Rasulullah Khawatir Perilaku Kaum Nabi Luth Terjadi pada Umatnya

Rasulullah Khawatir Perilaku Kaum Nabi Luth Terjadi pada Umatnya

Kristina - detikHikmah
Selasa, 23 Jun 2026 05:00 WIB
Man and womans hands coming together facing the city night lights.
Ilustrasi perilaku kaum Nabi Luth AS yang dikhawatirkan Rasulullah SAW. Foto: Getty Images/iStockphoto/kieferpix
Jakarta -

Umat Islam akan menghadapi cobaan berat pada akhir zaman. Rasulullah SAW sampai mengkhawatirkan umatnya kalau perilaku kaum Nabi Luth AS terjadi pada mereka.

Kekhawatiran Rasulullah SAW atas umatnya ini diceritakan dalam hadits Jabir bin Abdillah RA. Hadits ini dipaparkan Ibnul Jauzi dalam Dzammul Hawa.

Jabir RA mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya yang paling aku takutkan atas umatku adalah perbuatan kaum Luth." (HR Ahmad, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Al Hakim. Hadits ini shahih)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada juga riwayat serupa tapi sanadnya dinilai rusak karena ada Umar bin Shubh dan Abu Al-Jarud dalam jajaran perawinya. Berikut bunyi haditsnya:

"Sebuah hadits tentang qisas telah sampai kepadaku. Periwayat hadits ada di Mesir. Maka aku membeli unta dan mempersiapkannya sebagai kendaraan. Aku menempuh perjalanan selama satu bulan." Ia menyebutkan kisanya hingga ia berkata, "Aku bertemu dengan seorang laki-laki. Lalu ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya yang paling aku takutkan atas umatku setelahku adalah amal kaum Luth. Ingatlah, hendaklah umatku senantiasa takut azab ketika laki-laki dengan laki-laki dan perempuan dengan perempuan."

ADVERTISEMENT

Perbuatan kaum Nabi Luth AS yang dikhawatirkan Rasulullah SAW adalah menyukai sesama jenis (homoseksual). Hal keji inilah yang membuat Allah SWT murka dan mengazab kaum Nabi Luth AS.

Dalam hadits shahih yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW melaknat perbuatan tersebut. "Terlaknat! Terlaknat! Orang yang melakukan perbuatan kaum Luth." (HR Ahmad)

Ibnu Abbas RA juga meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Allah melaknat orang yang melakukan perbuatan kaum Luth, Allah melaknat orang yang melakukan perbuatan kaum Luth dan Allah melaknat orang yang melakukan perbuatan kaum Luth." (HR Ahmad, shahih)

Perilaku Keji Kaum Nabi Luth AS

Ibnu Katsir dalam Qashashul Anbiya terjemahan Umar Mujtahid mengatakan kaum Nabi Luth AS adalah kaum pertama pelaku homoseksual. Kekejian ini belum pernah dilakukan umat manusia sebelumnya. Para laki-laki meninggalkan para wanita dan memilih berhubungan dengan sesama laki-laki.

Nabi Luth AS berulang kali menyeru agar beribadah kepada Allah SWT, melarang hal-hal terlarang, keji, dan mungkar, serta perbuatan menjijikkan itu. Namun, mereka malah memilih berada dalam kesesatan dan ingkar pada Nabi Luth AS. Hingga akhirnya Allah SWT menimpakan azab. Kisah ini diceritakan dalam Al-Qur'an.

كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوْطٍ ۢبِالنُّذُرِ ٣٣ اِنَّآ اَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ حَاصِبًا اِلَّآ اٰلَ لُوْطٍ ۗنَجَّيْنٰهُمْ بِسَحَرٍۙ ٣٤ نِّعْمَةً مِّنْ عِنْدِنَاۗ كَذٰلِكَ نَجْزِيْ مَنْ شَكَرَ ٣٥ وَلَقَدْ اَنْذَرَهُمْ بَطْشَتَنَا فَتَمَارَوْا بِالنُّذُرِ ٣٦ وَلَقَدْ رَاوَدُوْهُ عَنْ ضَيْفِهٖ فَطَمَسْنَآ اَعْيُنَهُمْ فَذُوْقُوْا عَذَابِيْ وَنُذُرِ ٣٧ وَلَقَدْ صَبَّحَهُمْ بُكْرَةً عَذَابٌ مُّسْتَقِرٌّۚ ٣٨ فَذُوْقُوْا عَذَابِيْ وَنُذُرِ ٣٩ وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْاٰنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُّدَّكِرٍ ࣖ ٤٠

Artinya: "Kaum Luth pun telah mendustakan peringatan-peringatan. Sesungguhnya Kami menimpakan atas mereka badai batu, kecuali pengikut Luth. Kami menyelamatkan mereka sebelum fajar menyingsing sebagai nikmat dari Kami. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur. Sungguh, dia (Luth) benar-benar telah memperingatkan mereka akan hukuman Kami, tetapi mereka membantah peringatan itu. Sungguh, mereka benar-benar telah membujuknya berkali-kali (agar menyerahkan) tamunya (kepada mereka). Lalu, Kami butakan mata mereka. Maka, rasakanlah azab-Ku dan peringatan-peringatan-Ku! Sungguh, pada esok harinya mereka benar-benar ditimpa azab yang terus-menerus. Maka, rasakanlah azab-Ku dan peringatan-peringatan-Ku! Sungguh, Kami benar-benar telah memudahkan Al-Qur'an sebagai pelajaran. Maka, adakah orang yang mau mengambil pelajaran?" (QS Al-Qamar: 33-40)

Kaum Nabi Luth AS ini adalah penduduk Sodom di negeri Ghaur Zaghar, daerah Yordania saat ini.

Naudzubillah min dzalik.



(kri/erd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads