Doa minum air Zamzam bisa diamalkan oleh muslim. Dengan membacanya, niscaya minuman yang dikonsumsi akan diberkahi oleh Allah SWT.
Air Zamzam berbeda dengan air biasa yang dikonsumsi. Dalam Islam, air Zamzam mengandung keberkahan dan dipercaya memiliki banyak keutamaan.
Bahkan, Nabi Muhammad SAW dalam haditsnya mengatakan Zamzam jadi air terbaik di muka bumi. Beliau bersabda,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebaik-baik air di muka bumi adalah air Zamzam." (HR Thabrani)
Menurut buku Mukjizat Penyembuhan Air Zamzam oleh Badiatul Muchlisin Asti, air Zamzam muncul atas izin Allah SWT yaitu saat Nabi Ismail AS menangis kehausan di padang pasir. Sang ibu yang bernama Siti Hajar berlari antara bukit Shafa dan Marwah mencari air.
Lalu, Malaikat Jibril datang dan dengan kuasa Allah SWT tanah di kaki Ismail AS mengeluarkan air yang kini disebut Zamzam. Kata Zamzam konon berasal dari kata-kata Siti Hajar, "Zummi, zummi."
Doa Minum Air Zamzam: Arab, Latin dan Arti
Berikut doa minum air Zamzam yang dikutip dari buku Khasiat Air Zamzam karya Taufiqurrohman.
اللهم اني أسألُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا واسعًا.
وَشِفَاءٌ مِنْ كُلِّ دَاءٍ.
Allaahumma innii as-aluka 'ilman naafi'an, wa rizqan waasi'an, wasyifaa-an min kulli daa-in.
Artinya: "Ya Allah sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari tiap penyakit".
Selain doa di atas, ada juga bacaan lain yang bisa diamalkan muslim. Berikut doanya,
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفَاءٌ مِنْ كُلِّ دَاءٍ وَسَقَمِ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Allahumma inni as'aluka 'ilman nafi'an wa rizqan wasi'an wa shifa'an min kulli da'in wa saqamin bi rahmatika ya arhamarrahimin.
Artinya: "Ya Allah! Sesungguhnya aku bermohon kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas dan penawar bagi segala penyakit; Dengan Rahmat Mu, Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang!"
Keutamaan Meminum Air Zamzam
Masih dari sumber yang sama, meminum air Zamzam termasuk ibadah dengan niat mengikuti anjuran Nabi Muhammad SAW. Makruh menggunakan air Zamzam untuk mencuci najis atau membersihkan hadats besar.
Dari Abdullah Ibnu Abbas RA berkata,
"Aku pernah menyiapkan air zamzam untuk Rasulullah, kemudian beliau meminumnya sambil berdiri." Pada waktu Rasululullah akan melakukan Sa'i, beliau meminum air zam-zam sampai kenyang, kemudian menyiram kepalaNya dengan air zamzam.
Air Zamzam juga dikenal dengan air yang diberkahi. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits. Rasulullah SAW bersabda, "Air Zamzam tergantung untuk tujuan apa ia diminum, jika engkau minum dengan tujuan untuk kesembuhan, maka Allah akan menyembuhkannya. Jika engkau meminumnya untuk tujuan kekenyangan, maka Allah akan mengenyangkanmu. Jika kamu meminumnya untuk menghilangkan dahaga, maka Allah akan menghilangkan rasa dahaga tersebut. Air Zamzam adalah hasil dari pukulan (dengan kaki atau sayap) malaikat Jibril dan kesegaran yang diberikan Allah kepada Ismail." (HR Ad-Daraquthni dan Al-Hakim)
Selain itu, air Zamzam dipercaya mengobati berbagai penyakit. Fakta keajaiban ini banyak dialami oleh para sahabat Nabi SAW, tabi'in, para ulama dan kaum muslimin. Wallahu a'lam.
Adab Meminum Air Zamzam
Dilansir dalam buku Dr. Jamal Muhammad Az-zakki dengan judul Hidup Sehat Tanpa Obat, ada hadits yang menjelaskan sebaiknya muslimminum air Zamzam sambil menghadap kiblat dan menyebut naba Allah SWT.
Diriwayatkan dari Ibnu Majah dari Muhammad bin Abdurrahman bin Abu Bakar ia berkata, "Ketika aku duduk bersama Ibnu Abbas datanglah seseorang. Ibnu 'Abbas berkata: "Apakah engkau minum dari perigi itu sebagaimana yang sepatutnya". Lelaki itu berkata: "Bagaimana?" Ibnu 'Abbas berkata: "Apabila engkau minum air zamzam, maka menghadaplah ke kiblat, sebut nama Allah dan bernafaslah tiga kali (waktu minum). Minumlah air Zam-zam sehingga kenyang dan jika sudah selesai maka pujilah Allah. Sesungguhnya Rasulullah bersabda: "Sesungguhnya tanda yang membedakan antara kita dengan orang-orang munafiq, sesungguhnya mereka tidak minum air zam-zam itu sampai kenyang".
Wallahu a'lam.
(aeb/lus)












































Komentar Terbanyak
Wamenhaj Dahnil Anzar Nilai Presiden Prabowo Layak Jadi Bapak Haji Indonesia
Mengapa Nabi Isa Disebut Belum Wafat dalam Islam?
Secara Hisab, Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026