- Bacaan Dzikir Ramadan 1-10 Hari Pertama 1. Bacaan Tahlil 2. Tahlil Lengkap 3. Bacaan Tasbih 4. Bacaan Tahmid 5. Bacaan Takbir 6. Bacaan Istighfar 7. Dzikir Empat Kalimat Utama 8. Dzikir Tasbih Pujian 9. Dzikir Tasbih Agung 10. Dzikir Lainnya
- Manfaat Berdzikir kepada Allah SWT 1. Terhindar dari Godaan Setan 2. Mendatangkan Ridha Allah SWT 3. Menghilangkan Kegelisahan dan Kesedihan 4. Membuat Hati Lebih Lapang dan Bahagia 5. Menguatkan Hati dan Badan 6. Menerangi Hati dan Wajah 7. Mendatangkan Rezeki
Bulan Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, termasuk berdzikir. Sepuluh hari pertama Ramadan dikenal sebagai fase turunnya rahmat Allah SWT. Pada waktu ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, termasuk dzikir sebagai bentuk mengingat dan mendekatkan diri kepada-Nya.
Allah SWT berfirman dalam surah Al-Ahzab ayat 41,
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اذْكُرُوا اللّٰهَ ذِكْرًا كَثِيْرًاۙ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, ingatlah Allah dengan dzikir sebanyak-banyaknya."
Menukil buku Zikir Obat Hati oleh Muhammad Akrom, salah satu keutamaan berdzikir juga dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW,
"Tiada sesuatu kaum pun yang duduk-duduk sambil berdzikir kepada Allah, melaikan dikelilingi oleh para malaikat dan ditutupi oleh kerahmatan serta turunlah kepada mereka itu ketenangan dalam hati mereka dan Allah SWT mengingatkan mereka kepada makhluk-makhluk yang ada di sisinya (yakni disebut-sebutkan hal ihwal mereka itu di kalangan para malaikat)." (HR Muslim)
Dzikir termasuk amalan ringan, tetapi memiliki pahala besar. Selain dapat dibaca setelah salat, dzikir juga bisa diamalkan kapan saja, seperti saat bekerja, beristirahat, maupun menjelang berbuka puasa.
Lantas, apa saja bacaan dzikir Ramadan 1-10 yang dianjurkan? Berikut ulasannya.
Bacaan Dzikir Ramadan 1-10 Hari Pertama
Mengutip penjelasan dalam kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi, buku Ihya 345 Sunnah Nabawiyah karya Raghib As-Sirjani, dan buku Zikir Obat Hati susunan Muhammad Akrom, berikut beberapa bacaan dzikir yang dapat diamalkan selama bulan Ramadan, terutama pada 10 hari pertama yang dikenal sebagai fase turunnya rahmat Allah SWT.
1. Bacaan Tahlil
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ
Latin: Laa ilaaha illa Allaahu
Artinya: "Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah."
2. Tahlil Lengkap
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْر
Latin: Laa ilaaha illa Allaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qadiir
Artinya: "Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan, bagi-Nya segala pujian. Dialah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu."
3. Bacaan Tasbih
سُبْحَانَ اللَّهِ
Latin: Subhaanallah
Artinya: "Maha Suci Allah."
4. Bacaan Tahmid
الْحَمْدُ لِلَّهِ
Latin: Alhamdulillah
Artinya: "Segala puji bagi Allah."
5. Bacaan Takbir
اللَّهُ أَكْبَرُ
Latin: Allahu Akbar
Artinya: "Allah Maha Besar."
6. Bacaan Istighfar
أَسْتَغْفِرُ الله
Latin: Astaghfirullah
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah."
7. Dzikir Empat Kalimat Utama
سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Latin: Subhaanallah, wal hamdu lillaah, wa laa ilaaha illa Allah, wallaahu akbar
Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi-Nya, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."
Bacaan dzikir ini lebih disukai Rasulullah SAW daripada dunia dan seisinya.
8. Dzikir Tasbih Pujian
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ
Latin: Subhaanallah wa bihamdihi
Artinya: "Maha Suci Allah dan dengan memuji kepada-Nya
9. Dzikir Tasbih Agung
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيْمِ
Latin: Subhaanallah wa bihamdihi, subhaanallaahil 'adzhiim
Artinya: "Maha Suci Allah dan dengan memuji kepada-Nya, Maha Suci Allah lagi Maha Agung."
Dua kalimat ini adalah dzikir yang paling Allah SWT sukai, paling berat timbangan nya di akhirat, dan ringan untuk diucapkan. Membaca dzikir ini sebanyak seratus kali dalam sehari, akan diampuni dosa-dosanya, meskipun sebanyak buih di lautan. (HR Bukhari dan Muslim)
10. Dzikir Lainnya
رَضِيْتُ بِاللَّهِ رَبّاً، وَبِالْإِسْلَامِ دِيْنَا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَسُولاً
Latin: Radhiitu billaahi rabba, wa bil islaami diinan, wa bi muhammadin shallallaahu 'alaihi wa sallama rasuulan
Artinya: "Aku rela Allah sebagai Rabb (ku), Islam sebagai agama (ku), dan Nabi Muhammad sebagai rasul (ku)."
Manfaat Berdzikir kepada Allah SWT
Ibnul Qayyim Al-Jauziyah dalam kitab Al Wabilush Shoyyib, seperti dinukil dalam buku Dzikir Pagi dan Petang karya Ust. Fadli Ramadhan, merangkum sejumlah manfaat dzikir yang bisa dirasakan oleh setiap muslim.
Ia menjelaskan, dzikir bukan sekadar amalan lisan, tetapi ibadah yang membawa banyak kebaikan bagi hati dan kehidupan. Berikut sejumlah manfaat dzikir yang disebutkan:
1. Terhindar dari Godaan Setan
Dzikir menjadi benteng bagi seorang hamba dari godaan setan yang terus berusaha menyesatkan manusia.
2. Mendatangkan Ridha Allah SWT
Orang yang gemar berdzikir akan memperoleh keridhaan Allah karena senantiasa mengingat-Nya dalam berbagai keadaan.
3. Menghilangkan Kegelisahan dan Kesedihan
Hati yang gundah dan gelisah bisa menjadi tenang dengan memperbanyak dzikir.
4. Membuat Hati Lebih Lapang dan Bahagia
Dzikir menghadirkan rasa tenteram sehingga hidup terasa lebih ringan dan penuh kegembiraan.
5. Menguatkan Hati dan Badan
Selain berdampak pada ketenangan batin, dzikir juga memberi kekuatan pada diri seseorang dalam menjalani aktivitas.
6. Menerangi Hati dan Wajah
Orang yang rajin berdzikir akan diberi cahaya pada hatinya dan terpancar pada wajahnya.
7. Mendatangkan Rezeki
Dzikir menjadi salah satu sebab terbukanya pintu rezeki dari Allah SWT.
(kri/kri)












































Komentar Terbanyak
Israel Serang Gaza dengan Senjata Pemusnah Tubuh, MUI Pertanyakan Peran Board of Peace
Perkiraan 1 Ramadan 2026: Pemerintah, BRIN, Muhammadiyah dan NU
Hilal Tak Terlihat di RI, Awal Puasa Ramadan 2026 Tak Serentak