Niat Sholat Syuruq, Keutamaan, dan Tata Caranya

Niat Sholat Syuruq, Keutamaan, dan Tata Caranya

Indah Fitrah - detikHikmah
Jumat, 29 Agu 2025 05:45 WIB
Ilustrasi sholat
Ilustrasi sholat. Foto: Getty Images/seb_ra
Jakarta -

Sholat sunnah memiliki waktu-waktu tertentu yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan. Salah satunya adalah sholat Syuruq, yang juga dikenal dengan sebutan sholat Isyraq. Sholat ini dikerjakan setelah terbitnya matahari dan memiliki keutamaan.

Apa Itu Sholat Syuruq?

Dalam buku 23 Shalat Sunnah Penjelasan dan Tata Cara Pelaksanaannya karya Arief Rachman Badrudin disebutkan bahwa kata isyraq secara bahasa berarti "terbit." Hal ini merujuk pada waktu pelaksanaannya, yaitu ketika matahari sudah naik setinggi satu tombak atau sekitar 2,5 meter di atas ufuk. Waktu ini biasanya sekitar 15 menit setelah matahari terbit, sehingga sholat Syuruq bisa dikerjakan pada jeda tersebut sebelum masuk waktu sholat Dhuha.

Dari penjelasan ini, dapat dipahami bahwa sholat Syuruq adalah ibadah sunnah yang dikerjakan setelah sholat Subuh, lalu duduk berdzikir hingga matahari terbit, kemudian melaksanakan sholat dua rakaat. Tujuannya untuk memperbanyak dzikir di pagi hari dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam Seri Fiqih Kehidupan susunan Ahmad Sarwat disebutkan bahwa sebagian kalangan menyamakan sholat Syuruq dengan sholat Dhuha, namun pendapat ini tidak diterima secara umum. Perbedaannya terletak pada waktu pelaksanaan: sholat Syuruq dilakukan segera setelah matahari terbit, sedangkan sholat Dhuha dimulai setelah itu hingga menjelang zawal, yaitu ketika matahari condong ke barat.

Keutamaan Sholat Syuruq

Setiap ibadah sunnah memiliki ganjaran tersendiri, namun sholat Syuruq memiliki keutamaan yang sangat istimewa. Rasulullah SAW bersabda sebagaimana diriwayatkan dari Anas bin Malik RA:

ADVERTISEMENT

"Barang siapa yang salat Subuh berjamaah, kemudian dia duduk, dalam riwayat lain menetap di masjid, untuk berzikir kepada Allah sampai matahari terbit, lalu dia salat dua rakaat, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah yang sempurna." (HR. At-Tirmidzi, dinilai sahih oleh al-Albani)

Niat Sholat Syuruq

Setiap sholat sunnah memiliki lafaz niat sesuai jenisnya. Berikut niat sholat Syuruq sebagaimana tercantum dalam buku Raih Pahala Haji dan Umrah Setiap Hari karya Muhammad Andhyka Afrianto:

ØŖŲØĩŲŽŲ„ŲŲ‘ŲŠŲ’ ØŗŲŲ†ŲŽŲ‘ØŠŲŽ Ø§Ų’Ų„ŲØĨØ´Ų’ØąŲŽØ§Ų‚Ų ØąŲŽŲƒŲ’ØšŲŽØĒŲŽŲŠŲ’Ų†Ų ؄ؐ؄؇ؐ ØĒŲŽØšŲŽØ§Ų„ŲŽŲ‰

Latin: Ushalli sunnatal Isyraqi rak'ataini mustaqbilal kiblati lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat sholat Isyraq (Syuruq) dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah ta'ala."

Tata Cara Sholat Syuruq

Secara teknis, sholat Syuruq sama dengan sholat sunnah lainnya yang dikerjakan sebanyak dua rakaat, hanya berbeda pada waktu pelaksanaan dan niatnya. Berikut tata caranya.

  1. Membaca niat sholat Syuruq.
  2. Takbiratul ihram.
  3. Membaca surah Al-Fatihah.
  4. Membaca surah pendek dari Al-Qur'an.
  5. Rukuk.
  6. I'tidal.
  7. Sujud pertama.
  8. Duduk di antara dua sujud.
  9. Sujud kedua.
  10. Bangkit untuk rakaat kedua.
  11. Membaca Al-Fatihah.
  12. Membaca surah pendek.
  13. Rukuk.
  14. I'tidal.
  15. Sujud pertama.
  16. Duduk di antara dua sujud.
  17. Sujud kedua.
  18. Tasyahud akhir.
  19. Salam.




(inf/erd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads