Gerakan dan bacaan salat adalah rukun penting yang harus dilaksanakan dengan benar, termasuk saat tahiyat akhir. Gerakan ini dilakukan sebelum salam dan menjadi penentu sah atau tidaknya salat.
Saat tahiyat akhir, kita tidak hanya memuji Allah SWT. Tetapi juga mengirimkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW dan Nabi Ibrahim AS.
Dalam bacaan doanya, mengandung pengakuan akan keesaan Allah SWT, kesaksian akan kenabian Muhammad SAW, serta permohonan rahmat dan berkah. Mempelajari dan mengamalkan bacaan tahiyat akhir dengan benar akan membuat salat kita semakin sempurna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut tahiyat akhir yang benar sesuai anjuran Nabi Muhammad SAW.
Bacaan Tahiyat Akhir
Bacaan tahiyat akhir diisi dengan doa tasyahud yang dilanjutkan dengan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Menukil buku Fiqih Doa dan Dzikir Jilid 2 karya Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al Badr, berikut adalah bacaan tahiyat akhir.
Ø§ŲØĒŲŲØŲŲŲŲØ§ØĒŲ Ø§ŲŲ ŲØ¨ŲØ§ØąŲŲŲØ§ØĒŲ Ø§ŲØĩŲŲŲŲŲŲØ§ØĒŲ Ø§ŲØˇŲŲŲŲŲØ¨ŲاØĒŲ ŲŲŲØ Ø§ŲØŗŲŲŲŲØ§Ų Ų ØšŲŲŲŲŲŲŲ ØŖŲŲŲŲŲŲØ§ اŲŲŲŲØ¨ŲŲŲŲ ŲŲØąŲØŲŲ ŲØŠŲ اŲŲŲŲ ŲŲØ¨ŲØąŲŲŲØ§ØĒŲŲŲØ Ø§ŲØŗŲŲŲŲØ§Ų Ų ØšŲŲŲŲŲŲŲØ§ ŲŲØšŲŲŲŲ ØšŲØ¨ŲØ§Ø¯Ų Ø§ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲØĩŲŲØ§ŲŲØŲŲŲŲØ ØŖŲØ´ŲŲŲØ¯Ų ØŖŲŲŲ ŲŲØ§ ØĨŲŲŲŲŲ ØĨŲŲŲŲØ§ اŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŖŲØ´ŲŲŲØ¯Ų ØŖŲŲŲŲ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ųا ØąŲØŗŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ
Latin: Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thayyibaatu lillaah, assalaamu 'alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullahi wa barakaatuh, assalaamu 'alainaa wa 'ala 'ibaadillahish shaalihiin. Asyhadu an laa ilaaha illallaah wa asyhadu anna muhammadan rasuulullah
Artinya: "Segala penghormatan, keberkahan, dan kebaikan, untuk Allah. Keselamatan atasmu wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkahan-Nya. Keselamatan atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi bahwa tidak ada sembahan yang haq kecuali Allah. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasulullah." (HR Muslim, dari Abdullah bin Abbas)
Lanjut sholawat Ibrahimiyah:
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØĩŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ų ŲŲØšŲŲŲŲ ØĸŲŲ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ų ŲŲ Ø§ ØĩŲŲŲŲŲŲØĒŲ ØšŲŲŲŲ ØĨØ¨ŲØąŲاŲŲŲŲ Ų ŲØšŲŲ ØĸŲŲ ØĨØ¨ŲØąØ§ŲŲŲŲ ŲØ ŲŲØ¨ŲØ§ØąŲŲŲ ØšŲŲŲŲ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ų ŲŲØšŲŲŲŲ ØĸŲŲ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ų ŲŲ Ø§ Ø¨ŲØ§ØąŲŲØĒŲ ØšŲŲŲŲ ØĨØ¨ŲØąŲاŲŲŲŲ Ų ŲŲØšŲŲŲŲ ØĸŲ ØĨØ¨ØąØ§ŲŲŲ ŲŲ Ø§ŲØšØ§ŲŲŲ ŲŲŲŲ ØĨŲŲŲŲŲ ØŲŲ ŲŲØ¯Ų Ų ŲØŦŲŲØ¯Ų
Latin: Allahumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad, kama shallaita 'ala Ibrahima wa 'ala ali Ibrahim, wa barik 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad, kama barakta 'ala Ibrahima wa 'ala ali Ibrahim, fil 'alamina innaka hamidum majid.
Artinya: "Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau berikan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Ya Allah, berilah berkah kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya di alam semesta Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung."
Doa Setelah Tasyahud Akhir Sebelum Salam
Menurut Syekh Wahbah Az-Zuhaili dalam Kitab Fiqih Islam wa Adillatuhu Jilid 2, membaca doa setelah tahiyat akhir dan sebelum salam adalah sunah. Beberapa hadits mendukung anjuran ini, seperti yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda,
"Jika kalian telah selesai membaca tasyahud akhir, maka mohonlah perlindungan kepada Allah dari empat perkara; dari siksa neraka jahannam, dari adzab kubur, dari bencana kehidupan dan kematian, dan dari bencana Dajjal."
Meskipun sebagian ulama, seperti yang disebutkan dalam kitab Subulus Salam, menganggap doa ini wajib, ulama Hanafiyah berpendapat bahwa disunahkan juga membaca doa-doa ma'tsur (yang bersumber dari Nabi SAW) selain doa tersebut.
Berikut bacaan doa tahiyat akhir sebelum salam versi Arab, latin, dan terjemahannya.
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØĨŲŲŲŲŲ ØŖŲØšŲŲŲØ°Ų بŲŲŲ Ų ŲŲŲ ØšŲØ°ŲØ§Ø¨Ų ØŦŲŲŲŲŲŲŲ ŲØ ŲŲŲ ŲŲŲ ØšŲØ°ŲØ§Ø¨Ų Ø§ŲŲŲŲØ¨ŲØąŲØ ŲŲŲ ŲŲŲ ŲŲØĒŲŲŲØŠŲ اŲŲ ŲØŲŲŲØ§ ŲŲØ§ŲŲŲ ŲŲ ŲØ§ØĒŲØ ŲŲŲ ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲŲØĒŲŲŲØŠŲ اŲŲŲ ŲØŗŲŲØŲ Ø§ŲØ¯ŲŲØŦŲŲØ§ŲŲ.
Latin: Allaahumma inni a'uudzubika min 'adzaabi jahannam, wa min 'adzaabil qabri, wa min fitnatil mahyaa wal mamaat, wa min syarri fit- natil masiihid dajjaal
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari pedihnya siksa neraka jahannam, dari pedihnya siksa kubur, dari kerasnya fitnah hidup dan mati, dan dari keburukan perbuatan Dajjal."
Wallahu a'lam.
(hnh/kri)












































Komentar Terbanyak
Gus Yaqut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Ketum PBNU: Serahkan ke Proses Hukum
Ada Aduan Penggelapan Dana Haji Furoda 2025, Kemenhaj Panggil Pihak Travel
MUI Soroti Pasal Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru