Lirik Tombo Ati Versi Sholawat dan Makna Mendalamnya

Lirik Tombo Ati Versi Sholawat dan Makna Mendalamnya

Indah Fitrah - detikHikmah
Sabtu, 30 Agu 2025 13:00 WIB
Ilustrasi Lirik Lagu
Ilustrasi Lirik Lagu. Foto: Getty Images/iStockphoto/CJ_Romas
Jakarta -

Lagu religi Tombo Ati dikenal luas di Indonesia sejak dibawakan Opick dalam album Istighfar pada 2005. Namun, syairnya sudah ada sejak lama dan dinisbatkan kepada Sunan Bonang, salah satu Walisongo yang berdakwah lewat tembang.

Secara bahasa, Tombo Ati berarti "obat hati". Liriknya berisi pesan sederhana tentang cara menenangkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Lirik Tombo Ati Versi Sholawat

Berikut lirik Tombo Ati yang sering dilantunkan dalam irama sholawat:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Allahumma sholli wa salim 'ala
Sayyidina wa Maulana Muhammad
Adam dama bismillahi sholawatan
Daimatan bidawami mulkilahi
Tombo ati iku limo perkorone

Kaping pisan moco Qur'an lan maknane
Kaping pindo sholat wengi lakonono
Kaping telu wong kang sholeh kumpulono
Kaping papat kudu weteng ingkang luwe
Kaping limo dzikir wengi ingkang suwe

ADVERTISEMENT

Salah sijine sopo iso ngelakoni
Mugi-mugi Gusti Allah ngijabahi

Obat hati ada lima perkaranya
Yang pertama, baca Qur'an dan maknanya
Yang kedua, sholat malam dirikanlah
Yang ketiga, berkumpullah dengan orang sholeh
Yang keempat, perbanyaklah berpuasa
Yang kelima, dzikir malam perpanjanglah
Salah satunya siapa bisa menjalani
Moga-moga Gusti Allah mencukupi

Makna Lirik Tombo Ati

Menurut buku Islam Abangan & Kehidupannya karya Rizem Aizid, syair Tombo Ati merupakan nasihat Sunan Bonang yang merangkum lima resep agar hati manusia senantiasa dekat dengan Tuhannya.

1. Membaca Al-Qur'an dan merenungkan maknanya

Al-Qur'an bukan hanya dibaca, tetapi juga direnungi isinya agar menjadi petunjuk hidup.

2. Mendirikan sholat malam

Qiyamul lail menjadi salah satu amalan yang memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

3. Berkumpul dengan orang saleh

Lingkungan yang baik akan mempengaruhi hati dan membimbing seseorang menuju kebaikan.

4. Memperbanyak puasa

Menahan diri dari hawa nafsu melatih kesabaran serta membersihkan jiwa.

5. Memperbanyak dzikir di malam hari

Dzikir adalah salah cara menenangkan hati dan mengingat Allah dalam kesunyian.

Pesan yang terkandung dalam tembang ini tidak hanya berlaku pada masa Sunan Bonang, melainkan tetap relevan hingga kini. Lirik Tombo Ati mengingatkan manusia bahwa ketenangan sejati hanya bisa diraih dengan mendekat kepada Allah SWT.




(inf/kri)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads