Sebanyak lebih dari 1.100 pemimpin dan anggota pramuka dikerahkan untuk membantu pelayanan jemaah di Dua Masjid Suci selama bulan Ramadan. Program ini diselenggarakan oleh Asosiasi Pramuka Arab Saudi sebagai bagian dari pelayanan publik tahunan.
Kegiatan sukarelawan tersebut berlangsung sepanjang bulan puasa dan menyasar jemaah umrah, jemaah salat, serta pengunjung yang datang untuk beribadah. Pelaksanaannya dilakukan dengan koordinasi bersama otoritas terkait, sebagaimana dilaporkan Saudi Press Agency.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim pramuka bertugas memberikan bimbingan kepada jemaah, membantu pengaturan arus kerumunan, serta mendampingi kelompok rentan seperti lansia dan disabilitas. Selain itu, mereka juga memberikan bantuan kemanusiaan di lokasi-lokasi yang telah ditentukan di kawasan Dua Masjid Suci, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Sebelum diterjunkan ke lapangan, para anggota pramuka telah mendapatkan pelatihan dan program persiapan intensif. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional serta menjaga standar kualitas layanan sesuai tata kelola organisasi.
Asosiasi Pramuka Arab Saudi menegaskan bahwa tugas pelayanan ini dikelola dalam kerangka kerja kelembagaan terpadu yang menyatukan seluruh sektor kepramukaan. Pelaksanaan kegiatan mengikuti rencana operasional yang jelas dan struktur organisasi yang terkoordinasi dengan baik.
Program ini juga disebut sebagai bagian dari komitmen Kerajaan Arab Saudi dalam memfasilitasi kelancaran ibadah para tamu Allah.
43 Juta Jemaah Padati Makkah dan Madinah
Sebelumya dikabarkan lonjakan jemaah terjadi pada awal Ramadan tahun ini. Otoritas Arab Saudi mengumumkan total 43.840.961 jemaah mengunjungi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dalam 10 hari pertama Ramadan 1447 H.
Data tersebut dirilis pada 1 Maret 2026 oleh General Authority for the Care of the Affairs of the Grand Mosque and the Prophet's Mosque berdasarkan indikator operasional yang mengukur total akses ke area salat dan pelaksanaan ibadah umrah.
Di Masjidil Haram, tercatat sebanyak 23.839.592 jemaah melaksanakan salat lima waktu dan Tarawih, kemudian sebanyak 8.110.498 jemaah menunaikan ibadah umrah
Total kunjungan ke Masjidil Haram selama 10 hari pertama Ramadan mencapai lebih dari 31,9 juta orang.
Sementara itu, di Masjid Nabawi, sebanyak 10.789.467 jemaah melaksanakan salat lima waktu dan Tarawih, kemudian 317.025 jemaah beribadah di Al-Rawdah Al-Sharifah dan 784.379 peziarah menyampaikan salam kepada Nabi Muhammad SAW dan dua sahabat beliau
Angka tersebut menunjukkan tingginya minat umat Islam dari berbagai negara untuk memanfaatkan momentum Ramadan beribadah di Tanah Suci.

Komentar Terbanyak
Orang Miskin Masuk Surga 500 Tahun Lebih Dulu Sebelum Orang Kaya
Konflik Iran-AS Memanas, Gus Yahya Serukan Perdamaian
Mesir dan Turki Tolak Kapal Pesiar LGBTQ , Jaga Nilai Masyarakat Setempat