Doa untuk orang sakit supaya cepat sembuh merupakan salah satu amalan yang diajarkan dalam ajaran Islam sebagai bentuk ikhtiar batin ketika menghadapi ujian kesehatan. Dalam berbagai riwayat, Rasulullah SAW mencontohkan doa-doa yang dapat dibaca untuk memohon kesembuhan kepada Allah SWT.
Selain sebagai bentuk kepedulian, mendoakan orang sakit juga menjadi bagian dari sunnah yang dianjurkan. Doa-doa tersebut biasanya berisi permohonan kesembuhan, perlindungan dari penyakit, serta harapan agar diberikan kesehatan kembali oleh Allah SWT.
Doa untuk Orang yang Sakit Sesuai Sunnah Rasullulah SAW
Mengacu pada buku Akidah Akhlak Madrasah Aliyah Kelas X oleh H. Aminudin dan Harjan Syuhada, orang yang menjenguk dianjurkan untuk mendoakan yang sakit dengan memohonkan rahmat, ampunan, serta keselamatan agar penyakitnya menjadi penggugur dosa dan diberikan kesembuhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nabi Muhammad juga telah mencontohkan melalui beberapa doa yang dapat diamalkan saat menjenguk orang sakit. Berikut beberapa doa yang dianjurkan untuk dibaca.
اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اِشْفِ أَنْتَ الشَّا فِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا
Latin: Allahumma rabban-nāsi ażhibil ba'sa isyfi antasy syafi là syifa'a illä syifa'uka syifa'an là yugadiru saqama.
Artinya: Ya Allah, wahai Tuhan seluruh manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembuhkanlah ia, (hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya. Tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi.
Bacaan doa tersebut bersumber dari hadits Sa'ad bin Abi Waqash ketika Nabi Muhammad menjenguknya dalam keadaan sakit. Dalam riwayat tersebut diceritakan bahwa Nabi meletakkan tangan beliau di kening Sa'ad, lalu mengusapkannya ke wajah dan perutnya, kemudian beliau berdoa, "Ya Allah sembuhkanlah Sa'ad!" Dalam riwayat Shahih Muslim disebutkan, "Ya Allah sembuhkanlah Sa'ad. Ya Allah sembuhkanlah Sa'ad." Diulang sebanyak tiga kali. Ibnul Jauzi menjelaskan bahwa ucapan "Ya Allah sembuhkanlah Sa'ad" menjadi dalil dianjurkannya mendoakan kesehatan dan kesembuhan bagi orang yang sedang sakit.
Selain itu, diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Nabi Muhammad bersabda, "Barang siapa menjenguk orang sakit yang ajalnya belum hadir dan mengucapkan di sisinya sebanyak tujuh kali 'Saya memohon kepada Allah Yang Mahaagung, Penguasa Arsy yang agung agar berkenan menyembuhkanmu' niscaya Allah akan memberinya kesembuhan dari penyakit tersebut."
Doa Lain untuk Orang yang Sakit
Adapun doa untuk orang sakit lainnya yang dapat diamalkan adalah sebagai berikut dikutip dalam buku Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa oleh Ust. Ahmad Zacky El-Syafa, sebagai berikut:
1. Doa Ketika Menjenguk Orang Sakit Pertama
Doa ini adalah doa Nabi Muhammad SAW ketika menjenguk Sa'ad bin Abi Waqqash yang tengah terbaring sakit:
اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا ، اَللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا
Latin: Allaahumma isyfi sa'dan. allaahumma isyfi sa'dan, allaahumma isyfi sa'dan
Artinya: "Ya Allah... sembuhkanlah ia dalam keadaan bahagia. Ya Allah... sembuhkanlah ia dalam keadaan bahagia. Ya Allah... sembuhkanlah ia dalam keadaan bahagia." (HR. Muslim)
2 Doa Ketika Menjenguk Orang Sakit Kedua
أَسْأَلُ الله رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يَشْفِيكَ
Latin: As-Alullaaha rabbal 'arsyil 'adziimi an-yasyfiyaka (7 x)
Artinya: "Aku memohon kepada Allah Tuhan Yang Maha Agung Penguasa 'Arasy agar berkenan menyembuhkanmu (7x)." (HR. Abu Dawud dan Tirmizi).
Menurut hadits Rasulullah SAW, "Barangsiapa yang menjenguk orang sakit yang belum datang ajalnya, kemudian membaca doa "As-Alullaaha rabbal 'arsyil 'adziimi an-yasyfiyaka" sebanyak tujuh kali, maka Allah akan menyembuhkan dari penyakit tersebut.
3. Doa Rasulullah Untuk Sahabat Salman yang Sakit
Berikut ini salah satu doa Rasulullah SAW. ketika beliau menjenguk sahabat Salman yang tengah berbaring sakit:
يَا سَلْمَانُ، شَفَى اللَّهُ سَقَمَكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَعَافَاكَ فِي دِينِكَ وَجِسْمِكَ إِلَى مُدَّةِ أَجَلِكَ
Latin: Ya salmaanu syafallaahu saqamaka, waghafara dzanbaka, wa 'aafaaka fii dii-nika wa jismika ila muddati ajalika
Artinya: "Wahai Salman... semoga Allah menyembuhkan penyakitmu dan mengampuni dosamu, memberikan kesehatan dalam agamamu, juga badan mu sampai kelak tiba ajalmu." (HR. Ibnu Sunni)
4. Doa Imam Syafi'i Untuk Semua Penyakit
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، وَبِاللَّهِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِالْعَلِيِّ الْعَظِيمِ، أَسْكُنْ أَيُّهَا الْوَجَعُ سَكَنْتُكَ بِالَّذِي يُمْسِكُ السَّمَاءَ أَنْ تَقَعَ عَلَى الْأَرْضِ إِلَّا بِإِذْنِهِ، إِنَّ اللَّهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوْفٌ الرَّحِيمُ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، وَبِاللَّهِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ، أَسْكُنْ أَيُّهَا الْوَجَعُ سَكَنْتُكَ بِالَّذِي يُمْسِكُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ أَنْ تَزُوْلاً وَلَئِنْ زَالَتَا إِنْ أَمْسَكَهُمَا مِنْ أَحَدٍ مِنْ بَعْدِهِ، أَنَّهُ كَانَ حَلِيْمًا غَفُوْرًا
Latin: Bismillaahirrahmanirrahiim, wabillaahi walaa haula walaa quwwata illa bil-laahil 'aliyyil 'adziim, uskun ayyuhal waja' sakantuka billadzii yumsikus samaa-a 'an taqa'a 'alal ardhi illaa biidznihi, innallaaha bin naasi larauufur rahiimu. bismillaahir-rahmanirrahiim. wabillaahi walaa haula walaa quwwata illa bil-laahil 'aliyyil 'adziim, uskun ayyuhal waja' sakantuka billadzii yumsikus samaa-wati wal ardha an tazuulaa, walain zaalataa in amsakahuma min ahadim mim ba'dihi, innahu kaana haliiman ghafuura
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Pe-nyayang. Demi Allah, tiada daya upaya dan kekuatan kecuali datang dari Allah Zat Yang Maha Tinggi dan Maha Agung, diamlah wahai pe-nyakit. Aku menahanmu dengan nama Zat Yang menahan langit untuk jatuh diatas bumi kecuali atas izin-Nya. Sesungguhnya Allah kepada manusia adalah Tuhan yang Maha Belas Kasih dan Maha penyayang. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penya-yang. Demi Allah, tiada daya upaya dan kekuatan kecuali datang dari Allah Zat Yang Maha Tinggi dan Maha Agung, diamlah wahai penyakit. Aku menahanmu dengan nama Zat Yang menahan langit dan bumi su-paya jangan lenyap. Dan sungguh jika keduanya akan lenyap tidak ada seorangpun yang dapat menahan keduanya selain Allah. Sesungguh-nya Dia adalah Tuhan Yang Maha Bijaksana lagi Maha Pengampun."
Keutamaan Menjenguk Orang Sakit
Masih merujuk pada sumber yang sama, menjenguk orang sakit memiliki sejumlah keutamaan, di antaranya:
1. Menumbuhkan kesadaran untuk terus berbuat kebaikan selama diberi kesehatan.
2. Melatih kesabaran bagi yang sakit sekaligus menumbuhkan kebijaksanaan bagi yang sehat.
3. Menjadi sarana untuk memperoleh hidayah dan pertolongan dari Allah SWT.
4. Mempererat hubungan silaturahmi antara orang yang sehat dan yang sedang sakit.
5. Mendorong seseorang untuk lebih sering melakukan introspeksi diri.
(lus/lus)












































Komentar Terbanyak
Wamenhaj Dahnil Anzar Nilai Presiden Prabowo Layak Jadi Bapak Haji Indonesia
Mengapa Nabi Isa Disebut Belum Wafat dalam Islam?
Secara Hisab, Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026