Doa akhir tahun biasa dibaca muslim jelang pergantian tahun. Doa ini dimaksudkan memohon kepada Allah SWT agar tahun selanjutnya diberi keberkahan dan rahmat dari-Nya.
Dalam Islam, perintah berdoa disebutkan dalam surah Gafir ayat 60. Allah SWT berfirman,
وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina."
Baca juga: Doa Akhir Tahun 2025 dan Awal Tahun 2026 |
Adapun terkait doa akhir tahun sebetulnya bukan termasuk sunnah Nabi SAW atau bacaan yang bersumber dari beliau. Walau demikian, muslim tidak dilarang membacanya.
Lantas, bolehkah wanita haid membaca doa akhir tahun?
Hukum Wanita Haid Membaca Doa Akhir Tahun
Wanita haid dilarang melakukan sejumlah ibadah yaitu sholat, puasa dan thawaf. Menurut buku Mencari Pahala di Saat Haid karya Ratu Aprilia Senja, berdoa tidak termasuk hal yang dilarang bagi wanita dalam keadaan haid.
Wanita haid boleh mengerjakan amalan lain seperti berdoa, berzikir, sedekah, dan membaca Al-Qur'an tanpa memegang mushafnya. Dengan begitu, wanita haid diperbolehkan membaca doa akhir tahun.
Doa Akhir Tahun: Arab, Latin dan Arti
1. Doa Akhir Tahun Masehi dan Hijriah
Habib Utsman bin Yahya dalam kitabnya Maslakul Akhyar menuliskan doa akhir tahun yang bisa diamalkan muslim. Berikut bacaannya yang dinukil dari NU Online,
اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ
Allâhumma mâ 'amiltu min 'amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî 'anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ 'alayya bi fadhlika ba'da qudratika 'alâ 'uqûbatî, wa da'autanî ilat taubati min ba'di jarâ'atî 'alâ ma'shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ 'amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa'attanî 'alaihits tsawâba, fa'as'aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha' rajâ'î minka yâ karîm.
Artinya: "Ya Allah, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu, sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat, sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatan-ku yang Kau ridhoi di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuat putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah."
2. Doa Akhir Tahun Hijriah
Dijelaskan dalam buku Doa Harian Pengetuk Pintu Langit oleh H Hamdan Hamedan, terdapat doa akhir tahun versi kedua. bacaan ini bersumber dari kitab Kanzun Najah was Surur karya Syeh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Kudus bin Abdil Qadir.
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي السَّنَةِ الْمَاضِيَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَنَسِيْتُهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلُمْتَ عَيْ مَعَ التَّوْبَةِ بَعْدَ جَرَاءَتِيْ عَلَيْكَ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَغْفِرُكَ مِنْهُ فَاغْفِرْ لِي اللَّهُمَّ وَمَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ وَالْغُفْرَانَ تَقْطَعْ رَجَايْ مِنْكَ يَا كَرِيمُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مَعَ قَدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي ودعوني الله مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Wa shallallaahu ta'ala 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa aalihi washahbihi wasallam. Allahumma maa 'alimtu min 'amalin fis-sanatil maadhiyati mimma nahaitanii `anhu wa lam atub minhu wa lam tardhahu wa nasiituhu wa lam tansahu wahalumta 'annii ma'a qudratika 'alaa 'uquubatii wada'autanii ilat-taubati ba'da jaraa'atii 'alaika. Allahumma innii astaghfiruka minhu faaghfirlii. Allahumma wa maa `amiltu min `amalin tardhaahu wa wa'adtanii `alaihits-tsawaaba wal ghufraana fataqabbalhu minnii wa laa taqtha` rajaa-ii minka yaa kariimu yaa arhamar rahimiin. Wa shallallaahu ta`aala `alaa sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa aalihi wa shahbihii wa sallam.
Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Semoga Allah Ta'ala melimpahkan shalawat dan keselamatan kepada Sayyidina Muhammad, keluarga dan para sahabatnya. Ya Allah, amal yang telah aku lakukan pada tahun lalu dari sekian amal yang Engkau cegah diriku darinya, yang aku belum tobat darinya dan Engkau pun tidak meridainya, yang telah aku lupakan namun tidak Engkau lupakan, Engkau telah berbuat bijak kepadaku meskipun sebenarnya mampu untuk menghukumku, Engkau menyeru kepadaku untuk bertobat setelah kenekatanku (bermaksiat) kepada-Mu. Ya Allah sungguh aku memohon ampunan kepada-Mu dari amal itu, maka ampunilah diriku. YaAllah dan amal yang telah aku lakukan yang Engkau ridai dan Engkau janjikan pahala dan ampunan atasnya, maka terimalah amal itu dariku, dan jangan Engkau putus harapanku kepada-Mu, wahai Zat yang Maha Mulia, wahai Zat yang Maha Pengasih dari para kekasih. Semoga Allah Ta'ala melimpahkan shalawat dan keselamatan kepada Sayyidina Muhammad, keluarga dan para sahabatnya."
Amalan Akhir Tahun bagi Wanita Haid
1. Muhasabah Diri
Menurut buku Aspirasi Dunia Maya oleh Salahuddin Rauf Rakasia, muhasabah diri bisa dilakukan oleh muslim termasuk wanita haid. Sebab, muhasabah diri bukan termasuk sholat, puasa atau pun tawaf.
Cara muhasabah bisa dengan mengintrospeksi diri dan membuat proyeksi ke depan agar di tahun mendatang jadi lebih baik lagi.
2. Perbanyak Istighfar
Istighfar termasuk amalan yang bisa dikerjakan oleh wanita haid. Dijelaskan dalam buku Ibadah Penuh ketika Haid dan Nifas oleh Himatu Mardiah Rosana, istighfar bukan termasuk ibadah mahdhah yang mensyaratkan kesucian dalam melakukannya karena itu wanita haid boleh beristighfar.
Dikutip dari Buku Pintar Doa dan Zikir Rasulullah oleh Abdullah Zaedan terdapat istighfar yang selalu dibaca Nabi Muhammad SAW,
أَسْتَغْفِرُ اللَّهُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullāha wa atūbu ilaih.
Artinya: "Aku memohon ampunan dosa kepada Allah dan bertobat kepada-Nya." (HR An-Nasai)
3. Berkumpul dengan Keluarga
Berkumpul dengan keluarga termasuk silaturahmi. Brilly El Rasheed melalui bukunya Jangan Baca Buku Ini Jika Belum Siap Masuk Surga menjelaskan malam tahun baru bisa dimanfaatkan sebagai momen berkumpul dengan keluarga untuk menjaga tali silaturahmi.
(aeb/inf)












































Komentar Terbanyak
Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, MUI: Kehancuran bagi AS-Israel
Muslim di Kota Ini Cuma Puasa 1 Jam
Kisah Turunnya Malaikat yang Menjabat Tangan Manusia di Malam Lailatul Qadar