- Persiapan Fisik dan Mental 1. Memperbanyak Istighfar, Zikir, dan Doa 2. Menyelesaikan Segala Masalah dan Tanggung Jawab 3. Menjalin Silaturahmi 4. Melaksanakan Walimatussafar 5. Menjalani Pola Hidup Sehat 6. Mempelajari Manasik Haji
- Persiapan Materi 1. Membawa Bekal Halal dan Cukup 2. Menyiapkan Dokumen Penting 3. Membawa Kartu ATM 4. Menyiapkan Pakaian 5. Menyimpan Dokumen yang Tidak Dibutuhkan
Keberangkatan haji 2026 dijadwalkan mulai 22 April 2026. Sebelum berangkat ke Tanah Suci, ada sejumlah hal yang harus disiapkan calon jemaah.
Ibadah haji bukan sekadar ibadah spiritual, tetapi juga ibadah yang menguras energi, baik secara fisik maupun mental.
Merujuk pada buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah 2026 terbitan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, persiapan yang matang baik secara fisik maupun mental adalah kunci agar ibadah berjalan lancar dan mabrur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, berikut adalah poin-poin penting persiapan fisik dan mental sebelum berangkat haji ke Tanah Suci.
Persiapan Fisik dan Mental
1. Memperbanyak Istighfar, Zikir, dan Doa
Persiapan awal yang bisa dilakukan adalah memperbanyak istighfar, zikir, dan doa untuk bertobat kepada Allah SWT. Calon jemaah juga dianjurkan berdoa memohon bimbingan Allah SWT agar diberikan kelancaran dalam melaksanakan ibadah haji.
2. Menyelesaikan Segala Masalah dan Tanggung Jawab
Agar ibadah haji berjalan lancar tanpa memikirkan permasalahan yang ditinggalkan, ada baiknya calon jemaah menyelesaikan masalah tersebut, baik yang berkenaan dengan tanggung jawab keluarga, pekerjaan, maupun utang piutang.
3. Menjalin Silaturahmi
Sebelum berangkat haji, calon jemaah dapat melakukan silaturahmi dengan berkunjung ke rumah keluarga, kawan, dan tetangga rumah, untuk memohon maaf dan meminta doa restu.
4. Melaksanakan Walimatussafar
Melaksanakan walimatussafar bagi yang mampu dengan niat mensyukuri nikmat Allah SWT dengan tetap menghindari sikap sum'ah (mencari popularitas), riya' (beramal dengan niat selain Allah dan ingin dilihat oleh orang lain), dan sikap mubahah (berbangga-bangga).
5. Menjalani Pola Hidup Sehat
Sebelum berangkat, alangkah baiknya calon jemaah haji menerapkan pola hidup sehat, agar perjalanan ibadah berjalan dengan mudah dan lancar. Perlu diingat, rangkaian ibadah haji memerlukan kondisi fisik yang prima.
6. Mempelajari Manasik Haji
Mempelajari manasik atau tata cara ibadah haji sesuai dengan ketentuan hukum Islam adalah persiapan yang tak kalah penting. Hal ini dilakukan agar jemaah haji dapat melaksanakan ibadah secara khusyuk dan memperoleh pahala yang utuh.
Persiapan Materi
Selain persiapan fisik dan mental, calon jemaah haji juga harus mempersiapkan bekal materi yang cukup. Berikut di antaranya.
1. Membawa Bekal Halal dan Cukup
Calon jemaah haji bisa membawa bekal yang halal dan cukup untuk kebutuhan selama perjalanan dan menyiapkan bekal yang memadai untuk keluarga yang ditinggalkan.
2. Menyiapkan Dokumen Penting
Dokumen penting seperti lembar setor lunas biaya perjalanan ibadah haji (Bipih), kartu BPJS, paspor, dan lembar visa haji, harus disiapkan semuanya.
3. Membawa Kartu ATM
Calon jemaah juga bisa membawa kartu ATM yang memiliki logo jaringan internasional, baik Visa maupun Mastercard, bagi yang memiliki.
4. Menyiapkan Pakaian
Persiapan pakaian selama di Tanah Suci tak kalah penting. Calon jemaah bisa membawa lima setel pakaian, termasuk seragam batik nasional yang sudah ditetapkan sebagai identitas nasional.
5. Menyimpan Dokumen yang Tidak Dibutuhkan
Dokumen yang tidak dibutuhkan seperti (Kartu Tanda Penduduk) KTP dan Surat Izin Mengemudi (SIM) sebaiknya disimpan di rumah. Sebab, kartu tersebut tidak diperlukan selama jemaah haji di Tanah Suci.
(kri/kri)












































Komentar Terbanyak
Eks Menag Kritik Rencana War Tiket Haji Kemenhaj
Kemenhaj Wacanakan War Tiket Jadi Mekanisme Naik Haji Tanpa Antre
Prabowo Ingin Hapus Antrean Haji, Kemenhaj Kaji Sistem "War Ticket"