Doa Mau Tidur dan Amalan yang Diajarkan Rasulullah SAW

Doa Mau Tidur dan Amalan yang Diajarkan Rasulullah SAW

Hanif Hawari - detikHikmah
Senin, 30 Mar 2026 20:00 WIB
Man sleeping in bed at night
Ilustrasi tidur (Foto: Getty Images/iStockphoto/kaipong)
Jakarta -

Ketika mau tidur, seorang Muslim dianjurkan untuk berdoa. Selain bentuk ibadah, doa sebelum tidur dilakukan untuk minta perlindungan kepada Allah SWT dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sayangnya, sebagian besar di antara kita masih banyak yang belum mengamalkannya. Padahal, doa adalah sejata bagi orang mukmin.

Bahkan Rasulullah SAW, yang keperluannya sudah dijamin oleh Allah, tetap konsisten berdoa sebagai teladan bagi kita. Hal ini dipertegas dalam kisah seorang sahabat yang ditegur Rasulullah karena langsung pergi setelah salat tanpa berdoa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari sana kita belajar bahwa tidak ada kebutuhan yang terlalu kecil untuk diadukan kepada Allah; bahkan untuk urusan sekecil garam pun, kita dianjurkan untuk meminta kepada-Nya.

ADVERTISEMENT

Apa Bacaan Doa Sebelum Tidur?

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW mengajarkan sebuah doa ketika hendak mau tidur. Doa ini cukup singkat dan mudah untuk dihafalkan.

وَعَنْ حُذَيْفَةَ، وَأَبِي ذَرٍّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا: أَنَّ رَسُولَ اللهِ - صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِراشِهِ، قَالَ: «بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وأَمُوتُ». رَوَاهُ البُخَارِي.

Dari Hudzaifah dan Abu Dzarr bahwa Rasulullah SAW apabila akan beranjak tidur, beliau mengucapkan, "BISMIKA ALLAHUMMA AHYAA WA AMUUT (dengan nama-Mu Ya Allah, aku hidup dan aku mati)" (HR. Bukhari)

Mengutip buku 50 Doa harian anak muslim cerdas karya Muhammad Bayu, berikut bacaan doa mau tidur yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW:

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوْتُ وَأَحْيَا

Arab latin: "Bismika Allāhumma amūtu wa ahyā"

Artinya: Dengan menyebut namaMU Ya Allah, aku mati dan aku hidup (HR. Bukhari dan Muslim)

4 Amalan Sebelum Tidur Apa Saja?

Menukil buku Jangan Pernah Bosan Berdoa karya Risyad Bay, Rasulullah SAW pernah memberikan nasihat kepada putrinya, Fatimah Az-Zahra, mengenai amalan sebelum tidur.

Beliau bersabda, "Wahai putriku, janganlah engkau tidur sebelum melakukan empat amalan ini. Pertama, janganlah engkau tidur sebelum mengkhatamkan Al-Qur'an. Kedua, jadikanlah para nabi sebagai syafaatmu kelak. Ketiga, janganlah engkau tidur sebelum meminta rida kepada seluruh kaum muslimin. Keempat, janganlah engkau tidur kecuali engkau telah melaksanakan haji dan umrah."

Mendengar nasihat seperti itu dari ayahnya, Fatimah menjawab dengan pertanyaan kepada beliau, "Bagaimana aku bisa melakukan semua itu wahai Rasulullah?"

Raut senyuman tampak dari wajah mulia Rasulullah seraya menjawab, "Untuk yang pertama bacalah surah Al-Ikhlas 3 kali, karena itu sama saja dengan mengkhatamkan Al-Qur'an. Kedua, bersholawatlah untukku, karena itu akan memberikan syafaat kepadamu dan juga dari para nabi yang telah mendahuluiku. Ketiga, mohonlah ampun untuk dirimu, keluargamu, dan seluruh kaum muslimin. Dan keempat, cukup membaca subhanaallaah walhamdulillaah wa laa ilaaha illallaah wallaahu akbar, karena pahalanya sama saja dengan engkau berhaji dan berumrah."

Mendengar hal itu, Fatimah bertanya bagaimana cara melakukannya. Rasulullah SAW kemudian menjelaskan amalan yang ringan namun memiliki keutamaan besar.

1. Membaca Surah Al-Ikhlas 3 kali


قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ

Arab latin: Qul huwallāhu aḥad

Artinya: Katakanlah: "Dialah Allah, Yang Maha Esa.

ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ

Arab latin: Allāhuṣ-ṣamad

Artinya: Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ

Arab latin: Lam yalid wa lam yụlad

Artinya: Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,

وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ

Arab latin: Wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad

Artinya: Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia".

2. Membaca Sholawat

Memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW menjadi sebab memperoleh syafaat. Berikut bacaannya:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

Arab latin: Allaahumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala aali Muhammad

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad."

3. Memohon Ampun untuk Seluruh Kaum Muslimin

Memanjatkan doa ampunan bagi diri pribadi, keluarga, serta segenap umat Islam merupakan wujud kepedulian tulus demi meraih rida Ilahi.

4. Membaca Tasbih, Tahmid, Tahlil, dan Takbir

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa melafalkan tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir menyimpan kemuliaan luar biasa, bahkan pahalanya disejajarkan dengan ibadah haji dan umrah. Berikut adalah bacaan zikir yang dimaksud:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Arab latin: Subhānallāh walhamdulillāh wa lā ilāha illallāh wallāhu akbar

Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."

Rangkaian zikir ini sangat dianjurkan karena di dalamnya terkandung untaian puji-pujian, pengagungan, serta penegasan keesaan Allah SWT.

Merujuk pada buku Setetes Embun Hikmah karya Muhammad Arham, Rasulullah SAW juga menitipkan pesan untuk menjalankan sejumlah sunah sebelum terlelap. Amalan tersebut meliputi membersihkan tempat tidur, menjaga kesucian dengan berwudu, melantunkan Ayat Kursi, membaca surah Al-Falaq dan An-Nas, serta memperbanyak doa dan zikir.

Wallahu a'lam.




(hnh/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads