Saudi Umumkan Paket Layanan Baru untuk Jemaah Haji Asing 2027

Saudi Umumkan Paket Layanan Baru untuk Jemaah Haji Asing 2027

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Selasa, 29 Sep 2026 17:01 WIB
Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi (Haris/detikcom)
Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi. Foto: Haris/detikcom
Jakarta -

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan peluncuran paket komprehensif untuk jemaah asing pada musim haji 1448 H/2027 M. Paket ini menyatukan berbagai kebutuhan pelayanan sejak tiba di Saudi hingga kembali ke negara asal.

Dilansir dari kantor berita SPA, Selasa (29/9/2026), paket baru ini menggabungkan empat layanan utama yakni layanan tempat suci, fasilitas perhotelan di Makkah dan Madinah, transportasi, dan katering dengan layanan tambahan opsional yang tersedia. Semua layanan itu dapat diakses melalui satu kontrak elektronik pada platform "Electronic Path".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peluncuran paket komprehensif ini bertujuan memudahkan kantor dan agen urusan haji untuk merancang program sesuai kondisi jemaah.

Lewat sistem itu, seperti dilansir Ajel.sa, layanan yang sebelumnya melibatkan beberapa kebutuhan dan penyedia bisa dikontrakkan secara elektronik melalui platform Electronic Path hanya dengan satu aplikasi. Skema tersebut ditujukan untuk menyederhanakan prosedur sekaligus menata hubungan kontraktual antara kantor urusan haji, agen haji dari berbagai negara, dan perusahaan penyedia layanan di Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

Selain itu, digitalisasi kontrak juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam penyediaan layanan bagi jemaah haji internasional selama musim haji 1448 H/2027 M. Model itu membuat perjalanan pelayanan jemaah dirancang sebagai satu rangkaian, mulai dari kedatangan hingga kepulangan.

Kementerian menegaskan peluncuran paket komprehensif ini menjadi bagian dari persiapan awal musim haji 1448 H/2028 M, yang selaras dengan Visi Saudi 2030 serta Program Pengalaman Jemaah.

Melalui sistem baru tersebut, digitalisasi penyelenggaraan haji tidak lagi hanya menyentuh proses administratif. Integrasi mulai diarahkan hingga ke pengadaan layanan utama yang langsung digunakan jemaah selama berada di Tanah Suci.



(aeb/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads