Doa Tolak Bala Rebo Wekasan, Bacaan Lengkap: Arab, Latin dan Artinya

Doa Tolak Bala Rebo Wekasan, Bacaan Lengkap: Arab, Latin dan Artinya

Devi Setya - detikHikmah
Senin, 10 Agu 2026 20:45 WIB
Muslim man praying in the mosque
Foto: Getty Images/iStockphoto/FOTOKITA
Jakarta -

Rebo Wekasan merupakan istilah yang digunakan masyarakat untuk menyebut Rabu terakhir pada bulan Safar. Di sejumlah daerah, hari tersebut diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti pengajian, zikir, doa bersama, salat sunah, dan sedekah.

Salah satu amalan yang sering dilakukan adalah membaca doa tolak bala Rebo Wekasan. Doa tersebut pada dasarnya merupakan permohonan kepada Allah SWT agar diberikan keselamatan dan dijauhkan dari berbagai musibah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, perlu dipahami bahwa tidak ada doa khusus yang ditetapkan Rasulullah SAW dengan nama "doa tolak bala Rebo Wekasan". Karena itu, doa yang dibaca sebaiknya menggunakan doa-doa yang memiliki dasar dalam Al-Qur'an dan hadits, atau doa umum untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda,

ADVERTISEMENT

"Tidak ada penularan (penyakit dengan sendirinya), tidak ada thiyarah (takhayul kesialan karena sesuatu), tidak ada hamah (burung hantu sebagai tanda celaka), dan tidak ada shafar (bulan sial)." (HR. Bukhari dan Muslim)

Apa Itu Doa Tolak Bala?

Mengutip buku Doa-Doa Pilihan karya KH Ahmadi Isa, doa tolak bala merupakan doa yang berisi permohonan kepada Allah SWT agar seseorang, keluarga, dan masyarakat dijauhkan dari berbagai bentuk keburukan dan musibah.

Bala dapat berupa berbagai macam ujian, seperti penyakit, bencana, kesulitan, kecelakaan, maupun keburukan lainnya.

Dalam Islam, seorang muslim dianjurkan untuk selalu berdoa dan memohon perlindungan kepada Allah SWT. Doa bukan hanya dilakukan ketika musibah telah terjadi, tetapi juga sebagai bentuk ikhtiar agar Allah SWT memberikan keselamatan.

Tidak Ada Doa Khusus Rebo Wekasan

Sebelum mengamalkan doa tolak bala pada Rebo Wekasan, penting mengetahui kedudukannya dalam Islam.

Tidak terdapat dalil sahih yang secara khusus menetapkan satu bacaan doa tertentu untuk Rabu terakhir bulan Safar. Begitu pula tidak ada tuntunan dari Rasulullah SAW yang mengajarkan doa khusus Rebo Wekasan.

Karena itu, apabila seseorang berdoa pada hari tersebut, hendaknya diniatkan sebagai doa umum untuk memohon perlindungan Allah SWT, bukan karena meyakini bahwa ada bacaan tertentu yang secara khusus disyariatkan pada Rebo Wekasan.

Doa Tolak Bala

Dirangkum dari buku Zikir Lengkap Pagi-Sore karya Ahmad Rasyid, berikut beberapa doa yang dapat diamalkan untuk memohon keselamatan dan perlindungan dari musibah.

1. Doa Tolak Bala

اللَّهُمَّ افْتَحْ لَنَا أَبْوَابَ الخَيْرِ وَأَبْوَابَ البَرَكَةِ وَأَبْوَابَ النِّعْمَةِ وَأَبْوَابَ الرِّزْقِ وَأَبْوَابَ القُوَّةِ وَأَبْوَابَ الصِّحَّةِ وَأَبْوَابَ السَّلَامَةِ وَأَبْوَابَ العَافِيَةِ وَأَبْوَابَ الجَنَّةِ اللَّهُمَّ عَافِنَا مِنْ كُلِّ بَلَاءِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ وَاصْرِفْ عَنَّا بِحَقِّ القُرْآنِ العَظِيْمِ وَنَبِيِّكَ الكَرِيْمِ شَرَّ الدُّنْيَا وَعَذَابَ الآخِرَةِ،غَفَرَ اللهُ لَنَا وَلَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ العِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى المُرْسَلِيْنَ وَ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ

Latin: Allȃhummaftah lanȃ abwȃbal khair, wa abwȃbal barakah, wa abwȃban ni'mah, wa abwȃbar rizqi, wa abwȃbal quwwah, wa abwȃbas shihhah, wa abwȃbas salȃmah, wa abwȃbal 'ȃfiyah, wa abwȃbal jannah. Allȃhumma 'ȃfinȃ min kulli balȃ'id dunyȃ wa 'adzȃbil ȃkhirah, washrif 'annȃ bi haqqil Qur'ȃnil 'azhȋm wa nabiyyikal karȋm syarrad dunyȃ wa 'adzȃbal ȃkhirah. Ghafarallȃhu lanȃ wa lahum bi rahmatika yȃ arhamar rȃhimȋn. Subhȃna rabbika rabbil 'izzati 'an mȃ yashifūn, wa salȃmun 'alal mursalȋn, walhamdulillȃhi rabbil 'ȃlamȋn.

Artinya: "Ya Allah, bukalah bagi kami pintu kebaikan, pintu keberkahan, pintu kenikmatan, pintu rezeki, pintu kekuatan, pintu kesehatan, pintu keselamatan, pintu afiyah, dan pintu surga. Ya Allah, jauhkan kami dari semua ujian dunia dan siksa akhirat. Palingkan kami dari keburukan dunia dan siksa akhirat dengan hak Al-Qur'an yang agung dan derajat nabi-Mu yang pemurah. Semoga Allah mengampuni kami dan mereka. Wahai Zat yang maha pengasih. Maha suci Tuhanmu, Tuhan keagungan, dari segala yang mereka sifatkan. Semoga salam tercurah kepada para rasul. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam"

2. Doa Tolak Bala Singkat

Doa ini dibaca Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Muslim, dan Nasa'i:

اللهم إني أعوذ بك من جهد البلاء ودرك الشقاء وسوء القضاء وشمائة الأعداء

Latin: Allahumma inni a'udzubika min jahdil balaa-i wa darkisyaqa- i wa syamaatatil a'daa-i

Artinya: Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari bala yang berat, kecelakaan yang menimpa, ketentuan yang jelek, serta kejahatan musuh yang zalim.

3. Doa Dijauhkan dari Bencana

اللهـم ادفع عنا الغلاء والبلاء والوباء والفحشاء والمنكر والشيوف المختلفة والشدائد والمحن ما ظهر منها وما بطن من بلدنا هذا خاصة ومن بلدان المسلمين عامة إنك على كل شيئ قدير

Latin: Allaahummadfa' 'annal ghalaa-a, wal balaa-a, wal wabaa-a, wal fahsyaa-a, wal munkara, was-suyuufal mukhtalifata, wasy-syadaa-ida, wal mihana maa zhahara minhaa, wa maa baathana min baladinaa haadzaaa khaassatan, wa min buldaanil muslimiina'aammatan. Innaka'alaa kulli syai'in qadiir.

Artinya: Ya Allah, hindarkanlah kami dari malapetaka, bala dan bencana, kekejian dan kemungkaran, sengketa yang beraneka. kekejaman dan peperangan, yang tampak dan tersembunyi dalam negara kami khususnya, dan dalam negara kaum muslimin umumnya. Sesungguhnya Engkau Ya Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu.

3. Doa Dijauhkan dari Segala Musibah

اللهم ياوالي الولاء وياكاشف الضراء والبلاء، اصرف عنا القحط والطعون وجميع انواع البلاء، ادفع عنا شر الاعداء بحرمة سيدنا محمد المصطفى وبحرمة خديجة الكبرى وبحرمة عائشة البشري وبحرمة فاطمة الزهراء وبحرمة على المرتضى وبحرمة حسين الشهيد بكربلاء وبحرمة وما رميت اذ رميت ولكن الله رمى وبحرمة وليبلي المؤمنين منه بلاء حسنا وبحرمة خیر حافظا وهو أرحم الراحمين وبحرمة دعواهم فيها سبحنك اللهم وتحيتهم فيها سلام وآخر دعواهم ان الحمد لله رب العالمين.

Latin: Allahumma yaa waliyal walaa-I way aa kaasyifad dharraa-I wal balaa-I, ishrif 'anna syarral a'daa-I bi hurmati sayyidina muhammadinil mushtofaa wa bi hurmati khodiijatal kubraa wa bi hurmati 'aaisyatal busyraa wa bi hurmati faatimataz zahraa wa bi hurmatii 'aliyyul murtadhoo wa bi hurmati husaynu asy-syahiidu, bikarbalaa-I, wa bi hurmati wa maa ra mayta idz ramayta wa lakinnallaaha romaa wa bi hurmati yaa waliyyul mu'miniina minhu balaa-an hasanan wa bi hurmati da'waahum fiiha subhaanaka allahumma wa tahiyyatuhum fiiha salaamun wa aakhoru da'waahum an alhamdulillai rabbil 'aalamiin.

Artinya: Ya Allah, wali dari segala wali, wahai Yang Menghindarkan dari kemudaratan dan bala, hindarkan kami dari kekeringan tidak turun hujan), penyakit menular (tha'un), dan berbagai macam bala. Tolak dari kami kejahatan musuh dengan kehormatan penghulu kami, yakni Nabi Muhammad Al Musthafa, dengan kehormatan Khadijah Al-Kubra, dengan kehormatan Aisyah Al-Busyra, dengan kehormatan Fatimah Az-Zahra, dengan kehormatan 'Ali Al-Murtadha, dengan kehormatan Husain, syahid di Karbala, dengan kehormatan bukan kamu yang melempar di kala kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar, dengan kehormatan untuk mengganti bala yang menimpa orang Mukmin dengan kebaikan, dengan kehormatan hanya Allah sebaik-baik penjaga dan Dia Maha Pengasih dan Penyayang, dengan kehormatan Doa mereka terhadap semua itu. Maha Suci Engkau ya Allah, tercurah untuk mereka keselamatan, sebagai penutup Doa mereka, segala puji dan puja hanya teruntuk Allah, Tuhan Pencipta alam semesta.



(dvs/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads