Umrah Musim Dingin? Cek Starter Pack dan Tips Ibadah Nyaman

Umrah Musim Dingin? Cek Starter Pack dan Tips Ibadah Nyaman

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Jumat, 02 Jan 2026 16:15 WIB
Umrah Musim Dingin? Cek Starter Pack dan Tips Ibadah Nyaman
Ilustrasi umrah saat musim dingin. Foto: via REUTERS/SAUDI PRESS AGENCY
Jakarta -

Umrah saat musim dingin membutuhkan persiapan khusus, terutama perlengkapan yang harus dibawa. Suhu ketika musim dingin Arab Saudi cukup rendah, khususnya di malam hari sehingga jemaah perlu memastikan membawa barang apa saja sebagai persiapan.

Arab Saudi telah memasuki musim dingin sejak 1 Desember 2025. Pergantian musim ditandai dengan penurunan suhu udara dan meningkatkan aktivitas cuaca di beberapa wilayah, seperti hujan lebat, badai petir, serta angin kencang.

Dikutip dari Saudi Gazette, Jumat (2/1/2026), wilayah utara Arab Saudi mulai memasuki fase musim dingin paling ekstrem seiring berakhirnya Desember 2025 dan datangnya tahun baru 2026. Fenomena ini dikenal dengan sebutan Al Azeerq atau blue cold, penanda periode terdingin dalam musim dingin yang bertepatan dengan puncak titik balik matahari musim dingin (winter solstice).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggota Afaq Society for Astronomy, Burgis Al-Fulaij, menjelaskan ekstremnya dingin Al-Azeerq dipicu oleh kombinasi faktor astronomi dan cuaca.

"Al-Azeerq bukan sekadar penurunan suhu biasa, tetapi merupakan kondisi cuaca menyeluruh yang mencerminkan fase paling menantang dari musim dingin," terang Al-Fulaij.

ADVERTISEMENT

Meskipun suhu di Makkah dan Madinah tidak terdampak secara langsung seperti wilayah utara, namun pengaruh hembusan angin dingin tetap akan terasa khususnya ketika waktu subuh dan malam hari.

Oleh karena itu, jemaah perlu memperhatikan kondisi ini khususnya yang melangsungkan ibadah umrah pada Desember 2025 sampai Februari 2026. Persiapan yang matang akan membuat jemaah lebih nyaman dan khusyuk dalam beribadah.

Tips Pakaian untuk Jemaah Umrah Musim Dingin

Dilansir dari situs Pilgrim Knowledge dan arsip detikHikmah, ada beberapa tips yang bisa diterapkan oleh jemaah umrah yang melangsungkan ibadah pada musim dingin. Berikut di antaranya.

1. Bawa Jaket yang Tebal

Selain pakaian ihram, hendaknya jemaah membawa jaket yang lebih tebal untuk dikenakan pada malam hari. Selain itu, pada siang hari jemaah bisa mengenakan jaket tipis, syal, serta kaus kaki untuk menjaga suhu tubuh. Perlu dipahami, pakaian ini dikenakan di luar rangkaian ihram.

Jemaah wanita bisa mengenakan gamis berbahan tebal dan outer yang nyaman. Pakaian tersebut harus menutupi aurat.

2. Sepatu Tertutup

Gunakan sepatu yang tertutup dengan sirkulasi udara yang baik. Fungsi sepatu tersebut untuk memberi kehangatan di tengah cuaca yang dingin.

3. Topi dan Syal

Topi dan syal yang ringan serta praktis bisa melindungi kepala dan wajah jemaah umrah dari angin dingin. Begitu pula dengan syal.

4. Masker dan Pelembab Kulit

Masker bagi jemaah umrah dimaksudkan untuk melindungi pernapasan, sedangkan pelembab kulit membantu mencegah kulit kering karena udara dingin.

Tips Persiapan Awal Umrah ketika Musim Dingin

Masih dari sumber yang sama, berikut beberapa tips memilih maskapai dan packing yang bisa diterapkan jemaah umrah musim dingin.

1. Booking Lebih Awal

Biasanya, banyak paket umrah yang sudah termasuk pemesanan hotel ketika musim dingin. Dengan begitu, booking lebih awal meminimalkan biaya yang dikeluarkan oleh jamaah umrah.

2. Pilih Maskapai yang Andal

Pastikan jemaah umrah memilih maskapai yang andal. Dengan begitu, jemaah tidak mengalami kendala tertentu sejak keberangkatan.

3. Kemas Barang Bawaan Sesuai Limit Penerbangan

Barang bawaan yang dikemas jemaah harus dipastikan sesuai dengan limit yang diterapkan penerbangan sehingga keberangkatan bisa berjalan lancar tanpa kendala.

Tips Kesehatan dan Keselamatan Selama Umrah Musim Dingin

1. Pastikan Tubuh Tetap Hangat

Tips yang pertama ketika melangsungkan umrah pada musim dingin yaitu memastikan tubuh tetap hangat dan suhu terlalu panas. Artinya, jemaah harus memperhatikan lapisan pakaian agar terhindar dari kepanasan.

Area yang terlalu ramai bisa membuat jemaah merasa kepanasan, karenanya pilihlah pakaian berlapis yang mudah dikenakan dan dilepas.

2. Pastikan Kulit Terlindungi

Udara dingin membuat kulit kering. Oleh karena itu, jemaah harus membawa pelembab untuk membantu mencegah kekeringan pada kulit atau pecah-pecah.

3. Pantau Gejala Flu

Jika ada gejala penyakit seperti flu, termasuk menggigil atau sakit tenggorokan hendaknya konsumsi vitamin agar tidak parah. Jika memburuk, segera cari pertolongan medis.

4. Istirahat yang Cukup

Jemaah umrah musim dingin harus beristirahat, terutama ketika bepergian dengan anak-anak atau lansia. Dengan begitu, tubuh bisa melangsungkan ibadah dengan baik.




(aeb/kri)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads