Presenter Fitri Tropica membawa kabar haru sekaligus membahagiakan di penghujung tahun 2025. Perempuan yang akrab disapa Fitrop ini baru saja menjalani ibadah umrah dan mendapatkan pengalaman yang tidak akan ia lupakan seumur hidup saat berada di Masjid Nabawi.
Fitrop mengaku mendapatkan "keajaiban" saat hendak masuk ke Raudah-taman surga yang terletak di antara makam Rasulullah SAW dan mimbar-. Menariknya, kemudahan itu datang berkat sang putri, Sada.
Momen haru ini dibagikan Fitrop melalui akun Instagram pribadinya. Ia menyebut kejadian pada 31 Desember 2025 itu sebagai hadiah terindah untuk menutup tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"31 Desember kemarin adalah jadwal kami ke Raudhah. Dengan pengalaman sebelumnya, aku dan Sada sudah siap mental dan fisik: antri panjang, dingin, angin, dan *peak season* yang sangat crowded," tulis Fitrop dalam unggahannya, dikutip detikHot.
Melihat padatnya jamaah dan cuaca yang menantang, Fitrop sempat merasa pesimis. Apalagi, ia melihat beberapa rombongan lain gagal masuk ke area suci tersebut.
"Sempat kecil hati-melihat rombongan lain gagal masuk, bahkan rombongan kami sendiri sempat diminta kembali ke area tunggu," lanjutnya.
Namun, mukjizat seolah hadir setelah ia melaksanakan salat Tahiyatul Masjid. Tanpa diduga, seorang Askar (petugas keamanan Arab Saudi) justru menghampiri mereka. Bukannya meminta mereka menjauh, Askar tersebut justru menggandeng tangan Sada.
"Askar menghampiri, menggenggam tangan Sada, dan mengawal kami masuk tanpa antri, tanpa berdesakan. Bahkan ditanya ingin salat di dekat makam atau mimbar," ungkap Fitrop tak percaya.
Doa Tahun Lalu Terjawab
Fitrop merasa Allah SWT mempermudah jalannya tahun ini. Ia dan putrinya diizinkan menempati shaf terdepan di Raudah tanpa perlu bersinggungan fisik dengan jamaah lain.
Momen ini terasa sangat emosional karena mengingatkannya pada pengalamannya tahun lalu. Kala itu, Fitrop hanya bisa melihat Raudah dari barisan belakang sambil memanjatkan doa khusus.
"Ya Allah, izinkan aku salat di Raudhah dengan jalan yang benar. Tanpa mengelabui askar, mendorong atau bahkan menyakiti orang lain," kenangnya saat menceritakan doa masa lalunya.
Harapan itu pun terkabul dengan cara yang begitu manis. Tanpa perlu ada teriakan maupun aksi saling dorong, Fitrop dan Sada bisa berdoa dengan tenang dan puas.
"Tahun ini Allah jawab dengan ketenangan. Tanpa teriakan, tanpa dorongan, tanpa berdesakan. Kami berdoa sepuasnya, memohon pada Allah dan syafaat Rasulullah ﷺ. Sampai sekarang rasanya masih seperti mimpi," tutupnya.
(hnh/lus)












































Komentar Terbanyak
Kenapa Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Diambil Jutaan Jemaah?
Mengapa Indonesia Tak Dapat Labbaytum Award, Penyelenggara Haji Terbaik 2026 dari Saudi?
Indonesia Tak Dapat Award Penyelenggara Haji Terbaik 2026, Begini Kata Wamenhaj