Gaza - Hampir 200 situs bersejarah telah rusak bahkan hancur akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza. Salah satunya Masjid Omari, bangunan paling ikonik di Gaza.
Galeri detikHikmah
Lagi, Masjid Bersejarah di Gaza Hancur Dibombardir Israel
Warga Palestina memeriksa lokasi serangan Israel di sebuah masjid, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas, di Rafah di Jalur Gaza selatan, Rabu (24/1/2024). Hampir 200 situs bersejarah telah rusak atau hancur akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza dalam 100 hari terakhir, menurut Kementerian Kebudayaan Palestina dan kantor media pemerintah yang dikelola Hamas.
Banyak gereja dan masjid kuno serta museum diyakini telah dilenyapkan, sementara sejumlah bangunan budaya lainnya terkena dampaknya.
Masjid Omari, bangunan paling ikonik di Gaza dan bangunan tertua yang berusia berabad-abad, sebagian besar telah hancur. Meliputi area seluas sekitar 4.000 meter persegi, masjid ini awalnya merupakan gereja Bizantium abad kelima dan telah menjadi situs suci umat Kristen atau Muslim sejak saat itu.
Di antara bangunan dan situs bersejarah yang hancur juga terdapat Gereja Ortodoks Yunani Saint Porphyrius, yang diyakini sebagai gereja tertua ketiga di dunia, pemakaman Romawi berusia 2.000 tahun yang ditemukan di utara Gaza tahun lalu, dan delapan museum.
Serangan balasan yang dilakukan pasukan Israel sejak 7 Oktober 2023 silam telah menewaskan lebih dari 25 ribu orang di Jalur gaza. Sekitar 75 persen di antaranya adalah wanita, anak-anak, dan orang tua, menurut pemerintah yang dikelola Hamas.












































Komentar Terbanyak
Pertama Kali! Kemenag Gelar Natal Bersama Kristen-Katolik di TMII
Ada Aduan Penggelapan Dana Haji Furoda 2025, Kemenhaj Panggil Pihak Travel
Apakah Boleh Membuat Bangunan di Atas Kuburan Orang Tua?