Mulai tahun ini, jemaah haji dan umrah yang tiba Madinah, hanya punya kesempatan memasuki Raudhah satu kali dalam satu tahun.
Raudhah merupakan taman surga di dalam Masjid Nabawi yang disebut langsung oleh Nabi Muhammad SAW. Saat beribadah haji dan umrah, setiap jemaah berharap mengunjungi Raudhah sebagai bagian dari kunjungannya ke Tanah Suci.
"Sekarang di Madinah, ketika solat di Raudhah prosedurnya satu tahun sekali ke Raudhah," ujar Muhammad Amin Indragiri Ketua Dewan Direksi Mashariq usai menjadi pemateri dalam Bimtek PPHI Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa malam (26/3/2024).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Wahai Rasulullah, Kami Rindu Selalu Rindu |
Ketentuan ini, kata Amin, juga berlaku untuk jemaah haji dan umrah warna negara Arab Saudi.
Untuk jemaah haji Indonesia 2024, untuk memasuki Raudhah akan diatur oleh Mashariq. "Akan ada petugas di sana," tambahnya.
Setelah pandemi, pemerintah Arab Saudi menerapkan aplikasi Nusuk untuk masuk Raudhah. Surat izin akan diperoleh jemaah setelah petugas bimbingan ibadah memprosesnya ke kantor daerah kerja (Daker) Madinah setelah reservasi berhasil di aplikasi Nusuk.
Setelah reservasi berhasil, jemaah menerima pesan konfirmasi dan diberi barcode. Barcode tidak dapat digunakan untuk masuk Raudhah sebelum waktu yang telah ditentukan.
(lus/lus)












































Komentar Terbanyak
Wamenhaj Dahnil Anzar Nilai Presiden Prabowo Layak Jadi Bapak Haji Indonesia
Mengapa Nabi Isa Disebut Belum Wafat dalam Islam?
Secara Hisab, Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026