3 Contoh Khutbah Nikah Singkat Bahasa Arab dan Artinya

3 Contoh Khutbah Nikah Singkat Bahasa Arab dan Artinya

Lathifah Nur Awwaliyyah - detikHikmah
Minggu, 25 Okt 2026 14:00 WIB
Ilustrasi menikah pernikahan pengantin
Ilustrasi pernikahan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Kostyazar
Jakarta -

Khutbah nikah merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan sebelum prosesi ijab kabul berlangsung. Khutbah nikah bukan sekadar pengantar akad, melainkan sebagai wasiat takwa dan pemberian nasihat rumah tangga kepada mempelai dan undangan yang hadir.

Khutbah nikah umumnya berisi nasihat agama. Di dalamnya juga memuat pesan moral untuk pengantin baru dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut contoh teks khutbah nikah singkat dilengkapi dengan nasihat pernikahan dalam bahasa Arab dan artinya.

Contoh Teks Khutbah Nikah Singkat 1

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ اَحَلَّ النِّكَاحِ، وَنَدَبَ اِلَيْهِ وَحَرَّمَ السِّفَاحِ وَاَوْعَدَ عَلَيْهِ، اَشْهَدُ اَنْ لاَّاِلٰهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، لاَنَبِيَّ بَعْدَهُ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىٰ سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلىٰ اٰلِهِ وَاَصْحَابِهِ

ADVERTISEMENT

أَمَّا بَعْدُ فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالىٰ: يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً، وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

وَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ أَحَبَّ فِطْرَتِي فَلْيَسْتَنَّ بِسُنَّتِي وَمِنْ سُنَّتِيَ النِّكَاحُ. وَقَالَ أَيْضًا: رَكْعَتَانِ مِنْ مُتَأَهِّلٍ خَيْرٌ مِنْ سَبْعِيْنَ رَكْعَةً مِنْ غَيْرِ مُتَأَهِّلٍ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Atau dengan bahasa Indonesia seperti berikut:

"Segala puji bagi Allah yang telah menghalalkan nikah dan mencela perzinaan. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan-Nya. Ya Allah, limpahkanlah sholawat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya.

Bertakwalah kepada Allah SWT yang menciptakan manusia dari satu jiwa dan pasangannya. Nabi SAW bersabda: Siapa yang mencintai sunnahku maka berpegang teguhlah padanya, dan di antara sunnahku adalah nikah. Dua rakaat orang beristri/bersuami lebih utama dari tujuh puluh rakaat orang yang melajang. Aku memohon ampun kepada Allah untuk diriku dan kalian semua."

Contoh Teks Khutbah Nikah Singkat 2

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ خَلَقَ مِنَ الْمَاءِ بَشَرًا فَجَعَلَهُ نَسَبًا وَصِهْرًا وَكَانَ رَبُّكَ قَدِيْرًا، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ أَفْضَلِ الْخَلْقِ وَالْوَرَى، وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ صَلَاةً وَسَلَامًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالٰى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

Hadirin dan kedua mempelai yang dirahmati Allah SWT,

Pernikahan adalah sunnah agung para rasul. Rasulullah SAW menegaskan bahwa beliau berpuasa, berbuka, mendirikan salat, beristirahat, dan menikahi wanita, seraya bersabda: "Barang siapa yang membenci sunnahku, maka ia bukan dari golonganku."

Bagi kedua mempelai, jadikanlah rumah tangga ini sebagai sarana menundukkan pandangan dan menjaga kesucian diri. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa sebaik-baik istri adalah yang menyenangkan hati suaminya ketika dipandang, menaati suaminya dalam kebaikan, serta menjaga kehormatan diri dan harta suaminya saat sang suami tidak berada di rumah. Saling melengkapi dan bantulah pasanganmu dalam ketaatan kepada Allah SWT.

Contoh Teks Khutbah Nikah Singkat 3

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ، اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Kedua mempelai yang berbahagia,

Ketahuilah bahwa takwa adalah sebaik-baik bekal hidup berkeluarga. Jangan pernah mencemaskan urusan rezeki selama kalian saling bergandengan tangan di jalan kebaikan, sebab Allah SWT telah berjanji dalam firman-Nya:

وَاَنْكِحُوا الْاَيَامٰى مِنْكُمْ وَالصّٰلِحِيْنَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَاِمَاۤىِٕكُمْۗ اِنْ يَّكُوْنُوْا فُقَرَاۤءَ يُغْنِهِمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖۗ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu... Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS An-Nur: 32)

Jadikanlah rumah tangga kalian sebagai tempat bernaung yang penuh kedamaian, saling memaafkan kekhilafan, dan memperbanyak rasa syukur atas setiap karunia Ilahi.



(kri/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads