RI Mau Bangun Terminal Khusus Haji di Arab Saudi

RI Mau Bangun Terminal Khusus Haji di Arab Saudi

Indah Fitrah Yani - detikHikmah
Rabu, 08 Apr 2026 18:50 WIB
RI Mau Bangun Terminal Khusus Haji di Arab Saudi
Ilustrasi bandara. Foto: Getty Images/dmitriymoroz
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana pembangunan terminal khusus bagi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi. Rencana ini sudah dibicarakan dengan pihak Saudi.

"Saya minta izin dari Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia bisa punya terminal khusus haji," ujar Prabowo saat menyampaikan taklimat dalam Rapat Kerja (Raker) bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Terminal tersebut direncanakan menjadi fasilitas yang dipersiapkan khusus bagi jemaah haji Indonesia, sehingga proses kedatangan dan kepulangan di Arab Saudi dapat berlangsung lebih cepat dan tertata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi nanti terminal itu khusus untuk (jemaah) haji kita supaya bisa lebih cepat masuk dan keluar (dari Tanah Suci -red)," jelasnya.

Selain rencana terminal khusus, Prabowo juga menyampaikan perkembangan proyek Kampung Haji Indonesia di Makkah. Menurutnya, Indonesia kini telah memiliki lahan di Kota Suci tersebut.

ADVERTISEMENT

"Untuk pertama kali dalam sejarah, Indonesia diberi kehormatan, kita sekarang sudah punya lahan di Kota Suci Makkah," katanya.

Menteri Agama Nasaruddin Umar yang turut hadir dalam rapat kerja itu menyebut total luas lahan Kampung Haji saat ini mencapai 45 hektare.

Presiden Prabowo menjelaskan, di atas lahan tersebut akan dibangun berbagai fasilitas untuk menampung jemaah haji Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

"Di 45 hektar itu kita akan bikin perkampungan haji Indonesia, sekian belas menara, sekian puluh menara," terangnya.

Prabowo juga menyinggung soal komitmen pemerintah menjaga biaya haji 2026 tetap terjangkau meski harga avtur naik akibat konflik di Timur Tengah. Dia memastikan biaya haji tahun ini turun sekitar Rp 2 juta.

"Yang kita sudah putuskan adalah yang boleh kita umumkan sekarang adalah bahwa pelaksanaan haji tahun 2026 ini, kecuali pemerintah Arab Saudi menentukan lain, kalau kita laksanakan, kita pastikan bahwa biaya haji tahun 2026 kita turunkan harganya sekitar dua juta rupiah," ujar Presiden.




(inf/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads