Yerusalem - Yerusalem jadi ruang perjumpaan iman. Kota tua ini menyatukan sejarah Yahudi, Kristen, dan Islam.
Galeri detikHikmah
Potret Yerusalem Kota Suci Tiga Agama
Umat Yahudi berdoa di depan tembok ratapan di kawasan Kota Tua Yerusalem (Al Quds), Jumat (13/2/2026). Sebagai kota berlapis sejarah, Yerusalem menjadi titik temu tradisi spiritual yang terus hidup dan menarik peziarah dari berbagai penjuru dunia.
Warga Yahudi berjalan di pasar kawasan Kota Tua Yerusalem (Al Quds), Jumat (13/2/2026). Aktivitas pasar di sekitar Tembok Barat mencerminkan denyut keseharian yang berdampingan dengan nilai religius yang kuat.
Umat Islam beribadah di dalam Masjid Dome of the Rock (kubah batu) di area Masjidil Aqsa, kawasan Kota Tua Yerusalem (Al-Quds), Jumat (13/2/2026). Kawasan Masjid Al Aqsa menjadi simbol penting perjalanan sejarah Islam sekaligus pusat kegiatan ibadah hingga kini.
Suasana kubah batu yang berada di dalam Masjid Dome of the Rock di area Masjidil Aqsa, kawasan Kota Tua Yerusalem (Al-Quds), Jumat (13/2/2026). Kemegahan arsitektur Dome of the Rock memperlihatkan warisan seni dan spiritual yang telah bertahan selama berabad-abad.
Foto suasana Masjid Dome of the Rock di kawasan Kota Tua Yerusalem (Al-Quds), Jumat (13/2/2026). Lingkungan bersejarah ini menggambarkan pertemuan budaya dan keyakinan yang membentuk identitas kota tua tersebut.
Umat Islam beribadah di dalam goa di Masjid Dome of the Rock (kubah batu), area Masjidil Aqsa, kawasan Kota Tua Yerusalem (Al Quds), Jumat (13/2/2026). Ruang ibadah bawah tanah ini menjadi bagian dari tradisi spiritual yang menambah kedalaman makna kawasan suci tersebut.
Umat Kristen Ortodox asal Armenia berjalan usai mengunjungi Kapel Kenaikan Yesus Kristus di Distrik At Tur, kawasan Kota Tua Yerusalem (Al-Quds), Jumat (13/2/2026). Ziarah ke Kapel Kenaikan Yesus Kristus menunjukkan kuatnya jejak sejarah Kekristenan di wilayah ini.
Wisatawan beristirahat dengan latar belakang Masjid Dome of the Rock di kawasan Kota Tua Yerusalem (Al-Quds), Jumat (13/2/2026). Kawasan ini terus menjadi tujuan wisata religi yang mempertemukan sejarah, arsitektur, dan keberagaman tradisi.












































Komentar Terbanyak
Perkiraan 1 Ramadan 2026: Pemerintah, BRIN, Muhammadiyah dan NU
Gaji ASN Nunggak 2 Bulan, Kemenhaj-Kemenag Saling Tuding
Keseharian Rasulullah yang Jarang Diketahui Orang