Sholat dhuha adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Sholat dhuha dilakukan ketika waktu matahari naik sepenggalah hingga mendekati waktu sholat Zuhur.
Meneladani tuntunan Rasulullah SAW, sholat dhuha dikerjakan sekurang-kurangnya dua rakaat dan paling banyak dua belas rakaat.
Ibadah ini memiliki banyak keistimewaan, mengingat terdapat doa khusus yang dibacakan setelah menunaikan sholat dhuha.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Simak penjelasan doa setelah sholat dhuha dalam ulasan berikut ini.
Bacaan Niat Sholat Dhuha Lengkap: Arab, Latin dan Artinya
Selayaknya sholat pada umumnya, sholat dhuha wajib diawali dengan niat. Berikut adalah bacaan niat sholat dhuha lengkap dalam tulisan Arab, latin dan terjemahan bahasa Indonesia yang dihimpun dari buku 71 Doa Harian Disertari Doa-doa Ibadah Lengkap karya K.H. M. Yusuf Chudlori.
أصَلِّي سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
Arab-latin: Ushallî sunnatadh-dhuha rak'ataini mus-taqbilal-qiblati lillâhi taʻâlâ.
Artinya: "Saya berniat sholat dhuha dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."
Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha Lengkap: Arab, Latin dan Artinya
Berikut adalah bacaan doa setelah sholat dhuha lengkap dalam tulisan Arab, latin beserta artinya.
Doa Setelah Sholat Dhuha Arab
بسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَالُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاتُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَانْزِلْهُ وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجُهُ وَإِنْ كَانَ مُعْسَرًا فَيَسَرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبُهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ وَعِصْمَتِكَ. اللَّهُمَّ أَتِنِي مَا أَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.
Doa Setelah Sholat Dhuha Latin
Bismillahir-rahmânir-rahîm. Allâhumma innadh-dhuha'a dhuha'uka wal-baha'a ba-hâ'uka wal-jamâla jamâluka wal-quwwata quwwatuka wal-qudrata qudratuka wal-'ish-mata 'ishmatuk. Allâhumma in kâna rizqî fis-samâ'i fa anzilhu, wa in kâna fil-ardhi fa akhrijhu, wa in kâna mu'siran fa yassirhu, wa in kâna harâman fa thahhirhu, wa in kâna ba'îdan fa qarribhu, bi haqqi dhuha'ika wa baha'ika wa jamâlika wa quwwâtika wa qudratika wa 'ishmatika. Allâhumma âtinî mâ âtaita 'ibâdikash-shâlihîn. Wal-hamdu lillâhi rabbil-'âlamîn.
Doa Setelah Sholat Dhuha Terjemahan Bahasa Indonesia
"Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, cahaya juga cahaya-Mu, kebaikan itu juga kebaikan-Mu, kekuatan itu juga kekuatan-Mu, kekuasaan itu juga kekuasaan-Mu, pemeliharaan itu juga pemeliharaan-Mu. Ya Allah, kalau rezeki kami berada di langit maka turunkanlah, kalau berada di bumi maka keluarkanlah, kalau sulit maka mudahkanlah, kalau haram maka halalkanlah, kalau jauh maka dekatkanlah, dengan waktu dhuha-Мu, cahaya, kebaikan, kebenaran, kekuatan, kekuasaan dan pemeliharaan-Mu. Ya Allah, berilah kami apa yang telah Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."
Keutamaan Doa Setelah Sholat Dhuha
Ibadah sholat dhuha beserta doa yang dipanjatkan setelahnya memiliki keutamaan yang luar biasa. Menurut sebuah hadits yang terdapat dalam Riyadhus Shalihin karya Imam an-Nawawi, dua rakaat sholat dhuha bisa mencukupi sedekah seluruh persendian manusia.
وعَنْ أَبِي ذَر رَضِي اللَّه عَنْهُ ، عن النبي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم قال : " يُصبحُ عَلَى كُلِّ سُلامَى مِنْ أحدِكُمْ صدقَةٌ : فَكُلُّ تَسبيحة صدقة ، وكل تحميدة صدقة ، وكل تهليلةٍ صَدَقَةٌ ، وَكُلُّ تكبيرة صدقة ، وأمر بالمعروف صدقة ، ونهي عن المُنْكَرِ صدقَةً ، ويُجْزِى من ذلك ركعتان يركَعُهُما مِنَ الضحى » رواه مسلم .
Artinya: Dari Abu Zar RA, dari Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda, "Setiap ruas tulang dari seorang di antara engkau semua itu harus ada sedekahnya pada setiap pagi harinya, maka setiap sekali tasbih, bacaan Subhanallah adalah sedekah, setiap sekali tahmid, bacaan Alhamdulillah adalah sedekah, setiap sekali tahlil, bacaan La ilaha ilallah adalah sedekah, setiap sekali takbir, bacaan Allahu Akbar adalah sedekah, memerintahkan kepada kebaikan adalah sedekah, melarang dari kemungkaran adalah sedekah dan yang sedemikian itu dapat dicukupi oleh dua rakaat yang dilakukan oleh seseorang dari sholat dhuha." (HR Muslim)
Dijelaskan dalam buku Ampuhnya Fadhilah Dzikir & Doa Setelah Shalat Fardhu & Sunnah karya H. M. Amrin Ra'uf, bahkan Allah SWT menjanjikan kelimpahan karunia-Nya kepada mereka yang mengerjakan sholat dhuha.
Allah SWT berfirman,
وَالضُّحَى وَالَّيْلِ إِذَا سَجَى مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَى وَلَلْآخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْأُولَى وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَى
Artinya: "Demi waktu duha dan demi waktu malam apabila telah sunyi, Tuhanmu (Nabi Muhammad) tidak meninggalkan dan tidak (pula) membencimu. Sungguh, akhirat itu lebih baik bagimu daripada yang permulaan (dunia). Sungguh, kelak (di akhirat nanti) Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu sehingga engkau rida." (QS Adh-Dhuha: 1-5)
Melalui penggalan surah di atas, Allah SWT menegaskan bahwa Dia tidak akan meninggalkan hamba-Nya dan tidak akan pernah abai terhadap hamba-Nya yang berusaha dan berupaya untuk memenuhi kehidupannya.
Oleh karena itu, sholat dhuha dan doa setelahnya diyakini memiliki banyak keutamaan, di antaranya adalah mempermudah segala urusan, menyehatkan badan, membuka pintu rezeki yang berkah, disegani oleh relasi bisnis, dan menjauhkan diri dari berbagai macam tipu daya.
