Berdagang merupakan salah satu jalan mencari rezeki dalam Islam. Setiap pedagang tentu berharap dagangannya laris, pembeli berdatangan, dan keuntungan terus mengalir.
Namun, saat dagangan sepi, sebagian orang bisa tergoda mengambil jalan pintas yang dilarang syariat, seperti mendatangi dukun, menggunakan jimat, atau penglaris gaib.
Padahal, pedagang dapat berikhtiar dengan cara yang sesuai syariat, salah satunya melalui doa. Lantas, apa saja doa penglaris dagangan yang diajarkan dalam Islam?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bacaan Doa Penglaris Dagangan
Doa agar Dagangan Laris dan Menguntungkan
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِي رِزْقًا حَلَالاً وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعْبِ وَلَا مَشَقَّةٍ وَلَا ضَيْرٍ وَلَا نَصَبٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ.
Allahumma inni as aluka antarzuqani rizqan halalan wasi'an thayyiban min ghairi ta'bin wa la masyaqqatin wa la dhairin wa la nashabin innaka 'ala kulli syai-in qadir
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar melimpahkan rezeki kepadaku berupa rezeki yang halal, luas, dan tanpa susah payah, tanpa memberatkan, tanpa membahayakan dan tanpa rasa lelah dalam memperolehnya. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu."
Doa agar Berhasil dalam Berdagang
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ صِحَةً فِي إِيْمَانٍ وَإِمَانًا فِي حُسْنِ خُلُقٍ وَنَجَاحًا يَتْبَعُهُ فَلَاحٌ وَرَحْمَةٌ مِنْكَ وَعَافِيَةً وَمَغْفِرَةً مِنْكَ وَرِضْوَانًا
Allahumma inni as aluka shihhatan fi imanin wa imanan fi husni khuluqin wa najahan yatba'uhu falahun wa rahmatan minka wa'afiyatan wa maghfiratan minka wa ridhwana
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kemurnian iman dan akhlak yang terpuji, kesuksesan yang disertai dengan keberuntungan, serta aku memohon rahmat, kesehatan, pengampunan, dan keridaan dari-Mu."
Doa agar Bisnis Dibukakan Jalan yang Terang
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحبِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيمِ
Allahumma shalli 'ala sayyidina muhammadinil fatihi lima ughliqa wal khatimi lima sabaqa nashiril haqqi wal hadi ila shiratikal mustaqim wa 'ala alihi washahbihi haqqa qadrihi wamiqdarihil 'azhim
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keagungan atas tuan kami Nabi Muhammad yang menjadi pembuka bagi segala yang terkunci yang menjadi penutup bagi segala yang dahulu, yang memperjuangkan kebenaran dengan kebenaran yang menunjukkan kepada-Mu yang lurus, dan juga atas keluarga dan para sahabatnya dengan hak kapasitas dan derajat yang agung."
Doa Memohon Kelancaran dalam Usaha
اللَّهُمَّ رَضْنِي بِقَضَائِكَ وَبَارِكْ لِي فِيْمَا قُدْرَ حَتَّى لَا أُحِبَّ تَعْجِيْلَ مَا أَخَّرْتَ وَلَا تَأْخِيرُ مَا عَجَّلْتَ
Allahumma radhdhini biqadhaika wa barik li fima quddira hatta la uhba ta'jila ma akhkharta wa la ta'khira ma 'ajjalta
Artinya: "Ya Allah, ridailah aku dengan ketentuan-Mu dan berkahilah aku atas apa yang telah ditentukan sehingga aku tidak menginginkan dipercepatnya sesuatu yang telah Engkau tangguhkan dan ditangguhkannya sesuatu yang telah Engkau percepat."
Doa agar Mendapatkan Keberkahan Usaha
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي أَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُلُوْبِنَا وَأَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ.
Allahumma barik lana fi asma'ina wa absharina wa qulubina wa azwajna wa dzurriyyatina watub 'alaina innaka antattawwaburrahim
Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami dalam pendengaran kami, penglihatan kami, hati kami, istri-istri kami, dan anak keturunan kami, dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat dan Maha Penyayang."
Larangan Menggunakan Dukun atau Sihir sebagai Penglaris
Dalam Islam, meminta bantuan kepada dukun atau menggunakan pesugihan tergolong perbuatan syirik yang dapat menggugurkan iman dan menghapus keberkahan harta.
Sebagai seorang Muslim, jalan terbaik untuk menjemput kelancaran rezeki adalah dengan memadukan ikhtiar kerja keras secara jujur dan menggantungkan harapan penuh kepada Allah SWT melalui jalur doa.
Mengutip kitab Riyadhus Shalihin karya Imam Nawawi, diriwayatkan sebuah hadits dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Jauhilah tujuh dosa yang membinasakan! Di antaranya menyekutukan Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang dibenarkan syariat, memakan riba, memakan harta anak yatim, melarikan diri dari medan perang saat berkecamuk perang, dan menuduh berzina wanita mukmin yang telah bersuami dan bersih." (HR. Bukhari)
