Doa Meluluhkan Hati Seseorang Menurut Islam

Doa Meluluhkan Hati Seseorang Menurut Islam

Indah Fitrah Yani - detikHikmah
Selasa, 28 Jul 2026 05:45 WIB
Seorang wanita yang mengangkat kedua tangannya, berdoa kepada Allah SWT.
Ilustrasi berdoa. Foto: Pavel Danilyuk/Pexels
Jakarta -

Setiap manusia memiliki hati yang dapat berubah atas izin Allah SWT. Ketika menghadapi seseorang yang sulit menerima nasihat, bersikap keras, atau hubungan yang sedang renggang, umat Islam dianjurkan untuk memohon pertolongan kepada Allah melalui doa.

Allah SWT berfirman dalam Surah Ali Imran ayat 159 bahwa Rasulullah SAW dapat bersikap lembut kepada umatnya karena rahmat Allah. Ayat tersebut juga menjelaskan bahwa sikap keras dan berhati kasar dapat membuat orang menjauh.

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللّٰهِ لِنْتَ لَهُمْ ۚ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيْظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوْا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى الْاَمْرِۚ فَاِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِيْنَ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fabimā raḥmatim minallāhi linta lahum, wa lau kunta faẓẓan galīẓal-qalbi lanfaḍḍū min ḥaulik(a), fa'fu 'anhum wastagfir lahum wa syāwirhum fil-amr(i), fa iżā 'azamta fa tawakkal 'alallāh(i), innallāha yuḥibbul-mutawakkilīn(a).

Artinya: Maka, berkat rahmat Allah engkau (Nabi Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Seandainya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka akan menjauh dari sekitarmu. Oleh karena itu, maafkanlah mereka, mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam segala urusan (penting). Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal.

ADVERTISEMENT

Dari ayat ini dapat diketahui bahwa kelembutan hati merupakan anugerah dari Allah SWT. Seorang muslim dapat memohon kepada-Nya agar diberikan kebaikan dalam hubungan dengan orang lain serta jalan untuk memperbaiki hubungan yang kurang baik.

Berikut beberapa doa yang dapat dipanjatkan untuk memohon kebaikan hubungan dan meluluhkan hati seseorang menurut Islam:

1. Doa untuk Meluluhkan Hati Seseorang

Dikutip dari buku Intisari Doa dan Zikir yang Paling Dibutuhkan karya Mohammad Irsyad, terdapat doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW untuk memohon kemudahan dalam menghadapi suatu urusan.

Doa ini berasal dari hadits Anas bin Malik ketika Nabi SAW bersabda:

اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

Allahumma laa sahla illa maa ja'altahu sahlaa, wa anta taj'alul hazna idza syi'ta sahlaa.

Artinya: "Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan Engkau menjadikan kesulitan, jika Engkau kehendaki, pasti akan menjadi mudah."

2. Doa Nabi Daud AS untuk Meluluhkan Hati Seseorang

Dalam buku Setiap Doa Pasti Allah Kabulkan karya Abu Ezza, terdapat doa yang disebut sebagai doa Nabi Daud AS untuk memohon agar hati seseorang dilembutkan.

Berikut bacaannya:

اللَّهُمَّ لَينْ لِي قَلْبَهُ لَيَنْتَ لِدَاوُدَ الْحَدِيدِ

Allahumma laiyinli qalbahu, laiyinta li Daudal hadid.

Artinya: "Ya Allah, lembutkanlah hatinya sebagaimana Engkau melembutkan Daud (akan) besi."

3. Doa Agar Seseorang Diberikan Hati yang Lembut

Selain itu, terdapat doa yang dapat dibaca untuk memohon agar Allah memudahkan hubungan dengan seseorang dan memberikan kelembutan dalam hatinya.

اللَّهُمَّ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْكَبِيرُ وَأَنَا عَبْدُكَ الضَّعِيفُ الدَّلِيلُ الَّذِي لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ اللَّهُمَّ سَخَرُ لِيْ كَمَا سَخَّرْتَ فِرْعَوْنَ لِمُوسَى وَلَيِّنْ لِي قَلْبَهُ كَمَا لَيَنْتَ الْحَدِيدَ لِدَاوُدَ فَإِنَّهُ لَا يَنْطِقُ إِلَّا بِإِذْنِكَ نَاصِيَتُهُ فِي قَبْضَتِكَ وَقَلْبُهُ فِي يَدِكَ جَلَّ ثَناءُ وَجْهِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Allaahumma innaka antal azizul kabir. Wa anaa abduka adhdhoiifudzdzaliil. Alladzii laa haula wa laa quwwata illaa bika. Allaahumma sakhkhir lii (sebut nama orang dimaksud) kama sakhkhorta firauna li musa. Wa layyin li qolbahuu kama layyantalhadiida li dawuda. Fa innahu la yantiqu illa bi idznika. Nashiyatuhuu fii qobdhatika. Wa qolbuhuu fi yadikka. Jalla tsanau wajhik. ya arkhamar rakhimiin.

Artinya: "Ya Allah, sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar. Sedangkan aku hamba-Mu yang sangat hina dina. Tiada upaya dan kekuatan kecuali karena Engkau. Ya Allah, tundukkanlah (sebut nama orang yang dimaksud) padaku, sebagaimana Engkau telah menundukkan Firaun pada Musa AS. Dan luluhkan hatinya untukku, sebagaimana Engkau telah meluluhkan besi untuk Daud AS. Karena sungguh dia tidak akan berbicara kecuali dengan izin-Mu. Ubun-ubunnya dalam genggaman-Mu, dan hatinya di tangan-Mu. Pujian wajah-Mu telah Agung, wahai yang lebih sayang para penyayang."



(inf/aeb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads