Keluhan jemaah haji Indonesia terkait krisis air bersih di Hotel Makkah direspons cepat oleh petugas. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan aliran air di penginapan jemaah telah kembali normal.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, menyatakan bahwa tim Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Makkah langsung bergerak cepat melakukan perbaikan sejak Selasa pagi begitu laporan diterima.
"Jadi sejak pagi tadi, tim PPIH Daker Makkah langsung turun bergerak memberikan perbaikan. Alhamdulillah, air sudah kembali menyala," ujar Maria saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maria menambahkan, perbaikan dilakukan secara intensif hingga aliran air di fasilitas penginapan jemaah kembali berfungsi normal. Saat ini, jemaah tidak lagi mengalami kendala air seperti yang sempat dikeluhkan sebelumnya.
"Selasa pagi air sudah kembali menyala, saat ini air sudah kembali normal," tegas Maria.
Respons cepat yang ditunjukkan oleh tim PPIH di lapangan mendapatkan apresiasi langsung dari para jemaah. Sejumlah jemaah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesigapan pemerintah dalam menangani kendala tersebut.
"Terima kasih banyak respons cepatnya Kemenhaj," ucap salah seorang jemaah sebagaimana disampaikan Maria.
Air kembali mengalir di penginapan jemaah haji RI di Makkah (Foto: Dok. MCH 2026) |
Nurul Huda, Kabid Akomodasi PPIH Arab Saudi juga mengatakan hal yang sama. Ia menyebut air di semua penginapan jemaah haji sudah kembali menyala.
"Alhamdulillah untuk saat ini sudar beres, air sudah menyala di semua lantai. Seluruh air sudah bisa mengalir hingga ke lantai atas," imbuh Nurul Huda.
"Awalnya, panel listrik untuk pompa air sempat mati. Setelah kelistrikan kembali menyala. Kemudian terjadi kebocoran pada pipa air sehingga tidak bisa mengalirkan air ke bagian atas. Tim langsung gerak cepat menangani ini. Alhamdulillah tim memastikan bahwa seluruh lantai sudah teraliri air secara bertahap sejak pagi," tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, beberapa hotel di Makkah mengalami kendala air bersih. Kejadian ini sudah berlangsung selama dua hari.
Salah seorang jemaah dari kloter 2 YIA Jogja, Aznan, melaporkan bahwa air di lokasi penginapannya telah mati sejak Senin (4/5/2026) sore hingga Selasa (5/5/2026) pagi. Menurutnya, pihak petugas hanya memberikan imbauan agar jemaah berhemat air di tengah kondisi keran yang tidak mengalir sama sekali.
"Benar sekali, sudah 2 hari. Hotel saya di Misfalah tepatnya Asala Al Bakiyah. Kami disuruh hemat air, padahal air mati. Dari 4 Mei sore sampai pagi ini (5 Mei). Kami kesulitan sekali, tapi solusinya cuma hemat," ungkap Aznan kepada detikcom, Selasa (5/5/2026).


Komentar Terbanyak
MUI Usul Istilah LGBT Diubah Jadi LGSP
Kampus Muhammadiyah Mendominasi Universitas Islam Terbaik Dunia, Ini Daftarnya
5 Hewan yang Boleh Dibunuh dalam Islam