Doa agar Ujian Lancar dan Mendapat Nilai Bagus

Doa agar Ujian Lancar dan Mendapat Nilai Bagus

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Selasa, 07 Apr 2026 06:30 WIB
Siswa-Siswi kelas 5 menjalani ujian penilaian akhir sekolah di SD Negeri Kota Baru 2 dan 3, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (7/6/2021). Ujian ini dilaksanakan secara tatap muka dengan menerapakan protokol kesehatan yang ketat dan membagi
Siswa-Siswi kelas 5 menjalani ujian penilaian akhir sekolah di SD Negeri Kota Baru 2 dan 3, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (7/6/2021). Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Menjelang hari ujian, sering kali umat Islam merasa cemas dan tegang. Berbagai persiapan telah dilakukan sebagai bentuk ikhtiar. Namun, dalam Islam, usaha yang keras haruslah diiringi dengan doa.

Memanjatkan doa bukan sekadar meminta nilai yang memuaskan di atas kertas, melainkan bentuk kepasrahan diri agar diberikan ketenangan hati dan kelancaran saat mengikuti ujian.

Lantas, bacaan doa apa saja yang dapat diamalkan umat Islam agar ujian berjalan lancar dan mendapatkan hasil terbaik? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

5 Doa agar Ujian Lancar

Dinukil dari buku Kitab Doa Mustajab Terlengkap karya Ustadz H. Amrin Ali Al-Kasyaf, terdapat beberapa doa yang dapat umat Islam amalkan untuk memohon kelancaran saat ujian. Berikut di antaranya.

1. Doa Diberikan Kemudahan Saat Ujian

اللَّهُمَّ الْطُفْ بِنَا فِي تَيْسِيرِ كُلِّ عَسِيرٍ فَإِنَّ تَيْسِيرُ الْعَسِيْرِ عَلَيْكَ يَسِيرٌ وَنَسْتَلُكَ الْيَسِيرُ وَالْمُعَافَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

ADVERTISEMENT

Allaahummalthuf binaa fii taisiiri kulli 'asiirin fa inna taisiiral 'asiiri 'alaika yasiirun wa nas-alukal yasiira walmu'aafaata fiddunya wal aakhirati.

Artinya: "Ya Allah, berilah kami taufik dalam mempermudah segala sesuatu yang sukar, karena sesungguhnya mempermudah yang sukar amatlah mudah bagi Engkau, dan kami memohon kepada Engkau sesuatu yang mudah dan ampunan di dunia dan akhirat."

2. Doa Memohon Kesiapan Ujian

اللَّهُمَّ بِحُبِّ ذَاتِكَ تَحَصِّنَّ يَا اللهُ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ سَيِّدُنَا مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللَّهِ حَقًّا وَصِدْقًا

Allaahumma bihubbi dzaatika tahashshinna yaa Allah, laa ilaaha illallahu sayyidunaa Muhammadur rasuulullaahi haqqan wa sidqan.

Artinya: "Ya Allah, dengan mencintai Dzat-Mu, kuatkanlah kami ya Allah, tiada Tuhan selain Allah, Nabi Muhammad adalah utusan Allah yang benar dan yang haq."

3. Doa Sebelum Mengikuti Ujian

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ لاَعِلْمَ لَنَا إِلَّا مَا عَلَّمْتَنَا وَ عَلَّمْنَا مَا يَنْفَعُنَا وَبَارِكْ لَنَا فِي مَا عَلَّمْتَنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ

Subhaanakallaahumma laa ilma lanaa illaa maa 'allamtanaa wa'allimnaa maa yanfa'unaa wa baarik lanaa fii maa 'allamtanaa innaka antal 'aliimul hakiimu.

Artinya: "Maha Suci Engkau ya Allah, kami tidak akan memiliki ilmu kecuali Engkau mengajari kami, maka ajarilah kami ilmu yang bermanfaat bagi kami dan berkahilah kami dalam apa yang telah Engkau ajari untuk kami. Sesungguhnya Engkau Maha Tahu lagi Maha Bijaksana."

4. Doa Memasuki Ruangan Ujian

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَلُكَ خَيْرُ الْمَوْلَ وَخَيْرُ الْمَخْرَجِ. بِسْمِ اللَّهِ وَلَجْنَا بِسْمِ اللَّهِ خَرَجْنَا وَعَلَى اللَّهِ رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا

Allaahumma innii as-aluka khairal muulaji wa khairal mukhraji. Bismillaahi waljnaa bismillaahi kharajnaa wa'alallaahi rabbuna tawakkalnaa.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu, sebaik-baiknya tempat masuk dan sebaik-baiknya tempat keluar. Dengan nama Allah, kami masuk. Dengan nama Allah, kami keluar. Dan, kepada Allah Tuhan kami, kami berserah diri."

5. Doa Ketika Menghadapi Soal Ujian yang Sulit

اللَّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحُزْنَ إِذَا شِئْتَ سهلاً

Allahumma laa sahla illa maa ja'altahu sahlaa, wa anta taj'alul huzna idza syi'ta sahlaa

Artinya: "Ya Allah, tidak ada kemudahan selain telah Engkau jadikan mudah, dan Engkau, jika Engkau kehendaki, dapat menjadikan kesedihan itu menjadi kemudahan."

Doa Mendapat Nilai Bagus dan Hasil Terbaik

Setelah mengikuti ujian dengan sungguh-sungguh seraya memanjatkan doa kepada Allah SWT, umat Islam juga dapat memohon agar diberikan nilai bagus dan hasil terbaik. Masih dari sumber sebelumnya, berikut bacaan doa agar mendapat nilai bagus dan hasil terbaik:

1. Doa Mendapat Nilai Bagus

رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَأَنتَ خَيْرُ الْفَتِحِينَ

Rabbanaftaḥ bainanā wa baina qauminā bil-ḥaqqi wa anta khairul-fātiḥīn

Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil), dan Engkaulah pemberi keputusan yang sebaik-baiknya."

2. Doa Mendapat Hasil Terbaik

Dinukil dari Buku Pintar Hafalan Bacaan Shalat Plus Doa Harian karya Ustadz Imam Mubarok bin Ali, berikut bacaan doa agar mendapat nilai terbaik:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ وَالْهَادِ إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيمِ

Allaahumma shalli 'alaa sayyidinaa muhammadinil faatihi limaa ughliqa wal khaatimi limaa sabaqa naashiril haqqi bil haqqi wal haadi ilaa shiraathikal mustaqiimi aalihii wa shahbihii haqqa qadrihii wamiqdaarihil 'azhiim.

Artinya: "Ya Allah limpahkanlah rahmat dan keagungan atas tuan kami, Nabi Muhammad SAW yang menjadi pembuka bagi segala yang terkunci yang menjadi penutup bagi segala yang dahulu, yang memperjuangkan kebenaran dengan kebenaran dan yang menunjukkan kepada-Mu yang lurus, dan juga atas keluarga dan para sahabatnya dengan hak kapasitas dan derajat yang agung."

Hukum Menuntut Ilmu dalam Islam

Dijelaskan dalam buku Hadits Tarbawi karya Abd. Hamid Sulaiman, ilmu pengetahuan sangat dibutuhkan oleh umat manusia untuk mencapai kebahagiaan di dunia maupun akhirat.

Rasulullah SAW telah menganjurkan dan memotivasi umatnya untuk menuntut ilmu. Sebagaimana dijelaskan dalam hadits Nabi SAW berikut:

عَنْ عَبْدِ اللهِ ابْنِ مَسْعُوْدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَا حَسَدَ إِلَّا فِي إِثْنَتَيْنِ: رَجُلٌ أَتَاهُ اللهُ مَالاً فَسَلُطَ عَلَى هَلَكْتِهِ فِي الْحَقِّ، وَرَجُلٌ أَتَاهُ اللهُ الْحِكْمَةَ فَهُوَ يَقْضِيْ بِهَا وَيُعَلِّمُهَا (رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ).

Artinya: "Dari 'Abdullah bin Mas'ud RA, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, 'Tidak boleh hasad (iri), kecuali pada dua orang, yaitu orang yang Allah anugerahkan harta lalu ia infakkan/belanjakan pada jalan Allah, dan orang yang Allah beri Al-Hikmah/Ilmu (Al-Qur'an dan As-Sunnah) lalu ia berperilaku sesuai dengannya/tunaikan dan megajarkannya kepada orang lain." (HR Bukhari)

Hukum menuntut ilmu adalah wajib, bisa fardhu 'ain bisa juga fardhu kifayah. Mempelajari ilmu agama seperti aqidah, fiqih, akhlak, serta Al-Qur'an hukumnya fardhu 'ain. Umat Islam wajib mempraktikkan ilmu tersebut dalam pengabdiannya kepada Allah SWT.

Hukum menuntut ilmu menjadi fardhi kifayah jika mempelajari ilmu pengetahuan, seperti ilmu sosial, kedokteran, ekonomi, teknologi, dan lain sebagainya.

Kewajiban menuntut ilmu ditegaskan dalam hadits riwayat muslim berikut ini:

أُطْلبِ الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إِلَى اللَّهْدِ (رَوَاهُ مُسْلِمٌ)

Artinya: "Carilah/tuntutlah ilmu dari buaian sampai liang lahad." (HR Muslim)

Menuntut ilmu tidak mengenal batas usia, umat Islam dianjurkan untuk menuntut ilmu sejak lahir hingga masuk ke liang kubur. Artinya, Islam mengajarkan umatnya untuk menuntut ilmu sepanjang hayat, sebagaimana dikemukakan hadits di atas.




(kri/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads