Saudi Rilis Aplikasi Bantu Jemaah Keliling Makkah Anti-Nyasar

Saudi Rilis Aplikasi Bantu Jemaah Keliling Makkah Anti-Nyasar

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Jumat, 24 Jul 2026 16:15 WIB
Aerial view of the Grand Mosque with the Kaaba, Islam’s holiest site, and the Abraj Al-Bait Clock Tower illuminated by early morning sunlight in the holy city of Mecca
Potret udara Masjidil Haram, Makkah. Foto: Getty Images/Collab Media
Jakarta -

Arab Saudi kembali berinovasi dengan aplikasi Hudhud, platform digital yang berfungsi sebagai navigasi untuk memudahkan jemaah haji dan umrah menjelajahi Makkah lewat peta digital serta sistem penunjuk arah berbasis teknologi.

Dilansir Arab News, aplikasi Hudhud akan memandu jemaah menuju berbagai lokasi penting di Makkah mulai dari tempat-tempat ibadah, situs bersejarah, hingga destinasi wisata religius lewat sistem navigasi yang mendukung berbagai bahasa.

Aplikasi ini menggunakan teknologi pemetaan modern untuk menyajikan informasi lokasi secara akurat serta merekomendasikan rute terbaik menuju tujuan yang dipilih pengguna.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pakar urusan haji dan umrah, Saad Al Joudi, menilai aplikasi buatan Saudi tersebut jadi bagian penting dalam ekosistem pelayanan jemaah.

"Hudhud mewakili model teknologi Saudi yang dapat memberikan nilai tambah nyata pada pengalaman Umrah," ujarnya.

ADVERTISEMENT

"Perannya tidak terbatas pada mengarahkan pengguna ke tujuan mereka. Aplikasi ini juga membantu mereka menemukan tempat-tempat yang mungkin belum mereka ketahui - situs bersejarah, tempat-tempat penting keagamaan, atau layanan yang mereka butuhkan di sepanjang perjalanan," imbuh Al Joudi.

Menurutnya, informasi digital di Saudi kian canggih dan bisa dirasakan langsung oleh para jemaah. Kehadiran aplikasi pemetaan nasional dinilai bisa meningkatkan kualitas layanan, seiring semakin banyaknya wisatawan dan jemaah yang mengandalkan telepon pintar untuk merencanakan perjalanan mereka.

Menurut Al Joudi, aplikasi seperti Hudhud juga mendukung target Visi Saudi 2030 dalam meningkatkan pengalaman jemaah lewat pemanfaatan teknologi modern. Selain mempermudah mobilitas, akses yang lebih mudah menuju situs-situs religius dan bersejarah juga dinilai mampu memperkaya pengalaman spiritual sekaligus wawasan sejarah Islam para jemaah.



(aeb/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads