Surat Al Kahfi ayat 1-10, Lengkap Latin dan Terjemahannya

Surat Al Kahfi ayat 1-10, Lengkap Latin dan Terjemahannya

Devi Setya - detikHikmah
Jumat, 04 Apr 2025 18:00 WIB
Surat Al Kahfi ayat 1-10, Lengkap Latin dan Terjemahannya
Al-Qur'an surat Al Kahfi Foto: Getty Images/iStockphoto/karammiri
Jakarta -

Surat Al-Kahfi merupakan surat ke-18 dalam Al-Qur'an, terdiri dari 110 ayat. Surah ini tergolong Makkiyah dan memiliki banyak keutamaan, salah satunya adalah perlindungan dari fitnah Dajjal bagi siapa saja yang membaca 10 ayat pertama dan terakhir dari surah ini.

Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa menghafal sepuluh ayat dari permulaan Surah Al-Kahfi, ia akan terlindung dari (fitnah) Dajjal." (HR. Muslim)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Surat Al-Kahfi Ayat 1-10 (h2)

Berikut bacaan lengkap surat Al-Kahfi ayat 1-10 dalam tulisan Arab, latin dan artinya,

1. Ø§ŲŽŲ„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ؄ؐ؄ؑذ؇ؐ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų“ Ø§ŲŽŲ†Ų’Ø˛ŲŽŲ„ŲŽ ØšŲŽŲ„Ų°Ų‰ ØšŲŽØ¨Ų’Ø¯ŲŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’ŲƒŲØĒŲ°Ø¨ŲŽ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲŽØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų’ Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų— ØšŲŲˆŲŽØŦŲ‹Ø§ ۜ

ADVERTISEMENT

Latin: al-á¸Ĩamdu lillāhillaÅŧÄĢ anzala 'alā 'abdihil-kitāba wa lam yaj'al laháģĨ 'iwajā

Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepada hamba-Nya dan Dia tidak menjadikannya bengkok;

2. Ų‚ŲŽŲŠŲ‘ŲŲ…Ų‹Ø§ Ų„ŲŲ‘ŲŠŲŲ†Ų’Ø°ŲØąŲŽ Ø¨ŲŽØŖŲ’ØŗŲ‹Ø§ Ø´ŲŽØ¯ŲŲŠŲ’Ø¯Ų‹Ø§ ؅ؑؐ؆ؒ Ų„Ų‘ŲŽØ¯ŲŲ†Ų’Ų‡Ų ŲˆŲŽŲŠŲØ¨ŲŽØ´Ų‘ŲØąŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲŠŲŽØšŲ’Ų…ŲŽŲ„ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ Ø§Ų„ØĩŲ‘Ų°Ų„ŲØ­Ų°ØĒؐ Ø§ŲŽŲ†Ų‘ŲŽ Ų„ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ Ø§ŲŽØŦŲ’ØąŲ‹Ø§ Ø­ŲŽØŗŲŽŲ†Ų‹Ø§Û™

Latin: qayyimal liyunÅŧira ba`san syadÄĢdam mil ladun-hu wa yubasysyiral-mu`minÄĢnallaÅŧÄĢna ya'maláģĨnaášŖ-ášŖÄliá¸Ĩāti anna lahum ajran á¸Ĩasanā

Artinya: sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan akan siksa yang sangat pedih dari sisi-Nya dan memberikan kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa mereka akan mendapat balasan yang baik,

3. Ų…Ų‘ŲŽØ§ŲƒŲØĢŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲŲŲŠŲ’Ų‡Ų Ø§ŲŽØ¨ŲŽØ¯Ų‹Ø§Û™
Latin: mākiᚥÄĢna fÄĢhi abadā

Artinya: mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.

4. ŲˆŲ‘ŲŽŲŠŲŲ†Ų’Ø°ŲØąŲŽ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŲˆØ§ اØĒŲ‘ŲŽØŽŲŽØ°ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ¯Ų‹Ø§Û–

Latin: wa yunÅŧirallaÅŧÄĢna qāluttakhaÅŧallāhu waladā

Artinya: Dan untuk memperingatkan kepada orang yang berkata, "Allah mengambil seorang anak."

5. Ų…Ų‘ŲŽØ§ Ų„ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ Ø¨ŲŲ‡Ų– ؅ؐ؆ؒ ØšŲŲ„Ų’Ų…Ų ŲˆŲ‘ŲŽŲ„ŲŽØ§ Ų„ŲØ§Ų°Ø¨ŲŽØ§Û¤Ų‰Ų•ŲŲ‡ŲŲ…Ų’Û— ŲƒŲŽØ¨ŲØąŲŽØĒŲ’ ŲƒŲŽŲ„ŲŲ…ŲŽØŠŲ‹ ØĒŲŽØŽŲ’ØąŲØŦŲ ؅ؐ؆ؒ Ø§ŲŽŲŲ’ŲˆŲŽØ§Ų‡ŲŲ‡ŲŲ…Ų’Û— Ø§ŲŲ†Ų’ ŲŠŲ‘ŲŽŲ‚ŲŲˆŲ’Ų„ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ ŲƒŲŽØ°ŲØ¨Ų‹Ø§

Latin: mā lahum bihÄĢ min 'ilmiw wa lā li`ābā`ihim, kaburat kalimatan takhruju min afwāhihim, iy yaqáģĨláģĨna illā kaÅŧibā

Artinya: Mereka sama sekali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka hanya mengatakan (sesuatu) kebohongan belaka.

6. ŲŲŽŲ„ŲŽØšŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲƒŲŽ Ø¨ŲŽØ§ØŽŲØšŲŒ Ų†Ų‘ŲŽŲŲ’ØŗŲŽŲƒŲŽ ØšŲŽŲ„Ų°Ų“Ų‰ Ø§Ų°ØĢŲŽØ§ØąŲŲ‡ŲŲ…Ų’ Ø§ŲŲ†Ų’ Ų„Ų‘ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŲˆŲ’Ø§ Ø¨ŲŲ‡Ų°Ø°ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽØ¯ŲŲŠŲ’ØĢؐ Ø§ŲŽØŗŲŽŲŲ‹Ø§

Latin: fa la'allaka bākhi'un nafsaka 'alā āᚥārihim il lam yu`mináģĨ bihāÅŧal-á¸ĨadÄĢᚥi asafā

Artinya: Maka barangkali engkau (Muhammad) akan mencelakakan dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Qur'an).

7. Ø§ŲŲ†Ų‘ŲŽØ§ ØŦŲŽØšŲŽŲ„Ų’Ų†ŲŽØ§ Ų…ŲŽØ§ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’Øļؐ Ø˛ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽØŠŲ‹ Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŽØ§ Ų„ŲŲ†ŲŽØ¨Ų’Ų„ŲŲˆŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ Ø§ŲŽŲŠŲ‘ŲŲ‡ŲŲ…Ų’ Ø§ŲŽØ­Ų’ØŗŲŽŲ†Ų ØšŲŽŲ…ŲŽŲ„Ų‹Ø§

Latin: innā ja'alnā mā 'alal-arḍi zÄĢnatal lahā linabluwahum ayyuhum aá¸Ĩsanu 'amalā

Artinya: Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk Kami menguji mereka, siapakah di antaranya yang terbaik perbuatannya.

8. ŲˆŲŽØ§ŲŲ†Ų‘ŲŽØ§ Ų„ŲŽØŦŲŽØ§ØšŲŲ„ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ Ų…ŲŽØ§ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŽØ§ ØĩŲŽØšŲŲŠŲ’Ø¯Ų‹Ø§ ØŦŲØąŲØ˛Ų‹Ø§Û—

Latin: wa innā lajā'iláģĨna mā 'alaihā ášŖa'ÄĢdan juruzā

Artinya: Dan Kami benar-benar akan menjadikan (pula) apa yang di atasnya menjadi tanah yang tandus lagi kering

9. Ø§ŲŽŲ…Ų’ Ø­ŲŽØŗŲØ¨Ų’ØĒŲŽ Ø§ŲŽŲ†Ų‘ŲŽ Ø§ŲŽØĩŲ’Ø­Ų°Ø¨ŲŽ Ø§Ų„Ų’ŲƒŲŽŲ‡Ų’ŲŲ ŲˆŲŽØ§Ų„ØąŲ‘ŲŽŲ‚ŲŲŠŲ’Ų…Ų ŲƒŲŽØ§Ų†ŲŲˆŲ’Ø§ ؅ؐ؆ؒ Ø§Ų°ŲŠŲ°ØĒŲŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽØŦŲŽØ¨Ų‹Ø§
Latin: am á¸Ĩasibta anna aášŖ-á¸Ĩābal-kahfi war-raqÄĢmi kānáģĨ min āyātinā 'ajabā

Artinya: Apakah engkau mengira bahwa orang yang mendiami gua, dan (yang mempunyai) raqim itu, termasuk tanda-tanda (kebesaran) Kami yang menakjubkan?

10. Ø§ŲØ°Ų’ Ø§ŲŽŲˆŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų’ŲŲØĒŲ’ŲŠŲŽØŠŲ Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų’ŲƒŲŽŲ‡Ų’ŲŲ ŲŲŽŲ‚ŲŽØ§Ų„ŲŲˆŲ’Ø§ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§Ų“ Ø§Ų°ØĒŲŲ†ŲŽØ§ ؅ؐ؆ؒ Ų„Ų‘ŲŽØ¯ŲŲ†Ų’ŲƒŲŽ ØąŲŽØ­Ų’Ų…ŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲ‘ŲŽŲ‡ŲŽŲŠŲ‘ŲØĻŲ’ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ؅ؐ؆ؒ Ø§ŲŽŲ…Ų’ØąŲŲ†ŲŽØ§ ØąŲŽØ´ŲŽØ¯Ų‹Ø§

Latin: iÅŧ awal-fityatu ilal-kahfi fa qāláģĨ rabbanā ātinā mil ladungka raá¸Ĩmataw wa hayyi` lanā min amrinā rasyadā

Artinya: (Ingatlah) ketika pemuda-pemuda itu berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa, "Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami."

Keutamaan Surat Al-Kahfi

1. Membaca Surah Al-Kahfi di Hari Jumat

Mengutip buku Keutamaan Al-Qur'an Dalam Perspektif Hadits karya H. Ahsantudhonni, MA (Gus Ahsan) salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan adalah membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat. Keutamaan ini dijelaskan dalam beberapa hadits Nabi SAW,

"Barangsiapa membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jumat." (HR. Al-Hakim)

2. Perlindungan dari Fitnah Dajjal

Surah Al-Kahfi juga dikenal sebagai penangkal fitnah Dajjal, terutama dengan membaca dan menghafal 10 ayat pertama atau 10 ayat terakhir.

Dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa menghafal sepuluh ayat pertama dari Surah Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari (fitnah) Dajjal." (HR. Muslim)

Dalam riwayat lain, "Barangsiapa membaca sepuluh ayat terakhir dari Surah Al-Kahfi, maka dia akan terlindung dari fitnah Dajjal." (HR. Ahmad dan Hakim)

3. Mengandung Empat Kisah Inspiratif

Surah Al-Kahfi menyimpan empat kisah utama yang penuh pelajaran hidup:

- Kisah Ashabul Kahfi (Pemuda Gua) - Ayat 9-26
Pelajaran: Keteguhan iman dalam menghadapi tekanan sosial dan kekuasaan zalim.

- Kisah Pemilik Dua Kebun - Ayat 32-44
Pelajaran: Jangan tertipu oleh kemewahan dunia, dan pentingnya rasa syukur serta iman yang kokoh.

- Kisah Nabi Musa dan Khidr - Ayat 60-82
Pelajaran: Kesabaran dalam mencari ilmu, menerima takdir Allah meski tak selalu bisa dipahami logika.

- Kisah Dzulqarnain - Ayat 83-98
Pelajaran: Kepemimpinan yang adil, keberanian, dan pentingnya peradaban yang berbasis iman dan ilmu.

4. Sebagai Benteng dari Segala Fitnah

Rangkaian ayat dalam Surah Al-Kahfi sangat relevan dalam menghadapi kehidupan modern yang sarat fitnah, baik dalam bentuk kekayaan, kekuasaan, teknologi, atau ideologi yang menyesatkan. Surah ini mengajarkan umat Islam untuk kembali kepada sikap tauhid (menjaga iman murni kepada Allah), kesabaran dalam ujian, syukur atas nikmat, dan adab dalam menuntut ilmu.

5. Menjadi Sumber Cahaya di Hari Kiamat

Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa membaca Surah Al-Kahfi sebagaimana diturunkan, maka akan menjadi cahaya untuknya pada hari kiamat dari tempat tinggalnya sampai ke Makkah." (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi)




(dvs/inf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads