Segera Tinjau Arafah & Mina, DPR: Jangan Ada Jemaah Kelaparan

Kabar Haji Bersama Telkomsel

Segera Tinjau Arafah & Mina, DPR: Jangan Ada Jemaah Kelaparan

Irwan Nugroho - detikHikmah
Selasa, 19 Mei 2026 10:15 WIB
Segera Tinjau Arafah & Mina, DPR: Jangan Ada Jemaah Kelaparan
Timwas Haji DPR gelar rapat evaluasi penyelenggaraan haji Daker Madinah, Senin (18/5) Foto: Irwan Nugroho/detikcom
Jakarta -

Setelah melakukan evaluasi pelayanan haji Daerah Kerja (Daker) Madinah, Tim Pengawas Haji Dewan Perwakilan Rakyat (Timwas Haji DPR) akan bergerak ke Mekkah. Timwas Haji DPR akan mencurahkan segala perhatian untuk mengecek persiapan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

"Yang kami akan bersama-sama dengan Ketua Tim, Timwas Haji ini, untuk menyiapkan puncaknya haji, yaitu Arafah dan Mina. Inilah yang krusial, sehingga kami akan secepatnya kembali ke Mekah untuk deteksi ya, cek untuk kondisi di Arafah dan di Mina. Terutama untuk makan, makanan yang menjadi masalah di tahun yang lalu, H-2 haji dan H+1. Ini kami akan cek benar, jangan sampai terjadi yang tahun yang lalu, timbul ada kelaparan, " kata anggota Tim Pengawas Haji DPR Abdul Wachid.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi VIII tersebut usai rapat evaluasi penyelenggaraan haji Daerah Kerja Madinah, Senin (18/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain makanan, pemberangkatan jemaah ke Arafah juga akan dipantau oleh Timwas DPR. Khusus kepada jemaah haji, Abdul Wachid meminta agar tidak tergesa-gesa dan selalu mengikuti perintah Ketua rombongan.

"Yang kedua, pemberangkatan ke Arafah, ini juga kami akan cek. Terutama jemaah jangan grusa-grusu, jangan tergesa-gesa. Jadi menunggu ya, apa perintah daripada ketua rombongan untuk turun. Jangan sampai turun duluan, sehingga menunggu berjam-jam di bawah. Ini yang sangat penting, " cetus politikus Gerindra ini.

ADVERTISEMENT

Terkait pelayanan haji gelombang pertama oleh Daker Madinah, Abdul Waxhid menilai sudah bagus. Timwas Haji DPR pun berpesan kepada Daker Madinah untuk persiapan menyambut gelombang kedua, yaitu masa kepulangan jemaah haji ke Indonesia via Madinah.

"Jadi ini adalah menjawab apa yang disampaikan, dipesankan oleh Bapak Presiden, yaitu meningkatkan pelayanan. Ini yang dikatakan, disampaikan beliau dengan adanya Kementerian Haji adalah untuk fokus menangani haji, terutama untuk meningkatkan pelayanan. Ini terbukti, dan ini akan kami di Komisi VIII, kami akan sampaikan, akan kami tindak lanjuti di dalam evaluasi, " ungkapnya.




(irw/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads