Jakarta - Festival Beduk 2026 Jakarta Selatan digelar meriah di halaman Kantor Wali Kota. Ajang ini jadi ruang kreativitas dan pelestarian seni tradisional saat Ramadan.
Galeri detikHikmah
Festival Beduk Semarakkan Ramadan di Jakarta Selatan
Peserta menampilkan atraksi tabuhan beduk pada Festival Beduk 2026 tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan di Halaman Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026). Festival ini sebagai ajang pelestarian seni tradisional menyemarakkan Ramadan.
Peserta menampilkan atraksi tabuhan beduk pada Festival Beduk 2026 tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan di Halaman Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026). Festival ini sebagai ajang pelestarian seni tradisional menyemarakkan Ramadan.
Sebanyak 10 grup dari berbagai kecamatan di Jakarta Selatan tampil kompak memadukan tabuhan bedug, koreografi, dan kekuatan ritme yang menggema di area acara.
Sebanyak 10 grup dari berbagai kecamatan di Jakarta Selatan tampil kompak memadukan tabuhan bedug, koreografi, dan kekuatan ritme yang menggema di area acara.
Warga memadati halaman Kantor Wali Kota Jakarta Selatan untuk menyaksikan Festival Beduk 2026, memberikan sorak dukungan dan tepuk tangan sepanjang penampilan.
Warga memadati halaman Kantor Wali Kota Jakarta Selatan untuk menyaksikan Festival Beduk 2026, memberikan sorak dukungan dan tepuk tangan sepanjang penampilan.
Peserta mengenakan kostum bernuansa Islami dengan warna-warna cerah yang menambah semarak suasana.
Peserta mengenakan kostum bernuansa Islami dengan warna-warna cerah yang menambah semarak suasana.
Aksi tabuhan beduk yang energik dan penuh kekompakan menjadi daya tarik utama dalam festival budaya tahunan tersebut.
Aksi tabuhan beduk yang energik dan penuh kekompakan menjadi daya tarik utama dalam festival budaya tahunan tersebut.
Panggung utama Festival Beduk 2026 Jakarta Selatan menampilkan deretan grup terbaik yang bersaing secara sportif dalam balutan seni tradisi.
Panggung utama Festival Beduk 2026 Jakarta Selatan menampilkan deretan grup terbaik yang bersaing secara sportif dalam balutan seni tradisi.
Trofi juara pertama, kedua, dan ketiga terpajang di atas panggung sebagai simbol apresiasi bagi peserta terbaik.
Trofi juara pertama, kedua, dan ketiga terpajang di atas panggung sebagai simbol apresiasi bagi peserta terbaik.

Komentar Terbanyak
Korupsi Makin Parah, MUI Dorong Pemerintah Terapkan Hukuman Mati bagi Koruptor
5 Hewan yang Boleh Dibunuh dalam Islam
Muhammadiyah Jadi Organisasi Indonesia Pertama di Dewan Muslim Inggris