Adzan merupakan panggilan salat. Ketika adzan berkumandang, sudah sepatutnya kita bergegas meninggalkan aktivitas sejenak untuk mempersiapkan diri menunaikan ibadah salat.
Setelah adzan selesai dikumandangkan, termasuk pada waktu Subuh, ada doa yang dianjurkan untuk dibaca. Berikut bacaannya.
Bacaan Doa Setelah Adzan Subuh
Menukil buku Pintar Shalat karya Khalilurrahman Al Mafani, begini bacaan doa setelah adzan Subuh:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ŲŲŲŲŲ ŲŲ ØąŲØ¨ŲŲ ŲØ°ŲŲŲ Ø§ŲØ¯ŲŲØšŲŲŲØŠŲ Ø§ŲØĒŲŲØĸŲ ŲŲØŠŲØ ŲŲØ§ŲØĩŲŲŲØ§ŲØŠŲ Ø§ŲŲŲŲØĸØĻŲŲ ŲØŠŲØ ØĸØĒŲ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯ŲاŲŲ Ø§ŲŲŲŲØŗŲŲŲŲŲØŠŲ ŲŲØ§ŲŲŲŲØļŲŲŲŲŲØŠŲ ŲŲØ§ŲØ´ŲŲØąŲŲŲ ŲŲØ§ŲدŲŲØąŲØŦŲØŠŲ اŲŲØšŲاŲŲŲŲØŠŲ
Ø§ŲØąŲŲŲŲŲŲØšŲØŠŲ ŲŲØ§Ø¨ŲØšŲØĢŲŲŲ Ų ŲŲŲØ§Ų ŲØ§Ų ŲØŲŲ ŲŲŲØ¯ŲاŲŲ Ø§ŲŲŲØ°ŲŲŲ ŲŲØšŲØ¯ŲØĒŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ŲØ§ŲØĒŲØŽŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲŲŲØšŲادŲ
Latin: Allaahumma robba haadzihid da'watit taammah, washsholaatil qoo-imah, aati muhammadanil washiilata wal fadhiilah, wasysyarofa, wad darajatal, 'aaliyatar rofii'ah, wab'atshu maqoomam mahmuudanil ladzii wa'adtah, innaka laa tukhliful mii'aadz.
Artinya: "Ya Allah, Tuhan pemilik panggilan yang sempurna (adzan) ini dan shalat (wajib) yang didirikan. Berilah wasilah (derajat di surga), dan al-fadhilah (keutamaan) kepada nabi Muhammad. Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati kedudukan terpuji yang Engkau janjikan."
Setelah itu, bisa dilanjutkan dengan bacaan berikut ini,
اŲŲŲŲ ŲŲØ°Ųا ØĨŲŲŲØ¨ŲاŲŲ ŲŲØ§ØąŲŲŲŲŲ ŲŲØĨŲØ¯ŲØ¨ŲØ§ØąŲ ŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŖŲØĩŲŲŲØ§ØĒŲ Ø¯ŲØšŲاØĒŲŲŲ ŲØ§ØēŲŲŲØąŲ ŲŲŲ
Arab Latin: Allahumma hadza iqbaalu nahaarika wa idbaaru lailika wa ashwaatu du'aaika faghfir lii
Artinya: "Ya Allah, ini adalah (saat) datangnya siang-Mu, dan perginya malam-Mu, dan terdengarnya doa-doa untuk-Mu, maka ampunilah aku."
Keutamaan Doa Setelah Adzan
Waktu setelah adzan sambil menunggu iqamah adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Hal ini dijelaskan dalam buku Fikih Sunnah karya Sayyid Sabiq. Rasulullah SAW bersabda,
"Doa yang dipanjatkan di antara azan dan iqamah tidak akan ditolak." (HR. Abu Dawud, Nasai, dan Tirmidzi)
Sahal bin Sa'ad RA juga meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Ada dua perkara yang tidak akan ditolak; doa setelah adzan dan doa dalam keadaan terdesak." (HR. Abu Dawud dengan sanad shahih).
Berdasarkan kedua riwayat tersebut, dapat dipahami bahwa waktu setelah adzan, termasuk adzan Subuh, merupakan salah satu momen yang sangat dianjurkan untuk berdoa. Hal ini karena doa yang dipanjatkan pada waktu tersebut memiliki keutamaan besar dan peluang yang sangat kecil untuk ditolak oleh Allah SWT.
Keutamaan Waktu Subuh
Selain setelah azan Subuh, waktu Subuh itu sendiri memiliki keutamaan yang besar karena merupakan salah satu waktu yang penuh keberkahan. Berikut keutamaannya.
1. Allah Membagikan Rezeki
Mengacu pada buku Menyingkap Rahasia Keutamaan dan Keistimewaan Shalat Subuh: Menguak Sejuta Keajaiban di Balik Shalat Subuh karya Asrifin An Nakhrawie, waktu Subuh disebut sebagai momen ketika Allah SWT membagikan rezeki kepada hamba-Nya.
Rasulullah SAW pernah bersabda,
ŲØ§ بŲŲŲŲŲŲØŠŲ ŲŲŲŲŲ ŲŲ Ø§Ø´ŲŲŲØ¯ŲŲ ØąŲØ˛ŲŲŲ ØąŲØ¨ŲŲŲŲ ŲŲŲŲØ§ ØĒŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲØēŲØ§ŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØĨŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØŗŲŲ Ų ØŖŲØąŲØ˛ŲØ§ŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲ Ų ŲØ§ بŲŲŲŲŲ ØˇŲŲŲŲØšŲ اŲŲŲŲØŦŲØąŲ ØĨŲŲŲŲ ØˇŲŲŲŲØšŲ Ø§ŲØ´ŲŲŲ ŲØŗŲ
Artinya: "Hai putriku, bangunlah! Sambutlah rezeki Tuhanmu dan janganlah tergolong sebagai orang yang lalai, karena sesungguhnya Allah membagi-bagikan rezeki kepada manusia antara terbitnya fajar menjelang terbitnya matahari." (HR Ahmad dan Al Baihaqi)
2. Allah Akan Memenuhi Segala Kebutuhan
Berdasarkan buku Aktivitas Mukjizat Hari Jumat: Raih Pahala Maksimal dengan Ragam Aktivitas Sunnah dari Subuh sampai Maghrib karya Rizem Aizid, salah satu keutamaan bangun pada waktu Subuh adalah Allah SWT akan mencukupi segala kebutuhan hamba-Nya.
Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW, "Bangunlah pagi hari untuk mencari rezeki dan kebutuhan-kebutuhanmu. Sesungguhnya pada pagi hari terdapat berkah dan keberuntungan." (HR Ath Thabrani dan Al-Bazzar).
3. Didoakan oleh Malaikat
Keutamaan lain dari waktu Subuh adalah seseorang akan didoakan oleh para malaikat. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam sabda Rasulullah SAW. "Dan para malaikat malam dan malaikat siang berkumpul pada shalat fajar (Subuh)." (HR Bukhari dan Muslim)
"Tiap menjelang pagi hari, dua malaikat turun. Yang satu berdoa: 'Ya Allah, karuniakanlah bagi orang yang menginfakkan hartanya tambahan peninggalan.' Malaikat yang satu lagi berdoa: 'Ya Allah, timpakan kerusakan (kemusnahan) bagi harta yang ditahannya (dibakhilkannya)'." (Muttafaqun 'Alaih)
Wallahu a'lam
(hnh/lus)












































Komentar Terbanyak
Dubes Saudi: Serangan Iran ke Negara Teluk Berdampak pada Solidaritas Umat Islam
Kisah Wanita Pemberani 'Sang Perisai Rasulullah' di Perang Uhud
MUI: Pemerintah Harus Tinjau Ulang Keterlibatan RI di Board of Peace