Bandara IKN Direncanakan Jadi Embarkasi Haji, Kemenhaj: Masih Wacana

Bandara IKN Direncanakan Jadi Embarkasi Haji, Kemenhaj: Masih Wacana

Devi Setya - detikHikmah
Kamis, 20 Agu 2026 12:30 WIB
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (23/6/2026).
Foto: Dok. Kemenhaj
Jakarta -

Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, berpeluang memiliki fungsi baru. Selain mendukung kebutuhan penerbangan di kawasan IKN, bandara tersebut direncanakan dapat melayani keberangkatan jemaah haji dan umrah.

Rencana menjadikan Bandara VVIP IKN sebagai embarkasi haji disampaikan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuldjono. Menurutnya, bandara tersebut memiliki potensi untuk melayani jemaah dari sejumlah wilayah di Kalimantan hingga sebagian Sulawesi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari detikFinance, Basuki mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengenai kemungkinan tersebut. Ia menyebut jumlah minimal jemaah yang dibutuhkan untuk sebuah embarkasi haji berada di kisaran 400 orang.

"Saya sudah juga berhubungan dengan, komunikasi dengan Pak Kementerian Haji, kalau bisa dipakai untuk embarkasi Umrah dan Haji. Karena hanya butuh 400 jemaah kalau mau jadi embarkasi Haji," ungkap Basuki dalam media briefing di Kantor Nusantara Balai Kota, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (14/8/2026).

ADVERTISEMENT

Bandara IKN Bisa Layani Jemaah Kalimantan dan Sulawesi

Basuki menyebut Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan memiliki jumlah calon jemaah yang cukup untuk mendukung operasional embarkasi haji. Potensi tersebut masih dapat bertambah apabila jemaah dari wilayah Sulawesi yang secara geografis lebih dekat dengan Kalimantan Timur turut dilayani melalui bandara tersebut.

"Jadi kalau Kaltara, Kaltim, Kalsel, pasti sudah lebih dari itu. Belum nanti kalau ada Sulawesi, yang dekat-dekat sini, insyaallah," sambungnya.

Salah satu tahapan yang harus diselesaikan adalah perubahan status Bandara VVIP IKN. Saat ini, bandara tersebut berstatus sebagai bandara khusus.

OIKN berharap status tersebut dapat diubah menjadi bandara komersial sehingga fungsi dan layanan penerbangannya dapat diperluas, termasuk untuk penerbangan haji dan umrah.

"Tinggal nanti kita menunggu progresnya untuk berubah bandara khusus menjadi bandara komersial," tegasnya.

Kemenhaj: Belum Diputuskan Jadi Embarkasi

Meski OIKN telah menyampaikan rencana tersebut, Kementerian Haji dan Umrah menegaskan belum ada keputusan untuk menjadikan Bandara IKN sebagai embarkasi haji.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengatakan rencana tersebut masih sebatas wacana dan perlu dibahas lebih lanjut.

"Yang terkait dengan IKN, tentu kita harus bicarakan dahulu. Kita bahas dahulu, karena sampai sekarang kita belum mewacanakan IKN sebagai salah satu embarkasi," ujar Irfan di kompleks DPR/MPR, Senayan, Rabu (19/8/2026).

Menurut Irfan, pembahasan terkait kemungkinan Bandara IKN menjadi embarkasi haji masih diperlukan sebelum pemerintah mengambil keputusan.

"Mungkin tahun-tahun depan masih. Tetapi tahun ini harus kita bahas dahulu, kita bicarakan terlebih dahulu dengan tim kita di kementerian," pungkasnya.



(dvs/lus)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads