa selama 60 bulan."

Dengan begitu, tidak ada larangan berpuasa ketika Isra Miraj. Artinya, sah-sah saja bagi muslim mengerjakan puasa Isra Miraj pada 27 Rajab. Apalagi Rajab menjadi bulan mulia dan dianjurkan puasa sunnah.

Niat Puasa Isra Miraj: Arab, Latin dan Arti

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma Rajaba sunnatan lillahi ta'ala.

Artinya: "Hamba berniat puasa Rajab, sunnah karena Allah ta'ala."

Manfaat Mengerjakan Puasa Isra Miraj

Dilansir dari buku Doa Amalan di Bulan Rajab, Sya'ban & Ramadhan oleh Tim Zahra, berikut beberapa manfaatnya.

1. Seperti Puasa Sebulan Penuh

Puasa Isra Miraj sama halnya dengan berpuasa pada bulan Rajab. Muslim yang menunaikan puasa di bulan Rajab disamakan dengan berpuasa sebulan penuh, Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sehari, maka laksana ia puasa selama sebulan." (HR At Thabrani)

2. Masuk Surga

Melalui hadits lainnya, Nabi Muhammad SAW keutamaan puasa di bulan Rajab adalah masuk ke dalam surga.

"Sesungguhnya di surga terdapat sungai yang dinamakan Rajab, airnya lebih putih daripada susu dan rasanya lebih manis dari madu. Barangsiapa puasa sehari pada bulan Rajab, maka ia akan dikaruniai minum dari sungai tersebut." (HR Baihaqi)

3. Ditutupnya Pintu Neraka

Dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa berpuasa sehari pada bulan Rajab, maka dia seperti berpuasa sebulan. Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab selama tujuh hari, maka tujuh pintu neraka ditutup untuknya. Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sebanyak delapan hari, maka delapan pintu surga dibuka untuknya. Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sebanyak sepuluh hari, maka keburukannya diganti kebaikan." (HR Baihaqi)

Jadwal Puasa Isra Miraj 2026

Berdasarkan kitab al-Isra' wa al-Mi'raj karya Ibnu Hajar Al-Asqalani dan Jalaluddin As-Suyuthi yang diterjemahkan Arya Noor Amarsyah, tidak ada kesepakatan tunggal terkait kapan terjadinya Isra Miraj. Artinya, para ulama memiliki pandangan yang beragam berdasarkan riwayat dan analisis sejarah masing-masing.

Namun, Allamah al-Manshurfury diikuti mayoritas ulama menyatakan Isra Miraj terjadi pada malam 27 Rajab. Mereka menyebut malam itu Nabi SAW menerima kewajiban sholat lima waktu.

Mengacu pada Kalender Hijriah Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Isra Miraj berlangsung pada Jumat, 16 Januari 2026. Dengan demikian, muslim bisa melangsungkan puasa Isra Miraj esok hari.




(aeb/lus)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads