Doa Hajat untuk Orang Sakit dan Memohon Kesembuhan

Doa Hajat untuk Orang Sakit dan Memohon Kesembuhan

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Sabtu, 23 Mei 2026 10:00 WIB
Asian muslim girl worried of her father being sick in hospital, she holds her fathers hand and pray for his health, family health insurance concept
Ilustrasi mendoakan orang sakit mohon kesembuhan. Foto: Getty Images/iStockphoto/airdone
Jakarta -

Doa hajat untuk orang sakit menjadi salah satu amalan yang bisa dipanjatkan umat Islam saat keluarga atau kerabat sedang sakit. Dalam Islam, doa termasuk bentuk ikhtiar batin untuk memohon kesembuhan kepada Allah SWT.

Selain berobat, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa dan zikir ketika menghadapi ujian sakit. Beberapa doa yang diajarkan Rasulullah SAW dapat diamalkan sebagai permohonan kesehatan dan kesembuhan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kumpulan Doa untuk Orang Sakit

Berdasarkan buku Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa karya Ust. Ahmad Zacky El-Syafa dan buku Akidah Akhlak karya H. Aminudin dan Harjan Syuhada, terdapat beberapa doa yang dapat diamalkan untuk mendoakan orang sakit sebagai bentuk kepedulian dan harapan akan kesembuhan.

1. Doa Rasulullah SAW untuk Memohon Kesembuhan

Rasulullah SAW mencontohkan sejumlah doa yang dapat dibaca saat menjenguk orang sakit. Salah satunya adalah doa berikut:

ADVERTISEMENT

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اِشْفِ أَنْتَ الشَّا فِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Aran latin: Allahumma rabban-nāsi ażhibil ba'sa isyfi antasy syafi là syifa'a illä syifa'uka syifa'an là yugadiru saqama.

Artinya: "Ya Allah, wahai Tuhan seluruh manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembuhkanlah ia, (hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya. Tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi."

2. Doa Ketika Menjenguk Sahabat yang Sakit

Doa ini adalah doa Nabi Muhammad SAW ketika menjenguk Sa'ad bin Abi Waqqash RA yang tengah terbaring sakit:

اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا ، اَللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا

Arab latin: Allaahumma isyfi sa'dan. allaahumma isyfi sa'dan, allaahumma isyfi sa'dan

Artinya: "Ya Allah... sembuhkanlah ia dalam keadaan bahagia. Ya Allah... sembuhkanlah ia dalam keadaan bahagia. Ya Allah... sembuhkanlah ia dalam keadaan bahagia." (HR Muslim)

3. Doa Ketika Menjenguk Orang Sakit agar Lekas Sembuh

أَسْأَلُ الله رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يَشْفِيكَ

Arab latin: As-Alullaaha rabbal 'arsyil 'adziimi an-yasyfiyaka (7 x)

Artinya: "Aku memohon kepada Allah Tuhan Yang Maha Agung Penguasa 'Arasy agar berkenan menyembuhkanmu (7x)." (HR Abu Dawud dan Tirmizi).

Menurut hadits Rasulullah SAW, "Barang siapa yang menjenguk orang sakit yang belum datang ajalnya, kemudian membaca doa "As-Alullaaha rabbal 'arsyil 'adziimi an-yasyfiyaka" sebanyak tujuh kali, maka Allah akan menyembuhkan dari penyakit tersebut."

4. Doa Rasulullah untuk Sahabat Salman yang Sakit

Berikut ini salah satu doa Rasulullah SAW ketika beliau menjenguk sahabat Salman yang tengah berbaring sakit:

يَا سَلْمَانُ، شَفَى اللَّهُ سَقَمَكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَعَافَاكَ فِي دِينِكَ وَجِسْمِكَ إِلَى مُدَّةِ أَجَلِكَ

Arab latin: Ya salmaanu syafallaahu saqamaka, waghafara dzanbaka, wa 'aafaaka fii dii-nika wa jismika ila muddati ajalika

Artinya: "Wahai Salman... semoga Allah menyembuhkan penyakitmu dan mengampuni dosamu, memberikan kesehatan dalam agamamu, juga badan mu sampai kelak tiba ajalmu." (HR Ibnu Sunni)

5. Doa Imam Syafi'i untuk Semua Penyakit

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، وَبِاللَّهِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِالْعَلِيِّ الْعَظِيمِ، أَسْكُنْ أَيُّهَا الْوَجَعُ سَكَنْتُكَ بِالَّذِي يُمْسِكُ السَّمَاءَ أَنْ تَقَعَ عَلَى الْأَرْضِ إِلَّا بِإِذْنِهِ، إِنَّ اللَّهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوْفٌ الرَّحِيمُ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، وَبِاللَّهِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ، أَسْكُنْ أَيُّهَا الْوَجَعُ سَكَنْتُكَ بِالَّذِي يُمْسِكُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ أَنْ تَزُوْلاً وَلَئِنْ زَالَتَا إِنْ أَمْسَكَهُمَا مِنْ أَحَدٍ مِنْ بَعْدِهِ، أَنَّهُ كَانَ حَلِيْمًا غَفُوْرًا

Arab latin: Bismillaahirrahmanirrahiim, wabillaahi walaa haula walaa quwwata illa bil-laahil 'aliyyil 'adziim, uskun ayyuhal waja' sakantuka billadzii yumsikus samaa-a 'an taqa'a 'alal ardhi illaa biidznihi, innallaaha bin naasi larauufur rahiimu. bismillaahir-rahmanirrahiim. wabillaahi walaa haula walaa quwwata illa bil-laahil 'aliyyil 'adziim, uskun ayyuhal waja' sakantuka billadzii yumsikus samaa-wati wal ardha an tazuulaa, walain zaalataa in amsakahuma min ahadim mim ba'dihi, innahu kaana haliiman ghafuura

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Demi Allah, tiada daya upaya dan kekuatan kecuali datang dari Allah Zat Yang Maha Tinggi dan Maha Agung, diamlah wahai penyakit. Aku menahanmu dengan nama Zat Yang menahan langit untuk jatuh di atas bumi kecuali atas izin-Nya. Sesungguhnya Allah kepada manusia adalah Tuhan yang Maha Belas Kasih dan Maha penyayang. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Demi Allah, tiada daya upaya dan kekuatan kecuali datang dari Allah Zat Yang Maha Tinggi dan Maha Agung, diamlah wahai penyakit. Aku menahanmu dengan nama Zat Yang menahan langit dan bumi supaya jangan lenyap. Dan sungguh jika keduanya akan lenyap tidak ada seorangpun yang dapat menahan keduanya selain Allah. Sesungguhnya Dia adalah Tuhan Yang Maha Bijaksana lagi Maha Pengampun."




(kri/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads