Umrah di Bulan Muharram, Apakah Pahalanya Lebih Besar?

Umrah di Bulan Muharram, Apakah Pahalanya Lebih Besar?

Hanif Hawari - detikHikmah
Rabu, 16 Jul 2025 15:00 WIB
Umrah di Bulan Muharram, Apakah Pahalanya Lebih Besar?
Ilustrasi umrah. Foto: (Haris Fadhil/detikcom)
Jakarta -

Umrah merupakan ibadah yang dilakukan di Tanah Suci sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Berbeda dengan haji yang memiliki waktu tertentu, umrah dapat dilakukan kapan saja, termasuk di bulan Muharram.

Dalam Islam, bulan Muharram sendiri dikenal sebagai salah satu bulan yang mulia dan penuh keberkahan. Lantas, apakah umrah yang dikerjakan di bulan Muharram bisa mendatangkan pahala yang lebih besar dibanding bulan lainnya?

Keutamaan Umrah di Bulan Muharram

Mengacu pada buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ustadz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, bulan Muharram merupakan waktu yang istimewa di mana Allah SWT menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak amal saleh dan menjauhi perbuatan dosa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini karena di bulan mulia tersebut, ganjaran untuk setiap amal kebajikan dilipatgandakan, sementara dosa akibat maksiat juga menjadi lebih berat timbangannya.

Penjelasan mengenai hal ini juga dikupas lebih rinci oleh Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya.

ADVERTISEMENT

ØĢŲŲ…ŲŽŲ‘ Ø§ØŽŲ’ØĒŲŽØĩŲŽŲ‘ ؅ؐ؆ؒ Ø°ŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ ØŖŲŽØąŲ’Ø¨ŲŽØšŲŽØŠŲŽ ØŖŲŽØ´Ų’Ų‡ŲØąŲ ŲŲŽØŦŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲ‡ŲŲ†ŲŽŲ‘ Ø­ŲŽØąŲŽØ§Ų…Ų‹Ø§ØŒ ŲˆØšŲŽØ¸Ų… Ø­ŲØąŲŲ…Ø§ØĒŲ‡Ų†ØŒ ŲˆŲŽØŦŲŽØšŲŽŲ„ŲŽ Ø§Ų„Ø°ŲŽŲ‘Ų†Ų’Ø¨ŲŽ ŲŲŲŠŲ‡ŲŲ†ŲŽŲ‘ ØŖŲŽØšŲ’Ø¸ŲŽŲ…ŲŽØŒ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØšŲŽŲ…ŲŽŲ„ŲŽ Ø§Ų„ØĩŲŽŲ‘Ø§Ų„ŲØ­ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØŖŲŽØŦŲ’ØąŲŽ ØŖŲŽØšŲ’Ø¸ŲŽŲ…ŲŽ.

Artinya: "Allah SWT mengkhususkan empat bulan haram dari 12 bulan yang ada, bahkan menjadikannya mulia dan istimewa, juga melipatgandakan perbuatan dosa di samping melipatgandakan perbuatan baik."

Berdasarkan penjelasan tersebut, umrah yang dilaksanakan di bulan Muharram juga termasuk amal baik yang dianjurkan karena keutamaannya. Sebab, bulan Muharram adalah waktu yang dimuliakan di mana pahala setiap kebaikan akan dilipatgandakan oleh Allah SWT.

Karena umrah sendiri merupakan ibadah yang berpahala besar, maka keutamaannya pun diyakini semakin bertambah saat dilakukan di bulan ini. Namun, pada akhirnya hanya Allah lah yang Maha Mengetahui seberapa besar pahala yang diberikan kepada hamba-Nya.

Keistimewaan Ibadah Umrah

Ibadah umrah memiliki banyak keistimewaan. Berdasarkan sejumlah hadits, umrah menjadi sebab dihapuskannya dosa, terkabulnya doa, bahkan dihilangkannya kefakiran. Dalam buku Syarah Riyadhus Shalihin Jilid 3 karya Imam An-Nawawi, dijelaskan beberapa keutamaan umrah.

1. Terhapusnya Dosa

Salah satu keistimewaan umrah sebagai kafarah atau penghapus dosa, yaitu ampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan. Rasulullah SAW bersabda,

Ø§Ų„ØšŲŲ…Ų’ØąŲŽØŠŲ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„ØšŲŲ…Ų’ØąŲŽØŠŲ ŲƒŲŽŲŲŽŲ‘Ø§ØąŲŽØŠŲŒ Ų„ŲŲ…ŲŽØ§ Ø¨ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽŲ‡ŲŲ…ŲŽØ§ØŒ ŲˆŲŽØ§Ų„Ø­ŲŽØŦŲŲ‘ Ø§Ų„Ų…ŲŽØ¨Ų’ØąŲŲˆØąŲ Ų„ŲŽŲŠŲ’ØŗŲŽ Ų„ŲŽŲ‡Ų ØŦŲŽØ˛ŲŽØ§ØĄŲŒ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‘Ø§ Ø§Ų„ØŦŲŽŲ†ŲŽŲ‘ØŠŲ

Artinya: "Umrah ke umrah berikutnya adalah kafarah dosa-dosa yang terjadi di antara kedua umrah dan haji yang mabrur tidak ada balasannya kecuali surga." (Muttafaqun 'alaih)

2. Doa Dikabulkan

Selain menghapus dosa, ibadah umrah juga menjadi salah satu sebab terkabulnya doa, sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits:

ØšŲ† ØŦØ§Ø¨Øą ØąŲŽØļŲŲ‰ŲŽ Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡Ų ØšŲŽŲ†Ų’Ų‡Ų Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ ØąŲŽØŗŲŲˆŲ„Ų Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡Ų Ø§Ų„Ų’Ø­ŲØŦŲŽŲ‘Ø§ØŦŲ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØšŲŲ…ŲŽŲ‘Ø§ØąŲ ŲˆŲŽŲŲ’Ø¯Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØšŲŽØ˛ŲŽŲ‘ ŲˆŲŽØŦŲŽŲ„ŲŽŲ‘ØŒ Ø¯ŲŽØšŲŽØ§Ų‡ŲŲ…Ų’ ŲŲŽØŖŲŽØŦŲŽØ§Ø¨ŲŲˆŲ’Ų‡Ų ŲˆŲŽØŗŲŽØŖŲŽŲ„ŲŲˆŲ’Ų‡Ų ŲŲŽØŖŲŽØšŲ’ØˇŲŽØ§Ų‡ŲŲ…Ų’

Artinya: Dari sahabat Jabir RA, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Jemaah haji dan umrah adalah tamu Allah. Allah memanggil mereka, lalu mereka memenuhi panggilan-Nya dan mereka meminta kepada-Nya, lalu Allah memberikan permintaan mereka." (HR Al-Bazzar)

3. Menghilangkan Kemiskinan

Ibadah umrah juga memiliki keutamaan lain, yakni dapat menjadi sebab dihilangkannya kemiskinan. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits.

ØĒŲŽØ§Ø¨ŲØšŲŲˆØ§ Ø¨ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽØŦؐؑ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØšŲŲ…Ų’ØąŲŽØŠŲ ŲŲŽØĨŲŲ†ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽØ§ ŲŠŲŽŲ†Ų’ŲŲŲŠŲŽØ§Ų†Ų Ø§Ų„Ų’ŲŲŽŲ‚Ų’ØąŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ø°ŲŲ‘Ų†ŲŲˆØ¨ŲŽ ŲƒŲŽŲ…ŲŽØ§ ŲŠŲŽŲ†Ų’ŲŲŲ‰ Ø§Ų„Ų’ŲƒŲŲŠØąŲ ØŽŲŽØ¨ŲŽØĢŲŽ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽØ¯ŲŲŠØ¯Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ø°ŲŽŲ‘Ų‡ŲŽØ¨Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ŲŲØļŲŽŲ‘ØŠŲ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’ØŗŲŽ Ų„ŲŲ„Ų’Ø­ŲŽØŦŲŽŲ‘ØŠŲ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽØ¨Ų’ØąŲŲˆØąŲŽØŠŲ ØĢŲŽŲˆŲŽØ§Ø¨ŲŒ ØĨŲŲ„Ø§ŲŽŲ‘ Ø§Ų„Ų’ØŦŲŽŲ†ŲŽŲ‘ØŠŲ

Artinya: "Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga." (HR An-Nasai, Tirmidzi, dan Ahmad)

Wallahu a'lam.




(hnh/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads