Doa Setelah Dhuha untuk Anak Sekolah dan Ujian

Doa Setelah Dhuha untuk Anak Sekolah dan Ujian

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Selasa, 14 Apr 2026 08:00 WIB
Doa Setelah Dhuha untuk Anak Sekolah dan Ujian
Ilustrasi berdoa. (Foto: Pexels)
Jakarta -

Menghadapi ujian sering kali membuat anak sekolah menjadi tegang dan cemas. Selain belajar dengan giat, berdoa juga menjadi salah satu kunci untuk meraih keberhasilan. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan untuk membuka pintu kemudahan adalah salat Dhuha.

Lantas, bagaimana bacaan doa setelah Dhuha yang dapat diamalkan untuk memohon kelancaran ujian? Simak ulasan lengkap mengenai doa setelah Dhuha untuk anak sekolah dan ujian yang telah dirangkum oleh detikHikmah berikut ini.

Pengertian Salat Dhuha

Dijelaskan dalam buku Fikih Salat Sunah karya Ali Musthafa Siregar dan Nurhadi, salat Dhuha adalah salat sunah yang dikerjakan pada waktu dhuha. Yakni, waktu ketika matahari mulai naik kurang lebih tujuh hasta sejak terbitnya matahari hingga menjelang masuknya waktu Zuhur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalil mengenai anjuran salat Dhuha, terdapat dalam salah satu hadits. Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : أَوْصَانِي خَلِيْلِي بِثَلَاثٍ: صِيَامِ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلَّ شَهْرٍ، وَرَكْعَتَي الضَّحَى، وَأَنْ أُوتِرَ قَبلَ أَنْ أَنَام

ADVERTISEMENT

Artinya: "Dari Abu Hurairah RA berkata, 'Kekasihku telah mewasiatkan aku tiga hal agar aku jangan tinggalkan sampai mati, yaitu puasa tiga hari setiap bulan, salat Dhuha dan salat witir sebelum tidur." (HR Bukhari dan Muslim)

Jumlah rakaat salat Dhuha paling sedikit adalah dua rakaat dan paling banyak adalah dua belas rakaat. Namun, pendapat paling kuat mengatakan, bahwa salat Dhuha maksimal adalah delapan rakaat.

Doa Setelah Salat Dhuha untuk Memohon kelancaran dan Kemudahan

Setelah selesai salat Dhuha, umat Islam dapat membaca doa agar dimudahkan dalam segala urusan, terutama bagi anak sekolah yang akan menghadapi ujian. Dinukil dari buku Doa-Doa Terbaik Sepanjang Masa karya Ustadz Ahmad Zacky El-Syafa, berikut bacaan doanya:

اللهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحاتُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاتُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَإِنْ كَانَ مُعْسِرًا فَيَسِّرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ وَآتِنِي مَا آتَيْتَ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ

Allaahumma innadh dhuhaa-a dhuhaa-uka wal bahaa-a bahaa-uka wal ja-maala jamaaluka walquwwata quwwatuka wal qudrata qudratuka wal-ish-mata 'ishmatuka allaahumma in kaana rizqii fis samaa-i faanzilhu wa inkaana fil ardhi faakhrijhu wa in kaana mu'assiran fayassirhu wa in kaana haraaman fathahhirhu wa in kaana ba'ïidan faqarribhu bihaqqi dhuhaa-ika wa bahaa-ika wajamaalika wa quwwati ka wa qudratika aatinii maa aataita 'ibaadakash shaalihiina.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha ini adalah waktu dhuha. Keelokan ini adalah keelokan-Mu. Keindahan ini adalah keindahan-Mu. Kekuatan ini adalah kekuatan-Mu. Kekuasaan ini adalah kekuasaan-Mu. Perlindungan ini adalah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rezekiku masih di langit, maka turunkanlah. Jika rezekiku ada di bumi, maka keluarkanlah. Jika rezekiku sulit, maka mudahkanlah. Jika rezekiku haram, maka sucikanlah. Jika rezekiku masih jauh, maka dekatkanlah. Semua berkat dhuha-Mu, keagungan-Mu, keelokan-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu dan kekuasaan-Mu. Limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh."

Doa Saat Ujian Agar Diberikan Kelancaran dan Kemudahan

Selain membaca doa di atas, umat Islam juga dapat membaca doa berikut agar diberikan kelancaran dan kemudahan dalam mengikuti ujian. Dinukil dari Kitab Doa Mustajab Terlengkap karya Ustadz Amrin Ali Al-Kasyaf, berikut bacaan doanya:

اللَّهُمَّ الْطُفْ بِنَا فِي تَيْسِيْرِ كُلِّ عَسِيرٍ فَإِنَّ تَيْسِيرَ الْعَسِيرِ عَلَيْكَ يَسِيرٌ وَنَسْأَلُكَ الْيَسِيرُ وَالْمُعَافَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

Allaahummalthuf binaa fii taisiiri kulli 'asiirin fa inna taisiiral 'asiiri 'alaika yasiirun, wa nas-alukal yasiira wal mu'aafata fid dunyaa wal aakhirah.

"Ya Allah, berilah kami taufiq dalam mempermudah segala sesuatu yang sukar, karena sesungguhnya mempermudah yang sukar amatlah mudah bagi Engkau, dan kami memohon kepada Engkau sesuatu yang mudah dan ampunan di dunia dan akhirat."

Selain doa di atas, umat Islam juga dapat membaca doa berikut ini:

اللَّهُمَّ بِحُبِّ ذَاتِكَ تَحَصِّنَّ يَا اللهُ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ سَيِّدُنَا مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللَّهِ حَقًّا وَصِدْقًا

Allaahumma bihubbi dzaatika tahashshannaa yaa Allaahu, laa ilaaha illallaahu sayyidunaa muhammadur rasuulullaahi haqqaw wa shidqaa.

Artinya: "Ya Allah, dengan mencintai Dzat-Mu, kuatkanlah kami ya Allah, tiada Tuhan selain Allah, Nabi Muhammad adalah utusan Allah yang benar dan yang haq."

Keutamaan Salat Dhuha

Terdapat berbagai hadits yang menjelaskan keutamaan salat Dhuha bagi siapa saja yang melaksanakannya. Dinukil dari buku Rahasia Jalur Langit: Jalan Cepat Menuju Sukses oleh Fitri Anggraini, berikut keutamaan salat Dhuha:

1. Salat Dhuha adalah Sedekah

Rasulullah SAW bersabda,

"Setiap ruas dari anggota tubuh di antara kalian pada pagi hari, harus dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kebaikan adalah sedekah, dan mencegah kemungkaran adalah sedekah. Dan semua itu dapat disepadankan dengan mengerjakan salat Dhuha dua rakaat." (HR Muslim)

2. Salat Dhuha adalah Cadangan Amal Ibadah

Rasulullah SAW bersabda,

"Sesungguhnya yang pertama kali dihisab pada diri hamba pada hari kiamat dari amalannya adalah salatnya. Apabila benar (salatnya) maka ia telah lulus dan beruntung, dan apabila rusak (salatnya) maka ia akan kecewa dan rugi. Jika terdapat kekurangan pada salat wajibnya, maka Allah berfirman, 'Perhatikanlah, jikalau hamba-Ku mempunyai salat sunah maka sempurnakanlah dengan salat sunahnya sekadar apa yang menjadi kekurangan pada salat wajibnya. Jika selesai urusan salat, barulah amalan lainnya." (HR An-Nasa'i, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

3. Dicukupi Segala Kebutuhan Hidupnya

Dalam hadits qudsi, Allah SWT berfirman,

"Wahai anak Adam, rukuklah (salatlah) karena Aku pada awal siang (salat Dhuha) empat rakaat, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu sampai sore hari." (HR Tirmidzi)

4. Diampuni Segala Dosanya

Rasulullah SAW bersabda,

"Barang siapa yang menjaga salat Dhuha, maka dosa-dosanya akan diampuni walau sebanyak buih di lautan." (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)

5. Dibangunkan Istana di Surga

Rasulullah SAW bersabda,

"Barangsiapa salat Dhuha dua belas rakaat, maka Allah akan membangun baginya istana dari emas di surga." (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)




(inf/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads