Suhu Arab Saudi Pekan Ini Diprediksi di Bawah Nol Derajat

Suhu Arab Saudi Pekan Ini Diprediksi di Bawah Nol Derajat

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Senin, 29 Des 2025 18:30 WIB
Suhu Arab Saudi Pekan Ini Diprediksi di Bawah Nol Derajat
Salju menyelimuti lereng bukit di Tabuk saat suhu turun tajam di seluruh wilayah tersebut. Foto: SPA via GulfNews
Jakarta -

Arab Saudi tengah memasuki musim dingin. Pusat Meteorologi Nasional (NCM) memprediksi gelombang dingin ketiga akan melanda beberapa wilayah Kerajaan mulai lusa dengan suhu turun di bawah nol.

Dilansir Saudi Gazette, Senin (29/12/2025), NCM memperkirakan suhu akan turun tajam di sebagian wilayah Al-Jouf, Perbatasan Utara, Hail Qassim, dan Riyadh. Suhu minimum berkisar antara 3°C hingga 1°C di bawah nol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penurunan suhu ini akan terjadi pada Rabu dan Kamis. Fenomena ini menandai masuknya gelombang dingin ketiga pada 2025.

Cuaca ekstrem sebelumnya melanda wilayah utara Saudi, termasuk Hail dan Tabuk. Wilayah pegunungan diselimuti salju.

ADVERTISEMENT

Bagi jemaah umrah, meskipun Makkah dan Madinah tidak terdampak penurunan suhu secara langsung seperti wilayah utara, tetapi pengaruh hembusan angin dingin tetap akan terasa, terutama saat waktu subuh dan malam hari.

Menurut prakiraan cuaca, suhu siang hari di Makkah saat ini berada di kisaran 27-30°C dan suhu malam hari akan turun mencapai 16° C.

Tips Umrah di Musim Dingin

Agar ibadah tetap khusyuk dan kesehatan tetap terjaga di tengah cuaca dingin, diperlukan persiapan fisik dan perlengkapan yang matang. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan jemaah.

1. Gunakan Pakaian yang Tepat

Jemaah disarankan untuk membawa pakaian hangat ringan, terutama untuk salat Subuh dan Isya. Jaket tipis, syal, dan kaus kaki untuk menjaga suhu tubuh. Untuk jemaah laki-laki, jaket digunakan di luar rangkaian ihram. Sementara jemaah perempuan, memilih gamis berbahan agak tebal dan outer yang nyaman.

2. Persiapan Sebelum Hujan

Disarankan untuk membawa payung lipat atau jas hujan ringan. Gunakan alas kaki yang tidak licin, karena lantai masjid dan pelataran bisa saja basah karena hujan.

3. Gunakan Masker dan Pelembab Kulit

Angin dan debu dapat menyebabkan iritasi ringan. Masker dapat membantu melindungi saluran pernapasan, dan pelembab kulit dapat mencegah kulit kering akibat udara dingin.

4. Jaga Asupan yang Baik

Minum air putih secara rutin meski tidak merasa haus. Perbanyak makan makanan hangat dan bernutrisi. Serta, siapkan vitamin dan obat-obatan pribadi, terutama bagi lansia.

5. Atur Waktu Ibadah dan Istirahat

Jika memungkinkan, lakukan thawaf dan sai pada pagi atau siang hari ketika suhu sedang hangat. Manfaatkan waktu istirahat sebaik mungkin agar stamina tetap terjaga selama melaksanakan ibadah.

6. Jaga Kekhusyukan Ibadah

Cuaca dingin tidak menjadi penghalang dalam meraih kekhusyukan ibadah. Suasana sejuk di Tanah Suci dapat menjadi momentum untuk lebih fokus dalam berdoa, berdzikir, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Niatkan beribadah dengan segala kondisi yang ada, dan jangan lupa untuk saling membantu agar perjalanan umrah menjadi pengalaman yang berkesan.




(kri/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads