Dalam Al-Qur'an, kisah Nabi Musa AS memuat sejumlah doa yang dipanjatkan pada berbagai keadaan. Dari doa-doa tersebut memperlihatkan bagaimana beliau memohon pertolongan kepada Allah SWT saat menghadapi situasi yang tidak mudah.
Dalam buku Kisah-Kisah Dalam Al-Quran Makna dan Hikmah karya M. Quraish Shihab dijelaskan bahwa doa-doa Nabi Musa AS menunjukkan satu hal penting bahwa setiap usaha perlu disertai harapan kepada Allah. Sebab, sehebat apa pun usaha manusia, tetap ada hal di luar kendali yang hanya bisa diatasi dengan pertolongan-Nya.
Berikut beberapa doa Nabi Musa AS yang bisa diamalkan sesuai dengan kondisi yang dihadapi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Doa Nabi Musa Saat Tidak Memiliki Bekal
Ada masa ketika Nabi Musa AS berada dalam kondisi sangat terbatas. Setelah menolong dua perempuan memberi minum ternak, beliau justru berada dalam keadaan lelah dan tanpa bekal.
Di tengah keadaan itu, Nabi Musa AS tidak mengeluh panjang. Beliau memilih beristirahat di bawah pohon dan berdoa kepada Allah.
Dari doa yang singkat tersebut, pertolongan Allah pun datang.
Berikut bacaan doanya yang disebutkan dalam surah Al-Qashash ayat 24,
رَبِّ اِنِّيْ لِمَآ اَنْزَلْتَ اِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيْرٌ
Rabbi innī limā anzalta ilayya min khairin faqīr(un).
Artinya: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan suatu kebaikan (rezeki) yang Engkau turunkan kepadaku."
2. Doa Nabi Musa agar Dimudahkan Urusan
Saat diangkat menjadi nabi, Nabi Musa AS mendapat tugas yang cukup berat, yakni menghadapi Firaun dan mengajak kepada kebenaran.
Dalam buku Dahsyatnya Doa Para Nabi oleh Syamsuddin Noor dijelaskan bahwa pada momen itulah Nabi Musa AS memanjatkan doa untuk meminta kemudahan, kelapangan hati dan kemampuan berbicara agar pesan yang dibawa bisa dipahami.
Berikut bacaan doanya yang disebutkan dalam surah Thaha ayat 25-35,
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي وَاجْعَلْ لِي وَزِيرًا مِنْ أَهْلِي هَارُونَ أَخِي اشْدُدْ بِهِ أَزْرِي وَأَشْرِكْهُ فِي أَمْرِي كَيْ نُسَبِّحَكَ كَثِيرًا وَنَذْكُرَكَ كَثِيرًا إِنَّكَ كُنْتَ بِنَا بَصِيرًا
Rabbisyrah lii shadrii wa yassir lii amrii wahlul 'uqdatam min lisaanii yafqahuu qaulii waj'al lii waziiran min ahlii Haaruuna akhii usydud bihii uzrii wa asyrikhu fii amrii kay nusabbihaka katsiiran wa nadzkuraka katsiiran innaka kunta binaa bashiiran.
Artinya: "Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku, dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, (yaitu) Harun, saudaraku, teguhkanlah dengan dia kekuatanku, dan jadikanlah dia sekutu dalam urusanku, supaya kami banyak bertasbih kepada Engkau, dan banyak mengingat Engkau. Sesungguhnya Engkau adalah Maha Melihat (keadaan) kami."
3. Doa Nabi Musa Saat Memohon Ampunan
Suatu ketika, Nabi Musa AS tanpa sengaja memukul seseorang hingga meninggal. Menyadari hal tersebut, beliau segera memohon ampun kepada Allah SWT.
Berikut bacaan doanya yang disebutkan dalam surah Al-Qashash ayat 16,
رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي
Rabbī innī ẓalamtu nafsī faghfir lī.
Artinya: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri, maka ampunilah aku."
Baca juga: Doa Nabi Daud Saat Menghadapi Raja Jalut |
4. Doa Nabi Musa Memohon Perlindungan
Setelah peristiwa tersebut, Nabi Musa AS merasa takut karena dirinya dicari. Dalam keadaan itu, beliau meninggalkan kota dan memohon perlindungan kepada Allah SWT.
Berikut bacaan doanya yang disebutkan dalam surah Al-Qashash ayat 21,
رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
Rabbii najjinii minal qaumizh zhaalimiin.
Artinya: "Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim itu."
5. Doa Nabi Musa Memohon Kesabaran
Berikut bacaan doanya yang disebutkan dalam surah Al A'raaf ayat 126,
رَبَّنَآ اَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَّتَوَفَّنَا مُسْلِمِيْنَࣖ
Rabbanâ afrigh 'alainâ shabraw wa tawaffanâ muslimîn.
Artinya: "Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu)."
6. Doa Nabi Musa Saat Dikejar Firaun
Berikut bacaan doanya yang disebutkan dalam surah Yunus ayat 85-86,
رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ
Rabbanā lā taj'alnā fitnatal lil-qaumiẓ-ẓālimīn. Wa najjinā biraḥmatika minal-qaumil-kāfirīn.
Artinya: "Hanya kepada Allah kami berserah diri. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zhalim. Dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir."
7. Doa Nabi Musa Menghadapi Penguasa Zalim
Berikut bacaan doanya yang disebutkan dalam surah Yunus ayat 88,
رَبَّنَا لِيُضِلُّوْا عَنْ سَبِيْلِكَ ۚرَبَّنَا اطْمِسْ عَلٰٓى اَمْوَالِهِمْ وَاشْدُدْ عَلٰى قُلُوْبِهِمْ فَلَا يُؤْمِنُوْا حَتّٰى يَرَوُا الْعَذَابَ الْاَلِيْمَ
Rabbanā liyuḍillū 'an sabīlik, rabbanaṭmis 'alā amwālihim wasydud 'alā qulūbihim falā yu'minū ḥattā yarawul-'ażābal-alīm.
Artinya: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau telah memberi kepada Firaun dan pemuka-pemuka kaumnya perhiasan dan harta kekayaan dalam kehidupan dunia. Ya Tuhan kami, akibatnya mereka menyesatkan (manusia) dari jalan Engkau. Ya Tuhan kami, binasakanlah harta benda mereka dan kunci matilah hati mereka, maka mereka tidak beriman hingga mereka melihat siksaan yang pedih."
Baca juga: Doa Gempa Bumi dan Tsunami untuk Keselamatan |
(inf/kri)












































Komentar Terbanyak
Tega! Oknum KBIH Diduga Tipu 140 Jemaah Haji, Transaksi hingga Rp 1,4 M
Kenapa Laki-laki Disiapkan Bidadari sedangkan Wanita Tak Disiapkan Bidadara?
Mengapa Indonesia Tak Dapat Labbaytum Award, Penyelenggara Haji Terbaik 2026 dari Saudi?