Pemerintah Berencana Bangun Museum Haji Indonesia

Pemerintah Berencana Bangun Museum Haji Indonesia

Devi Setya - detikHikmah
Jumat, 23 Okt 2026 20:00 WIB
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon
Pertemuan Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak di Kantor Kementerian Kebudayaan pada Kamis (22/10/2026). Foto: Dok. Kemenhaj
Jakarta -

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menjajaki kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) untuk menginisiasi Museum Haji Indonesia. Museum ini dirancang untuk melestarikan sejarah perjalanan haji serta mengangkat peran ulama, santri, dan tokoh haji dalam perjuangan bangsa.

Dilansir dari laman resmi Kemenhaj, Jumat (23/10/2026), rencana tersebut dibahas dalam pertemuan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Kantor Kementerian Kebudayaan pada Kamis (22/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dahnil mengatakan sejarah haji Indonesia tidak hanya berkaitan dengan perjalanan ibadah, tetapi juga pertukaran ilmu dan perjuangan membangun kesadaran kebangsaan.

"Sejarah haji Indonesia bukan semata-mata tentang perjalanan ibadah ke Tanah Suci. Di dalamnya terdapat jejak perjuangan, pertukaran ilmu, dan kontribusi ulama serta santri dalam membangun kesadaran kebangsaan. Melalui kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan, kami ingin menjajaki upaya merawat warisan sejarah ini agar dapat dipelajari oleh masyarakat luas," ujar Dahnil.

ADVERTISEMENT

Nantinya, kehadiran museum ini diharapkan menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal sejarah haji dan kontribusinya terhadap bangsa.

"Dengan demikian, nilai-nilai perjuangan dan pengabdian para pendahulu dapat terus diwariskan," tambah Wamenhaj.

Museum Haji Indonesia juga direncanakan sebagai wadah yang menghimpun arsip, foto, dokumen perjalanan, dan artefak terkait penyelenggaraan haji serta kehidupan umat Islam Indonesia. Penelusuran sumber sejarah juga akan mencakup koleksi yang tersimpan di berbagai lembaga, termasuk museum dan arsip di Belanda.

Sejumlah tokoh yang dapat dikenalkan melalui sejarah perhajian Indonesia antara lain Haji Oemar Said Tjokroaminoto, Haji Ahmad Dahlan, Haji Hasyim Asy'ari, Haji Agus Salim, dan Haji Samanhudi. Mereka memiliki peran dalam pergerakan nasional, pendidikan, serta perkembangan sosial keagamaan.

Penjajakan kerja sama ini menjadi langkah awal Kemenhaj dan Kemenbud untuk melestarikan sejarah perhajian sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap warisan sejarah bangsa.



(dvs/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads