Malaikat Bersayap dan Jumlahnya Capai Ribuan, Ini Dalilnya

Malaikat Bersayap dan Jumlahnya Capai Ribuan, Ini Dalilnya

Tia Kamilla - detikHikmah
Selasa, 27 Jan 2026 05:00 WIB
Malaikat Bersayap dan Jumlahnya Capai Ribuan, Ini Dalilnya
Ilustrasi malaikat. Foto: Getty Images/iStockphoto/sqback
Jakarta -

Malaikat adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang memiliki tugas khusus dan kemampuan luar biasa, termasuk memiliki sayap. Penjelasan tentang sayap malaikat ini disebutkan dalam Al-Qur'an dan dijelaskan dalam hadits Nabi SAW.

Perintah untuk beriman kepada malaikat disebutkan secara jelas dalam Al-Qur'an, salah satunya dalam surah Al-Baqarah ayat 285,

اٰمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهٖ وَالْمُؤْمِنُوْنَۗ كُلٌّ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَمَلٰۤىِٕكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖۗ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ اَحَدٍ مِّنْ رُّسُلِهٖ ۗ وَقَالُوْا سَمِعْنَا وَاَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَاِلَيْكَ الْمَصِيْرُ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Rasul (Muhammad) beriman pada apa (Al-Qur'an) yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang mukmin. Masing-masing beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata,) 'Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya.' Mereka juga berkata, 'Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami, wahai Tuhan kami. Hanya kepada-Mu tempat (kami) kembali'."

Mengutip Tafsir Al-Mishbah karya M. Quraish Shihab, kata malaikat berasal dari kata malak, yang artinya utusan. Kata ini berhubungan dengan kata yang bermakna mengutus. Karena itu, malaikat dipahami sebagai utusan Allah SWT yang diberi tugas tertentu.

ADVERTISEMENT

Ada juga pendapat lain yang menjelaskan bahwa kata malak berasal dari kata yang berarti menyampaikan sesuatu. Artinya, malaikat adalah makhluk yang bertugas menyampaikan pesan dari Allah SWT.

Dalil yang Menjelaskan Sayap Malaikat dalam Al-Qur'an

Gambaran tentang sayap malaikat sudah dijelaskan Al-Qur'an dalam surah Fatir ayat 1. Allah SWT berfirman,

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ فَاطِرِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ جَاعِلِ الْمَلٰۤىِٕكَةِ رُسُلًاۙ اُولِيْٓ اَجْنِحَةٍ مَّثْنٰى وَثُلٰثَ وَرُبٰعَۗ يَزِيْدُ فِى الْخَلْقِ مَا يَشَاۤءُۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Artinya: "Segala puji bagi Allah, Pencipta langit dan bumi yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap. Masing-masing (ada yang) dua, tiga, dan empat. Dia menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."

Mengutip Tafsir Al-Qur'an Kemenag RI, ayat ini menjelaskan bahwa segala puji dan rasa syukur hanya pantas ditujukan kepada Allah SWT. Dialah yang menciptakan langit dan bumi beserta segala isinya dengan sangat indah dan menakjubkan. Semua ciptaan tersebut diatur Allah SWT dengan rapi, lengkap, dan sempurna.

Ayat ini juga menerangkan bahwa Allah SWT menugaskan para malaikat untuk menyampaikan wahyu kepada nabi-nabi-Nya. Malaikat adalah makhluk ciptaan Allah yang memiliki sayap dengan jumlah yang berbeda-beda, ada yang dua, tiga, empat, bahkan lebih sesuai kehendak Allah SWT.

Para malaikat bertugas menyampaikan perintah dan larangan Allah SWT kepada para nabi. Allah SWT berkuasa menambah kemampuan malaikat sesuai kebutuhan. Tidak ada satu pun yang dapat menghalangi kehendak-Nya, karena Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

Hadits tentang Sayap Malaikat

Beberapa riwayat menyebutkan jumlah sayap malaikat berbeda-beda. Az-Zuhri meriwayatkan bahwa Malaikat Israfil memiliki hingga 12.000 sayap.

Sementara itu, dalam riwayat Bukhari dan Muslim, Nabi Muhammad SAW menggambarkan Malaikat Jibril sebagai malaikat yang memiliki 500 sayap.

Keterangan yang paling dikenal tentang jumlah sayap malaikat Jibril terdapat dalam hadits berikut, dari Ibnu Mas'ud, ia berkata:

"Rasulullah SAW pernah melihat Jibril dalam wujud aslinya. Jibril memiliki 600 sayap, dan setiap satu sayapnya mampu menutup cakrawala." (HR Ahmad)

Mengapa Jumlah Sayap Malaikat Berbeda-beda?

Ibnu Asyur menjelaskan perbedaan jumlah sayap pada malaikat disesuaikan dengan tugas masing-masing. Ada malaikat yang harus menempuh jarak sangat jauh dari langit ke bumi dalam waktu singkat, sehingga diberi kemampuan yang berbeda-beda oleh Allah SWT.

Apakah Semua Malaikat Memiliki Bentuk yang Sama?

Umar Sulaiman al-Asyqar dalam 'Alam al-Mala'ikah al-Abrar & Alam al-Jinn wa asy-Syayathin terjemahan Kaserun AS, menjelaskan bahwa malaikat tidak memiliki rupa yang sama. Kedudukan dan tugas mereka juga berbeda-beda di sisi Allah SWT. Hal ini menunjukkan setiap malaikat diciptakan sesuai dengan perannya masing-masing.

Dengan memahami penjelasan ini, umat Islam diingatkan tentang kebesaran dan kekuasaan Allah SWT dalam menciptakan makhluk-Nya, termasuk para malaikat yang memiliki tugas dan keistimewaan luar biasa.

Ciri-ciri Malaikat Lainnya Menurut Islam

Masih merujuk sumber sebelumnya, malaikat memiliki beberapa ciri yang membedakannya dari makhluk Allah lainnya, seperti manusia dan jin. Berikut adalah beberapa cirinya.

1. Diciptakan dari Cahaya

Ciri malaikat yang pertama adalah malaikat diciptakan dari nur atau cahaya. Hal ini dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah RA. Nabi SAW bersabda,

"Malaikat itu diciptakan dari cahaya. Jin diciptakan dari api yang menyala-nyala, sedangkan Adam diciptakan dari apa yang telah dijelaskan kepada kalian." (HR Muslim)

2. Mempunyai Fisik yang Sangat Besar

Kemudian, malaikat memiliki ukuran fisik yang sangat besar. Dalam hadits dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda,

"Aku diizinkan untuk menceritakan tentang salah satu malaikat penyangga Arsy. Kedua kakinya menginjak bumi paling bawah, Arsy berada di atas tanduknya, antara daun kedua telinga dan pundaknya adalah sejauh 700 tahun terbangnya burung. Malaikat itu berucap, "Mahasuci Engkau di mana pun berada." (HR Ath-Thabrani)

3. Memiliki Rupa yang Indah

Malaikat digambarkan memiliki rupa yang indah. Hal ini disebutkan dalam surah An-Najm ayat 5-6. Allah SWT berfirman,

عَلَّمَهُ شَدِيدُ الْقُوَى ذُوْ مِرَّةٌ فَاسْتَوَى

Artinya: "Yang diajarkan kepadanya oleh (malaikat) yang sangat kuat (Jibril) lagi mempunyai keteguhan. Lalu, ia (Jibril) menampakkan diri dengan rupa yang asli."

Ibnu Abbas menjelaskan bahwa kata "dzu mirrah" dalam ayat tersebut berarti penampilan yang indah. Pendapat ini juga sejalan dengan Qatadah yang menyebut malaikat memiliki wujud yang tinggi dan indah.

Siapa Saja Nama Malaikat yang Wajib Diimani?

Beriman kepada malaikat adalah salah satu dari enam rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap muslim. Iman kepada malaikat adalah rukun iman yang kedua, setelah iman kepada Allah SWT.

Dalam ajaran Islam, terdapat 10 malaikat yang wajib diimani. Setiap malaikat memiliki tugas yang berbeda-beda sesuai perintah Allah SWT.

Berikut ini adalah 10 nama malaikat yang wajib diimani beserta tugasnya:

1. Malaikat Jibril

Bertugas menyampaikan wahyu dari Allah SWT kepada para nabi dan rasul.

2. Malaikat Mikail

Bertugas mengatur rezeki, seperti menurunkan hujan, mengatur angin, dan menumbuhkan tanaman.

3. Malaikat Israfil

Bertugas meniup sangkakala pada hari kiamat sebagai tanda berakhirnya kehidupan di dunia.

4. Malaikat Izrail

Bertugas mencabut nyawa setiap makhluk hidup sesuai ketentuan Allah SWT.

5. Malaikat Munkar

Bertugas menanyai manusia di alam kubur tentang keimanan dan amal perbuatannya.

6. Malaikat Nakir

Memiliki tugas yang sama dengan Munkar, yaitu menanyai manusia di alam kubur.

7. Malaikat Raqib

Bertugas mencatat seluruh amal baik manusia selama hidup. Ia berada di sebelah kanan manusia.

8. Malaikat Atid

Bertugas mencatat semua amal buruk manusia dan berada di sebelah kiri manusia.

9. Malaikat Malik

Bertugas menjaga pintu neraka.

10. Malaikat Ridwan

Bertugas menjaga pintu surga dan dikenal sebagai malaikat yang penuh kelembutan.

Wallahu a'lam.




(kri/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads