6 Doa Memohon Ampunan yang Bisa Diamalkan Saat Lailatul Qadar

Langkah Emas Raih Kemenangan

6 Doa Memohon Ampunan yang Bisa Diamalkan Saat Lailatul Qadar

Tia Kamilla - detikHikmah
Rabu, 11 Mar 2026 11:50 WIB
Muslim man praying in the mosque
Ilustrasi memanjatkan doa mohon ampun saat Lailatul Qadar. Foto: Getty Images/iStockphoto/FOTOKITA
Jakarta -

Pada malam yang lebih baik dari seribu bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa dan memohon ampun kepada Allah SWT. Ada sejumlah doa memohon ampunan yang bisa diamalkan saat Lailatul Qadar.

Doa-doa ini bersumber dari hadits Rasulullah SAW maupun doa yang sering diamalkan para ulama. Lantas, apa saja doa memohon ampunan yang bisa diamalkan saat Lailatul Qadar? Simak bacaannya berikut ini!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

6 Doa Memohon Ampunan Saat Lailatul Qadar

Berikut ini adalah beberapa doa memohon ampunan yang bisa diamalkan saat Lailatul Qadar sesuai anjuran Rasulullah SAW mengacu pada sejumlah hadits.

1. Doa Ampunan dari Aisyah RA

Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØĨŲŲ†Ų‘ŲŽŲƒŲŽ ØšŲŲŲŲˆŲ‘ŲŒ ŲƒŲŽØąŲŲŠŲ…ŲŒØŒ ØĒŲØ­ŲØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲŽŲŲ’ŲˆŲŽ ŲŲŽØ§ØšŲ’ŲŲ ØšŲŽŲ†Ų‘ŲŲŠ

ADVERTISEMENT

Arab latin: Allaahumma innaka 'afuwwun kariim, tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Mulia. Engkau senang memberi maaf, maka maafkanlah aku." (HR Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad, dari Aisyah)

2. Doa Ampunan dari Ibnu Umar RA

ØąŲŽØ¨Ų‘Ų اØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŲŠØŒ ŲˆŲŽØĒŲØ¨Ų’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ‘ŲŽØŒ ØĨŲŲ†Ų‘ŲŽŲƒŲŽ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ Ø§Ų„ØĒŲ‘ŲŽŲˆŲ‘ŲŽØ§Ø¨Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ’Ų…Ų

Arab latin: Rabbighfirlii wa tub 'alayya innaka antat tawwaabur rahiim

Artinya: "Wahai Rabb, ampunilah aku, terimalah tobatku, sungguh Engkau Maha Penerima tobat dan Maha Penyayang." (HR Abu Dawud dan Tirmidzi, dari Ibnu Umar)

3. Doa Ampunan dari Abu Bakar RA

Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØĨŲŲ†Ų‘ŲŲŠ Ø¸ŲŽŲ„ŲŽŲ…Ų’ØĒŲ Ų†ŲŽŲŲ’ØŗŲŲŠ Ø¸ŲŲ„Ų’Ų…Ų‹Ø§ ŲƒŲŽØĢŲŲŠØąŲ‹Ø§ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ŲŠŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ø§Ų„Ø°Ų‘ŲŲ†ŲŲˆØ¨ŲŽ ØĨŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ ØŖŲŽŲ†ØĒŲŽ ŲŲŽØ§ØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŲŠ Ų…ŲŽØēŲ’ŲŲØąŲŽØŠŲ‹ ؅ؐ؆ؒ ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŲƒŲŽØŒ ŲˆŲŽØ§ØąŲ’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ų†ŲŲŠ ØĨŲŲ†Ų‘ŲŽŲƒŲŽ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ Ø§Ų„Ų’ØēŲŽŲŲŲˆØąŲ Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ’Ų…Ų

Arab latin: Allahumma innii zhalamtu nafsii zhulman katsiiran wa laa yaghfirudzunuuba illa anta faghfir lii maghfiratan min 'indika, warhamnii innaka antal ghafuurur rahiim

Artinya: "Ya Allah, sungguh aku menzalimi diriku dengan kezhaliman yang banyak, dan tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau, ampunilah aku dengan pengampunan dari sisi-Mu, kasihanilah aku, sungguh Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (HR Bukhari dan Muslim, dari Abu Bakar)

4. Doa Ampunan dari Abu Musa Al-Asy'ari RA

Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘Ų‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ اØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŲŠŲ’ ØŽŲŽØˇŲŲŠŲ’ØĻŲŽØĒŲŲŠŲ’ØŒ ŲˆŲŽØŦŲŽŲ‡Ų’Ų„ŲŲŠŲ’ØŒ ŲˆŲŽØĨŲØŗŲ’ØąŲŽØ§ŲŲŲŠŲ’ ؁ؐ؊ ØŖŲŽŲ…Ų’ØąŲŲŠŲ’ØŒ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ ØŖŲŽØšŲ’Ų„ŲŽŲ…Ų Ø¨ŲŲ‡Ų Ų…ŲŲ†Ų‘ŲŲŠŲ’. Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ اØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŲŠŲ’ ØŦŲŽØ¯Ų‘ŲŲŠŲ’ ŲˆŲŽŲ‡ŲŽØ˛Ų’Ų„ŲŲŠŲ’ØŒ ŲˆŲŽØŽŲŽØˇŲŽØĻŲŲŠŲ’ ŲˆŲŽØšŲŽŲ…Ų’Ø¯ŲŲŠŲ’ØŒ ŲˆŲŽŲƒŲŲ„Ų‘Ų Ø°Ų„ŲŲƒŲŽ ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŲŠŲ’ØŒ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ اØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŲŠŲ’ Ų…ŲŽØ§ Ų‚ŲŽØ¯Ų‘ŲŽŲ…Ų’ØĒŲØŒ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ØŖŲŽØŽŲ‘ŲŽØąŲ’ØĒŲØŒ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ØŖŲŽØŗŲ’ØąŲŽØąŲ’ØĒŲØŒ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ØŖŲŽØšŲ’Ų„ŲŽŲ†Ų’ØĒŲØŒ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ ØŖŲŽØšŲ’Ų„ŲŽŲ…Ų Ø¨ŲŲ‡Ų Ų…ŲŲ†Ų‘ŲŲŠŲ’ØŒ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŲ‚ŲŽØ¯Ų‘ŲŲ…ŲØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØ¤ŲŽØŽŲ‘ŲØąŲØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ŲƒŲŲ„Ų‘Ų Ø´ŲŽŲŠŲ’ØĄŲ Ų‚ŲŽØ¯ŲŲŠŲ’ØąŲŒ

Arab latin: Allahummaghfirlii khathiiatii wa jahlii wa israfii fii amrii wamaa anta a'lamu bihi minnii. Allahummaghfirlii jaddii wa hazlii wa khata-i wa 'amdi wa kullu zalika 'indii. Allahummaghfirli maa qaddamtu wamaa akhkhartu wamaa asrartu wama a'lantu wamaa anta a'lamu bihi minnii, antal muqaddimu wa antal muakhkhiru wa anta 'ala kulli syai-in qadir.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kebodohanku, keberlebih-lebihan dalam perkaraku, dan apa yang Engkau lebih mengetahui daripada aku. Ya Allah, ampunilah diriku dalam kesungguhanku, kelalaianku, kesalahanku, kesengajaanku, dan semua itu adalah berasal dari sisiku. Ya Allah, ampunilah aku dari segala dosa yang telah aku lakukan dan yang belum aku lakukan, segala dosa yang aku sembunyikan dan yang aku tampakkan, dan dosa yang Engkau lebih mengetahui daripada aku, Engkaulah Yang Maha Mendahulukan dan Yang Maha Mengakhirkan, dan Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu." (HR Bukhari dan Muslim, dari Abu Musa Al-Asy'ari)

5. Bacaan Istighfar

ØŖŲŽØŗŲ’ØĒŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ’Ų…ŲŽ

Arab latin: Astaghfiru llÃĸhal 'adhim

Artinya: "Saya memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung."

6. Sayyidul Istighfar

Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŲŠ Ų„ŲŽØ§ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ ØĨŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ ، ØŽŲŽŲ„ŲŽŲ‚Ų’ØĒŲŽŲ†ŲŲŠŲ’ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽØ¨Ų’Ø¯ŲŲƒŲ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØšŲŽŲ‡Ų’Ø¯ŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽŲˆŲŽØšŲ’Ø¯ŲŲƒŲŽ Ų…ŲŽØ§ Ø§ØŗŲ’ØĒŲŽØˇŲŽØšŲ’ØĒŲ ، ØŖŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ ؅ؐ؆ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų Ų…ŲŽØ§ ØĩŲŽŲ†ŲŽØšŲ’ØĒŲ ، ØŖŲŽØ¨ŲŲˆŲ’ØĄŲ Ų„ŲŽŲƒŲŽ Ø¨ŲŲ†ŲØšŲ’Ų…ŲŽØĒؐ؃ؐ ŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ‘ŲŽ ، ŲˆŲŽØŖŲŽØ¨ŲŲˆŲ’ØĄŲ Ų„ŲŽŲƒŲŽ Ø¨ŲØ°ŲŽŲ†Ų’Ø¨ŲŲŠŲ’ ŲŲŽØ§ØēŲ’ŲŲØą Ų„ŲŲŠŲ’ ŲŲŽØĨŲŲ†Ų‡Ų‘ŲŽ Ų„ŲŽØ§ ŲŠŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ø§Ų„Ø°Ų‘ŲŲ†ŲŲˆŲ’Ø¨ŲŽ ØĨŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ

Arab latin: Allahumma anta rabbi laa ilaaha illa anta khalaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa'ala 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, a'uudzubika min syarri maa shana'tu, abuu-u laka bini'matika 'alayya wa abuu-u laka bidzanbii faghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta

Artinya: "Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau." (HR Bukhari, dari Syaddad bin Aus)

Kapan Malam Lailatul Qadar 2026?

Rasulullah SAW menganjurkan mencari Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Dengan begitu, malam yang istimewa ini berlangsung mulai malam ke-21 Ramadan.

Berdasarkan sidang isbat, 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Maka, malam ke-21 Ramadan bertepatan dengan Selasa, 10 Maret 2026 malam.

Dalam Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi disebutkan, Lailatul Qadar berada pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir. Rasulullah SAW bersabda:

ØĒŲŽØ­ŲŽØąŲ‘ŲŽŲˆŲ’Ø§ Ų„ŲŽŲŠŲ’Ų„ŲŽØŠŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽØ¯Ų’ØąŲ ؁ؐ؊ Ø§Ų„Ų’ŲˆŲŽØĒŲ’ØąŲ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„ØšŲŽØ´Ų’ØąŲ Ø§Ų„Ų’ØŖŲŽŲˆŲŽØ§ØŽŲØąŲ ؅ؐ؆ؒ ØąŲŽŲ…ŲŽØļŲŽØ§Ų†ŲŽ

Artinya: "Bersungguh-sungguhlah kalian mencari Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadan." (HR Bukhari)

Berikut adalah tanggal perkiraan malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan 2026:

  • Malam 21 Ramadan: Selasa, 10 Maret 2026 malam
  • Malam 23 Ramadan: Kamis, 12 Maret 2026 malam
  • Malam 25 Ramadan: Sabtu, 14 Maret 2026 malam
  • Malam 27 Ramadan: Senin, 16 Maret 2026 malam
  • Malam 29 Ramadan: Rabu, 18 Maret 2026 malam

Namun, waktu pastinya tetap menjadi rahasia Allah SWT. Hanya saja, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk memperbanyak ibadah di sepuluh malam terakhir Ramadan.




(kri/kri)
Berburu Keutamaan Lailatul Qadar

Berburu Keutamaan Lailatul Qadar

108 konten
Keistimewaan Ramadan juga terletak pada malam yang lebih baik dari 1.000 bulan. Itulah malam Lailatul Qadar. Malam ini disebut jatuh pada salah satu malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadan.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads