Doa sapu jagat dikenal sebagai salah satu doa yang paling istimewa karena maknanya yang sangat mendalam meskipun kalimatnya ringkas. Rasulullah SAW sangat menganjurkan doa ini untuk dibaca.
Rasulullah SAW menyukai doa-doa yang singkat namun padat makna agar tidak menyulitkan umatnya. Menurut riwayat Aisyah RA, sebagaimana disebutkan dalam kitab Fiqih Sunnah 2 karya Sayyid Sabiq, Nabi SAW menyukai doa ringkas tetapi mencakup segala kebaikan.
Salah satunya adalah doa sapu sajat. Doa ini berisi permohonan kebaikan dunia dan akhirat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bacaan Doa Sapu Jagat
Berikut adalah lafal doa yang dapat diamalkan oleh setiap muslim setelah melaksanakan salat:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Arab latin: Rabbanā, ātinā fid dunyā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā 'adzāban nār.
Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."
Keutamaan Luar Biasa Doa Sapu Jagat
Mengutip buku Rahasia Dahsyat Energi Sapu Jagat karya M. Ghofur Khalil, doa sapu jagat dianggap sebagai salah satu permohonan terbaik. Ibnu Katsir mengatakan doa sapu jagat mencakup permohonan seluruh kebaikan, baik di dunia maupun di akhirat, sekaligus perlindungan dari berbagai keburukan.
Kebaikan dunia dalam doa ini bisa dimaknai sebagai kesehatan, rezeki yang lancar, tempat tinggal yang nyaman, hingga ilmu yang bermanfaat. Sedangkan kebaikan akhirat meliputi masuk surga, dimudahkan saat hisab, serta dijauhkan dari rasa takut di hari kiamat.
Dalam buku Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa karya Ustaz Ahmad Zacky El-Syafa, disebutkan beberapa keutamaan dari doa sapu jagat, di antaranya:
- Mendapat ketenangan, keselamatan, dan kecukupan rezeki
- Dijauhkan dari berbagai keburukan
- Dimudahkan saat menghadapi hari perhitungan di akhirat
- Diberi kemudahan dalam menjalankan perintah Allah SWT
- Mendapatkan ampunan serta surga dari Allah SWT
Dengan keutamaan tersebut, doa sapu jagat sangat dianjurkan untuk dibaca setelah salat maupun dalam berbagai kesempatan lainnya.
Wallahu a'lam.
(hnh/kri)












































Komentar Terbanyak
Anggaran Sewa Laptop & Meja Disebut Terlalu Besar, Kemenag: Ini Jauh Lebih Efisien
Kenapa Mayoritas Penduduk Madinah Dulu Beragama Yahudi?
MUI Kecam Pimpinan Ponpes di Pati yang Perkosa Santriwati: Perbuatan Terkutuk!