Jemaah umrah diimbau merencanakan waktu ibadah dengan baik untuk menghindari kepadatan di Masjidil Haram, Makkah. Perencanaan ini penting agar pergerakan jemaah tetap lancar dan ibadah di area Mataf serta Mas'a dapat berlangsung nyaman.
Dilansir dari Saudi Gazette, Jumat (14/8/2026) Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi meminta jemaah mengenali waktu-waktu yang memiliki tingkat kepadatan berbeda. Dengan begitu, jemaah dapat memilih waktu yang lebih ideal untuk melaksanakan tawaf maupun sai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan informasi otoritas, tingkat kepadatan pengunjung tergolong rendah pada pukul 22.00-04.00 dan 09.00-16.00. Kepadatan berada pada tingkat sedang pada pukul 05.00-08.00, sedangkan periode 17.00-21.00 menjadi waktu dengan tingkat kepadatan tinggi.
Otoritas menekankan, perencanaan sejak awal dapat membantu menjaga kelancaran pergerakan jemaah di dalam Masjidil Haram. Jemaah juga diimbau memanfaatkan layanan digital yang tersedia untuk memantau kondisi kepadatan secara langsung.
Dengan memantau indikator kepadatan, jemaah dapat menentukan waktu yang lebih tepat untuk melaksanakan ibadah. Langkah tersebut diharapkan membuat aktivitas tawaf dan sai berjalan lebih tertib, aman, serta nyaman bagi seluruh jemaah.
