Doa awal haid dibaca wanita untuk mendapat keutamaan sekaligus meredakan nyeri yang terasa di perut saat menstruasi. Sebagaimana diketahui, haid jadi kondisi biologis setiap wanita yang menandai alat reproduksinya berfungsi dengan baik.
Terkait haid tercantum dalam surah Al Baqarah ayat 222,
وَيَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلْمَحِيضِ ۖ قُلْ هُوَ أَذًى فَٱعْتَزِلُوا۟ ٱلنِّسَآءَ فِى ٱلْمَحِيضِ ۖ وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّىٰ يَطْهُرْنَ ۖ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ ٱللَّهُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلتَّوَّٰبِينَ وَيُحِبُّ ٱلْمُتَطَهِّرِينَ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: "Haid itu adalah suatu kotoran". Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri."
Menurut kitab Fiqhun Nisa' fi Dhau'il Madzahibil Arba'ah wal Ijtihad al-Fiqhiyyah al-Mu'ashirah oleh Muhammad Utsman al-Khasyat terjemahan Muhammad Abdul Basit Zamzami, haid bukan keluar karena faktor penyakit. Warna darah haid merah kehitaman dan jika disentuh terasa hangat seolah terbakar serta memiliki aroma yang kurang sedap.
Setiap wanita memiliki rentang haid yang berbeda dan disebabkan sejumlah faktor, seperti keturunan, lingkungan dan kondisi tubuh. Para ulama sendiri berbeda pendapat terkait lama waktu haid karena Allah SWT tidak menetapkan masa lamanya waktu haid yang dialami wanita.
Mazhab Syafi'i dan Hambali berpendapat haid terjadi minimal sehari semalam. Kebanyakan berlangsung dalam 6-7 hari dan maksimal 15 hari.
Sementara itu, mazhab Hanafi berpandangan haid terjadi 3 hari 3 malam. Pertengahan haid berlangsung selama 5 hari dan maksimalnya 10 hari.
Lain halnya dengan mazhab Maliki yang berpendapat haid dalam Islam tidak memiliki batas minimal hari dalam kaitannya dengan masalah ibadah. Sebab, mazhab ini menilai perhitungan minimalnya adalah sekali pancaran atau sekali tetesan dalam waktu relatif singkat.
Doa Awal Haid: Arab, Latin dan Arti
Ada sejumlah doa yang bisa dipanjatkan ketika haid. Berikut di antaranya.
1. Doa Awal Haid Versi Pertama
Doa awal haid ini berasal dari hadits dari Aisyah RA, berikut bacaan lengkapnya yang dikutip dari buku Mencari Pahala Disaat Haid tulisan Ratu Aprilia Senja.
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ عَلٰى كُلِّ حَالٍ وَاَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ.
Alhamdulillahi 'alaa kulli haalin wa astaghfirullah.
Artinya: "Segala puji bagi Allah dalam segala keadaan, dan mohon ampun kepada Allah."
2. Doa Awal Haid Versi Kedua
Selain doa awal haid versi pertama, ada juga doa awal haid lainnya yang dirangkum dari buku Doa-doa untuk Muslimah terbitan Tim Quanta.
اَلْحَمْدُ للهِ عَلى كُلِّ حَالٍ وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ.
Alhamdulillaahi 'alaa kulli haalin wa astaghfirullaaha min kulli dzanbin
Artinya: "Segala puji bagi Allah atas segala perkara, dan aku memohon ampun kepada-Mu atas segenap dosa."
3. Doa Awal Haid Versi Ketiga
Doa awal haid yang terakhir ini dikutip dari buku Keutamaan Doa & Dzikir susunan M Khalilurrahman Al Mahfani. Berikut bacaannya,
اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ، أَذْهِبِ الْبَأْسَ، وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا
Allahumma Rabban-naasi, adzhibil-ba'sa, wasyfi antas-syaafi, laa syifaa-a illaa syifaa-uka, syifaa-an laa yughaadiru saqamaa.
Artinya: "Ya Allah, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit dan sembuhkanlah. Engkau adalah Pemberi kesembuhan, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan sakit." (HR Bukhari)
Manfaat Mengamalkan Doa Awal Haid bagi Muslimah
Masih dari sumber yang sama, doa awal haid diyakini bisa meredakan nyeri di perut muslimah saat sedang menstruasi. Selain itu, membaca doa awal haid yang berasal dari Aisyah RA disebut mampu menjadi kafarat atas dosa-dosa yang telah gugur, terbebas dari api neraka, hingga selamat melewati jembatan shiratal mustakim.
Hal tersebut tercantum dalam kitab Nuzhatul Majalis oleh Syekh As Shafuri seperti dikutip dari NU Online.
"Tiada seorang wanita yang ketika mengalami haid, kecuali haidnya tersebut dapat menjadi kafarat bagi dosa-dosanya yang telah terlewat. Bila ia berdoa saat mengalami haid: Alhamdulillahi 'alā kulli hālin wastaghfirullaha min kulli dzambin. (Segala puji bagi Allah atas segala kondisi dan aku memohon ampunan kepada Allah dari segala dosa), maka ia akan dicatat terbebas dari api neraka, selamat melewati shirath, dan aman dari siksa."
Amalan bagi Wanita Haid
Meski muslimah haid dilarang melakukan ibadah seperti puasa, salat dan membaca Al-Qur'an, masih ada ibadah lain yang bisa dilakukan untuk meraih keberkahan. Diterangkan dalam buku Mencari Pahala Disaat Haid, berikut beberapa amalan bagi wanita haid.
- Menghadiri majelis pengajian
- Membaca doa
- Berzikir
- Istighfar
- Sedekah
- Membaca Al-Qur'an tanpa memegang mushaf dengan niat doa dan zikir
- Memperdalam ilmu agama
- Sholawat
(aeb/kri)












































Komentar Terbanyak
MUI Desak RI Keluar dari Board of Peace Buntut Serangan AS-Israel ke Iran
Pernyataan Soal Zakat Picu Polemik, Menag Sampaikan Klarifikasi
PBNU Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran: Brutal dan Merusak Tatanan