Mudah Dihafal, Ini 15 Surah Pendek untuk Tarawih

Mudah Dihafal, Ini 15 Surah Pendek untuk Tarawih

Devi Setya - detikHikmah
Kamis, 14 Mar 2024 20:45 WIB
Mudah Dihafal, Ini 15 Surah Pendek untuk Tarawih
Surat pendek dalam Al-Qur'an Foto: Getty Images/iStockphoto/karammiri
Jakarta -

Ada beberapa surah pendek dalam Al-Qur'an yang mudah untuk dihafalkan. Surah pendek ini bisa dibaca saat salat Tarawih di malam Ramadan.

Kumpulan surah pendek tersusun dalam Al-Qur'an juz 30. Surat pendek ini bisa dibaca setelah surah Al Fatihah ketika mengerjakan salat fardhu ataupun salat sunnah, termasuk tarawih.

Merangkum buku Shalat Rasulullah karya Dr. Said bin Ali bin Wahf Al-Qathani dijelaskan bahwa Imam Ibnu Qayyim berpendapat tentang bacaan salat Rasulullah SAW setelah Al-Fatihah. "Tatkala Rasulullah SAW telah rampung membaca Al-Fatihah, beliau membaca surat yang lain. Terkadang beliau membaca surat yang panjang. Beliau memendekkannya ketika terdapat suatu alasan semisal bepergian atau lainnya. Pada umumnya beliau membaca yang sedang-sedang."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam sebuah hadits, Anas bin Malik RA berkata, "Pada suatu hari Nabi SAW mempercepat salatnya dalam salat fajar. (Dalam hadits lain disebutkan: Beliau mengerjakan salat subuh dengan membaca dua surah Al-Qur'an yang paling pendek).

ØŗŲ…ØšØĒ Ø¨ŲƒØ§ØĄ ØĩØ¨ŲŠØŒ ŲØ¸Ų†Ų†ØĒ ØŖŲ† ØŖŲ…Ų‡ Ų…ØšŲ†Ø§ ØĒØĩŲ„ŲŠØŒ ŲØŖØąØ¯ØĒ ØŖŲ† ØŖŲØąØē Ų„Ų‡ ØŖŲ…Ų‡

ADVERTISEMENT

"Aku mendengar tangisan bayi, dan aku mengira ibunya ikut sholat bersama kita. Karenanya aku ingin agar ibunya segera selesai sholat untuknya," (HR Ahmad).

Rasulullah bersabda, "Sungguh aku memulai sholat dan ingin memanjangkannya. Kemudian aku mendengar suara tangisan bayi. Maka aku pun meringankan sholatku karena aku tahu betapa gelisahnya ibunya karena tangisannya," (HR Bukhari dan Muslim).

Kumpulan Surah Pendek dalam Al-Qur'an

Berikut beberapa surah pendek dalam Al-Qur'an yang mudah dihafalkan dan bisa dibaca saat salat Tarawih.

1. Surat An-Nas

Ų‚ŲŲ„Ų’ Ø§ŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲØąŲŽØ¨ŲŲ‘ Ø§Ų„Ų†ŲŽŲ‘Ø§ØŗŲÛ™ - ŲĄ
Qul a'áģĨÅŧu birabbin-nās
Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhannya manusia,"

Ų…ŲŽŲ„ŲŲƒŲ Ø§Ų„Ų†ŲŽŲ‘Ø§ØŗŲÛ™ - Ųĸ
Malikin-nās
Raja manusia,

Ø§ŲŲ„Ų°Ų‡Ų Ø§Ų„Ų†ŲŽŲ‘Ø§ØŗŲÛ™ - ŲŖ
Ilāhin-nās
Sembahan manusia,

؅ؐ؆ؒ Ø´ŲŽØąŲŲ‘ Ø§Ų„Ų’ŲˆŲŽØŗŲ’ŲˆŲŽØ§ØŗŲ ەۙ Ø§Ų„Ų’ØŽŲŽŲ†ŲŽŲ‘Ø§ØŗŲÛ– - Ų¤
Min syarril-waswāsil-khannās
Dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi,

Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠŲ’ ŲŠŲŲˆŲŽØŗŲ’ŲˆŲØŗŲ ŲŲŲŠŲ’ ØĩŲØ¯ŲŲˆŲ’ØąŲ Ø§Ų„Ų†ŲŽŲ‘Ø§ØŗŲÛ™ - ŲĨ
AllaÅŧÄĢ yuwaswisu fÄĢ ášŖudáģĨrin-nās
Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,

Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØŦŲŲ†ŲŽŲ‘ØŠŲ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų†ŲŽŲ‘Ø§ØŗŲ āŖ– - ŲĻ
Minal-jinnati wan-nās
Dari (golongan) jin dan manusia.

2. Surat Al-Falaq

Ų‚ŲŲ„Ų’ Ø§ŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲØąŲŽØ¨ŲŲ‘ Ø§Ų„Ų’ŲŲŽŲ„ŲŽŲ‚ŲÛ™ - ŲĄ
Qul a'áģĨÅŧu birabbil-falaq
Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar),

؅ؐ؆ؒ Ø´ŲŽØąŲŲ‘ Ų…ŲŽØ§ ØŽŲŽŲ„ŲŽŲ‚ŲŽÛ™ - Ųĸ
Min syarri mā khalaq
Dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,

ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ Ø´ŲŽØąŲŲ‘ ØēŲŽØ§ØŗŲŲ‚Ų Ø§ŲØ°ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ‚ŲŽØ¨ŲŽÛ™ - ŲŖ
Wa min syarri gāsiqin iÅŧā waqab
Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,

ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ Ø´ŲŽØąŲŲ‘ Ø§Ų„Ų†ŲŽŲ‘ŲŲ‘Ų°ØĢŲ°ØĒؐ ؁ؐ؉ Ø§Ų„Ų’ØšŲŲ‚ŲŽØ¯ŲÛ™ - Ų¤
Wa min syarrin-naffāᚥāti fil-'uqad
Dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya),

ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ Ø´ŲŽØąŲŲ‘ Ø­ŲŽØ§ØŗŲØ¯Ų Ø§ŲØ°ŲŽØ§ Ø­ŲŽØŗŲŽØ¯ŲŽ - ŲĨ
Wa min syarri á¸Ĩāsidin iÅŧā á¸Ĩasad
Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."

3. Surat Al-Ikhlas

Ų‚ŲŲ„Ų’ Ų‡ŲŲˆŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ø§ŲŽØ­ŲŽØ¯ŲŒÛš - ŲĄ
Qul huwallāhu aá¸Ĩad
Katakanlah (Muhammad), "Dialah Allah, Yang Maha Esa.

Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ø§Ų„ØĩŲŽŲ‘Ų…ŲŽØ¯ŲÛš - Ųĸ
AllāhuášŖ-ášŖamad
Allah tempat meminta segala sesuatu.

Ų„ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲŽŲ„ŲØ¯Ų’ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲŲˆŲ’Ų„ŲŽØ¯Ų’Û™ - ŲŖ
Lam yalid wa lam yáģĨlad
(Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.

ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲŽŲƒŲŲ†Ų’ Ų„ŲŽŲ‘Ų‡Ų— ŲƒŲŲŲŲˆŲ‹Ø§ Ø§ŲŽØ­ŲŽØ¯ŲŒ - Ų¤
Wa lam yakul laháģĨ kufuwan aá¸Ĩad
Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia."

4. Surat Al-Lahab

ØĒŲŽØ¨ŲŽŲ‘ØĒŲ’ ŲŠŲŽØ¯ŲŽØ§ ØŖŲŽØ¨ŲŲŠ Ų„ŲŽŲ‡ŲŽØ¨Ų ŲˆŲŽØĒŲŽØ¨ŲŽŲ‘ - ŲĄ
Tabbat yadā abÄĢ lahabiw wa tabb
Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia!

Ų…ŲŽØ§ ØŖŲŽØēŲ’Ų†ŲŽŲ‰Ų° ØšŲŽŲ†Ų’Ų‡Ų Ų…ŲŽØ§Ų„ŲŲ‡Ų ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ŲƒŲŽØŗŲŽØ¨ŲŽ - Ųĸ
Mā agnā 'an-hu māluháģĨ wa mā kasab
Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan.

ØŗŲŽŲŠŲŽØĩŲ’Ų„ŲŽŲ‰Ų° Ų†ŲŽØ§ØąŲ‹Ø§ Ø°ŲŽØ§ØĒŲŽ Ų„ŲŽŲ‡ŲŽØ¨Ų - ŲŖ
SayaášŖlā nāran Åŧāta lahab
Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak (neraka).

ŲˆŲŽØ§Ų…Ų’ØąŲŽØŖŲŽØĒŲŲ‡Ų Ø­ŲŽŲ…ŲŽŲ‘Ø§Ų„ŲŽØŠŲŽ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽØˇŲŽØ¨Ų - Ų¤
Wamra`atuh, á¸Ĩammālatal-á¸Ĩaáš­ab
Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah).

ŲŲŲŠŲ’ ØŦŲŲŠŲ’Ø¯ŲŲ‡ŲŽØ§ Ø­ŲŽØ¨Ų’Ų„ŲŒ ؅ؐؑ؆ؒ Ų…ŲŽŲ‘ØŗŲŽØ¯Ų - ŲĨ
FÄĢ jÄĢdihā á¸Ĩablum mim masad
Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal.

5. Surat An-Nasr

Ø§ŲØ°ŲŽØ§ ØŦŲŽØ§Û¤ØĄŲŽ Ų†ŲŽØĩŲ’ØąŲ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ŲŲŽØĒŲ’Ø­ŲÛ™ - ŲĄ
IÅŧā jā`a naášŖrullāhi wal-fat-á¸Ĩ
Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan

ŲˆŲŽØąŲŽØ§ŲŽŲŠŲ’ØĒŲŽ Ø§Ų„Ų†ŲŽŲ‘Ø§ØŗŲŽ ŲŠŲŽØ¯Ų’ØŽŲŲ„ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ ŲŲŲŠŲ’ Ø¯ŲŲŠŲ’Ų†Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ø§ŲŽŲŲ’ŲˆŲŽØ§ØŦŲ‹Ø§Û™ - Ųĸ
Wa ra`aitan-nāsa yadkhuláģĨna fÄĢ dÄĢnillāhi afwājā
Dan engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah,

ŲŲŽØŗŲŽØ¨ŲŲ‘Ø­Ų’ Ø¨ŲØ­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ØąŲŽØ¨ŲŲ‘ŲƒŲŽ ŲˆŲŽØ§ØŗŲ’ØĒŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ’Ų‡ŲÛ— Ø§ŲŲ†ŲŽŲ‘Ų‡Ų— ŲƒŲŽØ§Ų†ŲŽ ØĒŲŽŲˆŲŽŲ‘Ø§Ø¨Ų‹Ø§ āŖ– - ŲŖ
Fa sabbiá¸Ĩ biá¸Ĩamdi rabbika wastagfir-h, innaháģĨ kāna tawwābā
Bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Penerima tobat.

6. Surat Al-Kafirun

Ų‚ŲŲ„Ų’ ŲŠŲŽØ§ ØŖŲŽŲŠŲŲ‘Ų‡ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’ŲƒŲŽØ§ŲŲØąŲŲˆŲ†ŲŽ - ŲĄ
Qul yā ayyuhal-kāfiráģĨn
Katakanlah (Muhammad), "Wahai orang-orang kafir!"

Ų„ŲŽØ§ ØŖŲŽØšŲ’Ø¨ŲØ¯Ų Ų…ŲŽØ§ ØĒŲŽØšŲ’Ø¨ŲØ¯ŲŲˆŲ†ŲŽ -Ųĸ
Lā a'budu mā ta'budáģĨn

Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah".

ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŲ…Ų’ ØšŲŽØ§Ø¨ŲØ¯ŲŲˆŲ†ŲŽ Ų…ŲŽØ§ ØŖŲŽØšŲ’Ø¨ŲØ¯Ų - ŲŖ
Wa lā antum 'ābidáģĨna mā a'bud
Dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah"

ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØŖŲŽŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽØ§Ø¨ŲØ¯ŲŒ Ų…ŲŽØ§ ØšŲŽØ¨ŲŽØ¯Ų’ØĒŲŲ…Ų’ - Ų¤
Wa lā ana 'ābidum mā 'abattum
Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah"

ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŲ…Ų’ ØšŲŽØ§Ø¨ŲØ¯ŲŲˆŲ†ŲŽ Ų…ŲŽØ§ ØŖŲŽØšŲ’Ø¨ŲØ¯Ų - ŲĨ
Wa lā antum 'ābidáģĨna mā a'bud
Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah."

Ų„ŲŽŲƒŲŲ…Ų’ Ø¯ŲŲŠŲ’Ų†ŲŲƒŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲ„ŲŲŠŲŽ Ø¯ŲŲŠŲ’Ų†Ų - ŲĻ
Lakum dÄĢnukum wa liya dÄĢn
Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.

7. Surat Al-Kautsar

Ø§ŲŲ†ŲŽŲ‘Øĸ Ø§ŲŽØšŲ’ØˇŲŽŲŠŲ’Ų†Ų°ŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų’ŲƒŲŽŲˆŲ’ØĢŲŽØąŲŽÛ— - ŲĄ
Innā a'tainākal-kausar
Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak.

ŲŲŽØĩŲŽŲ„ŲŲ‘ Ų„ŲØąŲŽØ¨ŲŲ‘ŲƒŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų†Ų’Ø­ŲŽØąŲ’Û— - Ųĸ
Fa salli lirabbika wan-har
Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.

Ø§ŲŲ†ŲŽŲ‘ Ø´ŲŽØ§Ų†ŲØĻŲŽŲƒŲŽ Ų‡ŲŲˆŲŽ Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŽØ¨Ų’ØĒŲŽØąŲ āŖ– - ŲŖ
Inna syāni`aka huwal-abtar
Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus.

8. Surat Al-Maun

Ø§ŲŽØąŲŽØĄŲŽŲŠŲ’ØĒŲŽ Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠŲ’ ŲŠŲŲƒŲŽØ°ŲŲ‘Ø¨Ų Ø¨ŲØ§Ų„Ø¯ŲŲ‘ŲŠŲ’Ų†ŲÛ— - ŲĄ
A ra`aitallaÅŧÄĢ yukaÅŧÅŧibu bid-dÄĢn
Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?

ŲŲŽØ°Ų°Ų„ŲŲƒŲŽ Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠŲ’ ŲŠŲŽØ¯ŲØšŲŲ‘ Ø§Ų„Ų’ŲŠŲŽØĒŲŲŠŲ’Ų…ŲŽÛ™ - Ųĸ
Fa ÅŧālikallaÅŧÄĢ yadu''ul-yatÄĢm
Maka itulah orang yang menghardik anak yatim,

ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ŲŠŲŽØ­ŲØļŲŲ‘ ØšŲŽŲ„Ų°Ų‰ ØˇŲŽØšŲŽØ§Ų…Ų Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØŗŲ’ŲƒŲŲŠŲ’Ų†ŲÛ— - ŲŖ
Wa lā yaá¸Ĩuḍḍu 'alā áš­a'āmil-miskÄĢn
Dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.

ŲŲŽŲˆŲŽŲŠŲ’Ų„ŲŒ Ų„ŲŲ‘Ų„Ų’Ų…ŲØĩŲŽŲ„ŲŲ‘ŲŠŲ’Ų†ŲŽÛ™ - Ų¤
Fa wailul lil-muášŖallÄĢn
Maka celakalah orang yang salat,

Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ų‡ŲŲ…Ų’ ØšŲŽŲ†Ų’ ØĩŲŽŲ„ŲŽØ§ØĒؐ؇ؐ؅ؒ ØŗŲŽØ§Ų‡ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽÛ™ - ŲĨ
AllaÅŧÄĢna hum 'an ášŖalātihim sāháģĨn
(Yaitu) orang-orang yang lalai terhadap salatnya,

Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ų‡ŲŲ…Ų’ ŲŠŲØąŲŽØ§Û¤ØĄŲŲˆŲ’Ų†ŲŽÛ™ - ŲĻ
AllaÅŧÄĢna hum yurā`áģĨn
Yang berbuat ria,

ŲˆŲŽŲŠŲŽŲ…Ų’Ų†ŲŽØšŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽØ§ØšŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ āŖ– - Ų§
Wa yamna'áģĨnal-mā'áģĨn
Dan enggan (memberikan) bantuan.

9. Surat Al-Quraisy

Ų„ŲØ§ŲŲŠŲ’Ų„Ų°ŲŲ Ų‚ŲØąŲŽŲŠŲ’Ø´ŲÛ™ - ŲĄ
Li`ÄĢlāfi quraÄĢsy
Karena kebiasaan orang-orang Quraisy,

Ø§Ų–Ų„Ų°ŲŲŲ‡ŲŲ…Ų’ ØąŲØ­Ų’Ų„ŲŽØŠŲŽ Ø§Ų„Ø´ŲŲ‘ØĒŲŽØ§Û¤ØĄŲ ŲˆŲŽØ§Ų„ØĩŲŽŲ‘ŲŠŲ’ŲŲÛš - Ųĸ
ÄĢlāfihim riá¸Ĩlatasy-syitā`i waášŖ-ášŖaÄĢf
(Yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas.

ŲŲŽŲ„Ų’ŲŠŲŽØšŲ’Ø¨ŲØ¯ŲŲˆŲ’Ø§ ØąŲŽØ¨ŲŽŲ‘ Ų‡Ų°Ø°ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲŠŲ’ØĒŲÛ™ - ŲŖ
Falya'budáģĨ rabba hāzal-baÄĢt
Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (pemilik) rumah ini (Ka'bah),

Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠŲ’Ų“ Ø§ŲŽØˇŲ’ØšŲŽŲ…ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ ؅ؐؑ؆ؒ ØŦŲŲˆŲ’ØšŲ ەۙ ŲˆŲŽŲ‘Ø§Ų°Ų…ŲŽŲ†ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ ؅ؐؑ؆ؒ ØŽŲŽŲˆŲ’ŲŲ āŖ– - Ų¤
AllazÄĢ aáš­'amahum min jáģĨ'iw wa āmanahum min khaáģĨf

10. Surat Al-Asr

ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØšŲŽØĩŲ’ØąŲÛ™
Wal-'asr.
Demi masa

Ø§ŲŲ†Ų‘ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŲ†Ų’ØŗŲŽØ§Ų†ŲŽ Ų„ŲŽŲŲŲŠŲ’ ØŽŲØŗŲ’ØąŲÛ™
Innal-insana lafi khusr
Sungguh, manusia berada dalam kerugian

Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§Ų°Ų…ŲŽŲ†ŲŲˆŲ’Ø§ ŲˆŲŽØšŲŽŲ…ŲŲ„ŲŲˆØ§ Ø§Ų„ØĩŲ‘Ų°Ų„ŲØ­Ų°ØĒؐ ŲˆŲŽØĒŲŽŲˆŲŽØ§ØĩŲŽŲˆŲ’Ø§ Ø¨ŲØ§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ‚Ų‘Ų ەۙ ŲˆŲŽØĒŲŽŲˆŲŽØ§ØĩŲŽŲˆŲ’Ø§ Ø¨ŲØ§Ų„ØĩŲ‘ŲŽØ¨Ų’ØąŲ
Illallazina amanu wa 'amilus-salihati wa tawasau bil-haqqi wa tawasau bis-sabr
Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.

11. Surat Al Fil

ØŖŲŽŲ„ŲŽŲ…Ų’ ØĒŲŽØąŲŽ ŲƒŲŽŲŠŲ’ŲŲŽ ŲŲŽØšŲŽŲ„ŲŽ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŲƒŲŽ Ø¨ŲØŖŲŽØĩŲ’Ø­ŲŽØ§Ø¨Ų Ø§Ų„Ų’ŲŲŲŠŲ„Ų
Alam tara kaifa fa'ala rabbuka bi`aášŖ-á¸Ĩābil-fÄĢl
Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah

ØŖŲŽŲ„ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲŽØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų’ ŲƒŲŽŲŠŲ’Ø¯ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ ؁ؐ؊ ØĒŲŽØļŲ’Ų„ŲŲŠŲ„Ų
A lam yaj'al kaidahum fÄĢ taḍlÄĢl
Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka'bah) itu sia-sia

ŲˆŲŽØŖŲŽØąŲ’ØŗŲŽŲ„ŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŲ…Ų’ ØˇŲŽŲŠŲ’ØąŲ‹Ø§ ØŖŲŽØ¨ŲŽØ§Ø¨ŲŲŠŲ„ŲŽ
Wa arsala 'alaihim áš­airan abābÄĢl
dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong

ØĒŲŽØąŲ’Ų…ŲŲŠŲ‡ŲŲ…Ų’ Ø¨ŲØ­ŲØŦŲŽØ§ØąŲŽØŠŲ ؅ؐ؆ؒ ØŗŲØŦŲ‘ŲŲŠŲ„Ų
TarmÄĢhim biá¸Ĩijāratim min sijjÄĢl
yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar

ŲŲŽØŦŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ ŲƒŲŽØšŲŽØĩŲ’ŲŲ Ų…ŲŽØŖŲ’ŲƒŲŲˆŲ„Ų
Fa ja'alahum ka'aášŖfim ma`káģĨl
lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat)

12. Surat Al-Qadr

Ø§ŲŲ†Ų‘ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŽŲ†Ų’Ø˛ŲŽŲ„Ų’Ų†Ų°Ų‡Ų ŲŲŲŠŲ’ Ų„ŲŽŲŠŲ’Ų„ŲŽØŠŲ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽØ¯Ų’ØąŲ
Innā anzalnāhu fÄĢ lailatil-qadr(i).
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada Lailatulqadar

ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŽØ¯Ų’ØąŲ°Ų‰ŲƒŲŽ Ų…ŲŽØ§ Ų„ŲŽŲŠŲ’Ų„ŲŽØŠŲ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽØ¯Ų’ØąŲÛ—
Wa mā adrāka mā lailatul-qadr(i)
Tahukah kamu apakah Lailatulqadar itu

Ų„ŲŽŲŠŲ’Ų„ŲŽØŠŲ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽØ¯Ų’ØąŲ ەۙ ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲŒ ؅ؑؐ؆ؒ Ø§ŲŽŲ„Ų’ŲŲ Ø´ŲŽŲ‡Ų’ØąŲÛ—
Lailatul-qadri khairum min alfi syahr(in).
Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan

ØĒŲŽŲ†ŲŽØ˛Ų‘ŲŽŲ„Ų Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽŲ„Ų°Û¤Ų‰Ų•ŲŲƒŲŽØŠŲ ŲˆŲŽØ§Ų„ØąŲ‘ŲŲˆŲ’Ø­Ų ŲŲŲŠŲ’Ų‡ŲŽØ§ Ø¨ŲØ§ŲØ°Ų’Ų†Ų ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŲ‡ŲŲ…Ų’Ûš ؅ؐ؆ؒ ŲƒŲŲ„Ų‘Ų Ø§ŲŽŲ…Ų’ØąŲÛ›
Tanazzalul-malā'ikatu war rÅĢá¸Ĩu fÄĢhā bi'iÅŧni rabbihim min kulli amr(in).
Pada malam itu turun para malaikat dan RÅĢá¸Ĩ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan

ØŗŲŽŲ„Ų°Ų…ŲŒ Û›Ų‡ŲŲŠŲŽ Ø­ŲŽØĒŲ‘Ų°Ų‰ Ų…ŲŽØˇŲ’Ų„ŲŽØšŲ Ø§Ų„Ų’ŲŲŽØŦŲ’ØąŲ āŖ–
Salāmun hiya á¸Ĩattā maáš­la'il-fajr(i).
Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar

13. Surat Al-Lahab

ØĒŲŽØ¨Ų‘ŲŽØĒŲ’ ŲŠŲŽØ¯ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŽØ¨ŲŲŠŲ’ Ų„ŲŽŲ‡ŲŽØ¨Ų ŲˆŲ‘ŲŽØĒŲŽØ¨Ų‘ŲŽÛ—
Tabbat yadā abÄĢ lahabiw wa tabb(a).
Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia

Ų…ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŽØēŲ’Ų†Ų°Ų‰ ØšŲŽŲ†Ų’Ų‡Ų Ų…ŲŽØ§Ų„ŲŲ‡Ų— ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ŲƒŲŽØŗŲŽØ¨ŲŽÛ—
Mā agnā 'anhu māluhÅĢ wa mā kasab(a).
Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan

ØŗŲŽŲŠŲŽØĩŲ’Ų„Ų°Ų‰ Ų†ŲŽØ§ØąŲ‹Ø§ Ø°ŲŽØ§ØĒŲŽ Ų„ŲŽŲ‡ŲŽØ¨ŲÛ™
SayaášŖlā nāran Åŧāta lahab(in).
Kelak dia akan memasuki api yang bergejolak (neraka)

ŲˆŲ‘ŲŽØ§Ų…Ų’ØąŲŽØ§ŲŽØĒŲŲ‡Ų— Û—Ø­ŲŽŲ…Ų‘ŲŽØ§Ų„ŲŽØŠŲŽ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽØˇŲŽØ¨ŲÛš
Wamra'atuh(ÅĢ), á¸Ĩammālatal-á¸Ĩaáš­ab(i).
(begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah)

ŲŲŲŠŲ’ ØŦŲŲŠŲ’Ø¯ŲŲ‡ŲŽØ§ Ø­ŲŽØ¨Ų’Ų„ŲŒ ؅ؑؐ؆ؒ Ų…Ų‘ŲŽØŗŲŽØ¯Ų āŖ–
FÄĢ jÄĢdihā á¸Ĩablum mim masad(in).
Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal

14. Surat Al-Zalzalah

Ø§ŲØ°ŲŽØ§ Ø˛ŲŲ„Ų’Ø˛ŲŲ„ŲŽØĒؐ Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’ØļŲ Ø˛ŲŲ„Ų’Ø˛ŲŽØ§Ų„ŲŽŲ‡ŲŽØ§Û™
IÅŧā zulzilatil-arḍu zilzālahā.
Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat

ŲˆŲŽØ§ŲŽØŽŲ’ØąŲŽØŦŲŽØĒؐ Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’ØļŲ Ø§ŲŽØĢŲ’Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽŲ‡ŲŽØ§Û™
Wa akhrajatil-arḍu aṡqālahā.
bumi mengeluarkan isi perutnya

ŲˆŲŽŲ‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŲ†Ų’ØŗŲŽØ§Ų†Ų Ų…ŲŽØ§ Ų„ŲŽŲ‡ŲŽØ§Ûš
Wa qālal-insānu mā lahā.
"?dan manusia bertanya, "Apa yang terjadi dengannya (bumi)

ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŽŲ‰Ų•ŲØ°Ų ØĒŲØ­ŲŽØ¯Ų‘ŲØĢŲ Ø§ŲŽØŽŲ’Ø¨ŲŽØ§ØąŲŽŲ‡ŲŽØ§Û™
Yauma'iÅŧin tuá¸Ĩaddiᚥu akhbārahā
Pada hari itu (bumi) menyampaikan berita (tentang apa yang diperbuat manusia di atasnya)

Ø¨ŲØ§ŲŽŲ†Ų‘ŲŽ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲƒŲŽ Ø§ŲŽŲˆŲ’Ø­Ų°Ų‰ Ų„ŲŽŲ‡ŲŽØ§Û—
Bi'anna rabbaka auá¸Ĩā lahā
karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang demikian itu) kepadanya

ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŽŲ‰Ų•ŲØ°Ų ŲŠŲ‘ŲŽØĩŲ’Ø¯ŲØąŲ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲ Ø§ŲŽØ´Ų’ØĒŲŽØ§ØĒŲ‹Ø§ ەۙ Ų„Ų‘ŲŲŠŲØąŲŽŲˆŲ’Ø§ Ø§ŲŽØšŲ’Ų…ŲŽØ§Ų„ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’Û—
Yauma'iÅŧiy yaášŖdurun-nāsu asytātā(n), liyurau a'mālahum
Pada hari itu manusia keluar (dari kuburnya) dalam keadaan terpencar untuk diperlihatkan kepada mereka (balasan) semua perbuatan mereka

ŲŲŽŲ…ŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲ‘ŲŽØšŲ’Ų…ŲŽŲ„Ų’ ؅ؐØĢŲ’Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ Ø°ŲŽØąŲ‘ŲŽØŠŲ ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲ‹Ø§ ŲŠŲ‘ŲŽØąŲŽŲ‡Ų—Ûš
Famay ya'mal miᚥqāla Åŧarratin khairay yarah(ÅĢ)
Siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah, dia akan melihat (balasan)-nya

ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲ‘ŲŽØšŲ’Ų…ŲŽŲ„Ų’ ؅ؐØĢŲ’Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ Ø°ŲŽØąŲ‘ŲŽØŠŲ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų‹Ø§ ŲŠŲ‘ŲŽØąŲŽŲ‡Ų— āŖ–
Wa may ya'mal miᚥqāla Åŧarratin syarray yarah(ÅĢ)
Siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah, dia akan melihat (balasan)-nya

15. Surat Al-Bayyinah

Ų„ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲŽŲƒŲŲ†Ų Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲƒŲŽŲŲŽØąŲŲˆŲ’Ø§ ؅ؐ؆ؒ Ø§ŲŽŲ‡Ų’Ų„Ų Ø§Ų„Ų’ŲƒŲØĒŲ°Ø¨Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų…ŲØ´Ų’ØąŲŲƒŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ų…ŲŲ†Ų’ŲŲŽŲƒŲ‘ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø­ŲŽØĒŲ‘Ų°Ų‰ ØĒŲŽØŖŲ’ØĒŲŲŠŲŽŲ‡ŲŲ…Ų Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲŠŲ‘ŲŲ†ŲŽØŠŲÛ™
Lam yakunil-laÅŧÄĢna kafarÅĢ min ahlil-kitābi wal-musyrikÄĢna munfakkÄĢna á¸Ĩattā ta'tiyahumul-bayyinah(tu)
Orang-orang yang kufur dari golongan Ahlulkitab dan orang-orang musyrik tidak akan meninggalkan (kekufuran mereka) sampai datang kepada mereka bukti yang nyata

ØąŲŽØŗŲŲˆŲ’Ų„ŲŒ Ų…Ų‘ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ŲŠŲŽØĒŲ’Ų„ŲŲˆŲ’Ø§ ØĩŲØ­ŲŲŲ‹Ø§ Ų…Ų‘ŲØˇŲŽŲ‡Ų‘ŲŽØąŲŽØŠŲ‹Û™
RasÅĢlum minallāhi yatlÅĢ ášŖuá¸Ĩufam muáš­ahharah(tan)
(yaitu) seorang Rasul dari Allah (Nabi Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran suci (Al-Qur'an)

ŲŲŲŠŲ’Ų‡ŲŽØ§ ŲƒŲØĒŲØ¨ŲŒ Ų‚ŲŽŲŠŲ‘ŲŲ…ŲŽØŠŲŒ ۗ
FÄĢhā kutubun qayyimah(tun)
yang di dalamnya terdapat (isi) kitab-kitab yang lurus (benar)

ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ØĒŲŽŲŲŽØąŲ‘ŲŽŲ‚ŲŽ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§ŲŲˆŲ’ØĒŲŲˆØ§ Ø§Ų„Ų’ŲƒŲØĒŲ°Ø¨ŲŽ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ ؅ؐ؆ؒÛĸ Ø¨ŲŽØšŲ’Ø¯Ų Ų…ŲŽØ§ ØŦŲŽØ§Û¤ØĄŲŽØĒŲ’Ų‡ŲŲ…Ų Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲŠŲ‘ŲŲ†ŲŽØŠŲ ۗ
Wa mā tafarraqal-laÅŧÄĢna ÅĢtul-kitāba illā mim ba'di mā jā'athumul-bayyinah(tu)
Tidaklah terpecah-belah orang-orang Ahlulkitab, melainkan setelah datang kepada mereka bukti yang nyata

ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŲ…ŲØąŲŲˆŲ’Ų“Ø§ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ų„ŲŲŠŲŽØšŲ’Ø¨ŲØ¯ŲŲˆØ§ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŽ Ų…ŲØŽŲ’Ų„ŲØĩŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ų„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ø¯Ų‘ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ەۙ Ø­ŲŲ†ŲŽŲŲŽØ§Û¤ØĄŲŽ ŲˆŲŽŲŠŲŲ‚ŲŲŠŲ’Ų…ŲŲˆØ§ Ø§Ų„ØĩŲ‘ŲŽŲ„Ų°ŲˆØŠŲŽ ŲˆŲŽŲŠŲØ¤Ų’ØĒŲŲˆØ§ Ø§Ų„Ø˛Ų‘ŲŽŲƒŲ°ŲˆØŠŲŽ ŲˆŲŽØ°Ų°Ų„ŲŲƒŲŽ Ø¯ŲŲŠŲ’Ų†Ų Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽŲŠŲ‘ŲŲ…ŲŽØŠŲÛ—
Wa mā umirÅĢ illā liya'budullāha mukhliášŖÄĢna lahud-dÄĢn(a), á¸Ĩunafā'a wa yuqÄĢmuášŖ-ášŖalāta wa yu'tuz-zakāta wa Åŧālika dÄĢnul-qayyimah(ti)
Mereka tidak diperintah, kecuali untuk menyembah Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya lagi hanif (istikamah), melaksanakan salat, dan menunaikan zakat. Itulah agama yang lurus (benar)

Ø§ŲŲ†Ų‘ŲŽ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲƒŲŽŲŲŽØąŲŲˆŲ’Ø§ ؅ؐ؆ؒ Ø§ŲŽŲ‡Ų’Ų„Ų Ø§Ų„Ų’ŲƒŲØĒŲ°Ø¨Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų…ŲØ´Ų’ØąŲŲƒŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲŲŲŠŲ’ Ų†ŲŽØ§ØąŲ ØŦŲŽŲ‡ŲŽŲ†Ų‘ŲŽŲ…ŲŽ ØŽŲ°Ų„ŲØ¯ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲŲŲŠŲ’Ų‡ŲŽØ§Û— Ø§ŲŲˆŲ„Ų°Û¤Ų‰Ų•ŲŲƒŲŽ Ų‡ŲŲ…Ų’ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽØąŲŲŠŲ‘ŲŽØŠŲÛ—
Innal-laÅŧÄĢna kafarÅĢ min ahlil-kitābi wal-musyrikÄĢna fÄĢ nāri jahannama khālidÄĢna fÄĢhā, ulā'ika hum syarrul-bariyyah(ti)
Sesungguhnya orang-orang yang kufur dari golongan Ahlulkitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya. Mereka itulah seburuk-buruk makhluk

Ø§ŲŲ†Ų‘ŲŽ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§Ų°Ų…ŲŽŲ†ŲŲˆŲ’Ø§ ŲˆŲŽØšŲŽŲ…ŲŲ„ŲŲˆØ§ Ø§Ų„ØĩŲ‘Ų°Ų„ŲØ­Ų°ØĒؐ Ø§ŲŲˆŲ„Ų°Û¤Ų‰Ų•ŲŲƒŲŽ Ų‡ŲŲ…Ų’ ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲ Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽØąŲŲŠŲ‘ŲŽØŠŲÛ—
Innal-laÅŧÄĢna āmanÅĢ wa 'amiluášŖ-ášŖÄliá¸Ĩāti ulā'ika hum khairul-bariyyah(ti)
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itulah sebaik-baik makhluk

ØŦŲŽØ˛ŲŽØ§Û¤Ø¤ŲŲ‡ŲŲ…Ų’ ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŽ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŲ‡ŲŲ…Ų’ ØŦŲŽŲ†Ų‘Ų°ØĒŲ ØšŲŽØ¯Ų’Ų†Ų ØĒŲŽØŦŲ’ØąŲŲŠŲ’ ؅ؐ؆ؒ ØĒŲŽØ­Ų’ØĒŲŲ‡ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŽŲ†Ų’Ų‡Ų°ØąŲ ØŽŲ°Ų„ŲØ¯ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲŲŲŠŲ’Ų‡ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŽØ¨ŲŽØ¯Ų‹Ø§ Û—ØąŲŽØļŲŲŠŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ØšŲŽŲ†Ų’Ų‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽØąŲŽØļŲŲˆŲ’Ø§ ØšŲŽŲ†Ų’Ų‡Ų ۗ Ø°Ų°Ų„ŲŲƒŲŽ Ų„ŲŲ…ŲŽŲ†Ų’ ØŽŲŽØ´ŲŲŠŲŽ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ‡Ų— āŖ–
Jazā'uhum 'inda rabbihim jannātu 'adnin tajrÄĢ min taá¸Ĩtihal-anhāru khālidÄĢna fÄĢhā abadā(n), raḍiyallāhu 'anhum wa raḍÅĢ 'anh(u), Åŧālika liman khasyiya rabbah(ÅĢ)
Balasan mereka di sisi Tuhannya adalah surga 'Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah rida terhadap mereka dan mereka pun rida kepada-Nya. Itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya

Demikian kumpulan surah pendek dalam Al-Qur'an yang bisa dibaca saat salat Tarawih. Untuk surah laiinnya bisa diakses secara online dan praktis di Al-Qur'an Online dengan klik di sini.




(dvs/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads