Bacaan doa saat melihat hilal merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam ketika menyambut datangnya bulan baru dalam kalender Hijriah. Hilal sendiri menjadi tanda pergantian bulan, baik saat memasuki Ramadan maupun ketika beralih ke bulan Syawal.
Doa ini dipanjatkan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, sekaligus harapan agar diberikan keberkahan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalankan ibadah.
Selain diamalkan saat awal Ramadan, doa melihat hilal juga dapat dibaca di akhir bulan suci ini sebagai penanda datangnya Syawal, yang menandai berakhirnya puasa dan disambut dengan Hari Raya Idulfitri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa Itu Hilal?
Dikutip dalam buku Hisab dan Rukyat karya Riza Afrian Mustaqim, hilal adalah bulan sabit tipis yang tampak pada awal atau akhir bulan dalam kalender Hijriah. Kemunculannya menjadi penanda pergantian bulan baru dalam penanggalan Islam.
Dalam penentuan awal bulan Syawal, selain metode hisab, digunakan pula metode rukyat hilal. Rukyat sendiri berasal dari kata ar-ru'yah yang berarti melihat atau mengamati, yaitu kegiatan mengamati hilal secara langsung. Pengamatan ini dilakukan saat matahari terbenam dengan mengarah ke ufuk barat, baik menggunakan mata telanjang maupun alat bantu seperti teleskop.
Apabila hilal berhasil terlihat dan kesaksiannya dinyatakan sah, maka malam tersebut ditetapkan sebagai awal bulan baru. Proses ini juga dilakukan pada akhir Ramadan untuk menentukan masuknya bulan Syawal, yang menandai berakhirnya puasa dan datangnya Hari Raya Idulfitri.
Bacaan Doa Saat Melihat Hilal Syawal
Dikutip dalam buku Kitab Doa Mustajab Terlengkap oleh Ustadz H.Amrin Ali Al-Kasyaf, berikut doa saat melihat hilal bulan baru khususnya Syawal.
اللهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ والإِيمَانِ، وَالسَّلَامِ وَالإِسْلامِ، وَالتَّوْفِيقِ لِمَا تَحِبُّ وَ تَرْضَى رَبُّنَا وَرَبُّكَ اللَّهُ
Latin: Allāhu akbar. Allāhumma ahillahu 'alainā bil-amni, wal-īmān, was-salāmati wal-islām, wat-taufīqi limā tuḥibbu wa tarḍā. Rabbunā wa rabbukallāh.
Artinya: "Allah Maha Besar. Ya Allah, jadikanlah bulan ini membawa keamanan, keimanan, keselamatan, keislaman, petunjuk bagi amal yang Engkau cinta dan ridhai. Tuhan kami dan Tuhanmu (hilal) adalah Allah."
(inf/inf)












































Komentar Terbanyak
Wamenhaj Dahnil Anzar Nilai Presiden Prabowo Layak Jadi Bapak Haji Indonesia
Secara Hisab, Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026
Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah Sebelum Idul Adha