- Tempat Tinggal Malaikat Menurut Al-Quran
- Malaikat Tawaf di Baitul Makmur atau Ka'bah di Langit
- Tugas-tugas Malaikat dalam Islam 1.Malaikat Jibril 2. Malaikat Mikail 3. Malaikat Israfil 4. Malaikat Izrail 5. Malaikat Munkar 6. Malaikat Nakir 7. Malaikat Raqib 8. Malaikat Atid 9. Malaikat Malik 10. Malaikat Ridwan
- Apa Saja Sifat-sifat Malaikat? 1.Tidak Merasa Lapar, Haus, dan Mengantuk 2. Tidak Memiliki Hawa Nafsu 3. Selalu Taat dan Beribadah kepada Allah 4. Utusan Allah yang Amanah
Malaikat adalah makhluk Allah SWT yang paling taat dan selalu bertasbih setiap waktu. Mereka termasuk makhluk ciptaan Allah SWT yang tidak pernah membantah perintah-Nya dan selalu melaksanakan tugas dengan sempurna. Dalam Islam, seorang muslim diajarkan untuk mengenal malaikat sebagai bagian dari rukun iman.
Lalu, di manakah malaikat tinggal? Serta apa saja tugas mereka menurut ajaran Islam? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Tempat Tinggal Malaikat Menurut Al-Quran
Tempat tinggal malaikat adalah di seluruh lapisan langit. Hal ini dikutip dari buku Buku Pintar Alam Gaib oleh Prof. Dr. Muhammad Sayyid Ahmad Musayyar. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam surah An-Najm ayat 26,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
وَكَمْ مِّنْ مَّلَكٍ فِى السَّمٰوٰتِ لَا تُغْنِيْ شَفَاعَتُهُمْ شَيْـًٔا اِلَّا مِنْۢ بَعْدِ اَنْ يَّأْذَنَ اللّٰهُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ وَيَرْضٰى
Wa kam mim malakin fis-samāwāti lā tugnī syafā'atuhum syai'an illā mim ba'di ay ya'żanallāhu limay yasyā'u wa yarḍā.
Artinya: "Betapa banyak malaikat di langit yang syafaat (pertolongan) mereka sedikit pun tidak berguna, kecuali apabila Allah telah mengizinkan(-nya untuk diberikan) kepada siapa yang Dia kehendaki dan ridai."
Pendapat bahwa malaikat tinggal di langit juga disampaikan oleh Umar Sulaiman Abdullah al-Asyqar dalam Alam al-Mala'ikah al-Abrar & Alam al-Jinn wa asy-Syayathin. Menurutnya, tempat tinggal malaikat itu adalah di langit. Pendapat ini diperkuat dengan firman Allah SWT dalam surah Asy-Syura ayat 5,
تَكَادُ السَّمٰوٰتُ يَتَفَطَّرْنَ مِنْ فَوْقِهِنَّ وَالْمَلٰۤىِٕكَةُ يُسَبِّحُوْنَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَيَسْتَغْفِرُوْنَ لِمَنْ فِى الْاَرْضِۗ اَلَآ اِنَّ اللّٰهَ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Takādus-samāwātu yatafaṭṭarna min fauqihinna wal-malā'ikatu yusabbiḥūna biḥamdi rabbihim wa yastagfirūna liman fil-arḍ(i), alā innallāha huwal-gafūrur-raḥīm(u).
Artinya: "(Karena keagungan-Nya,) hampir saja langit itu pecah dari sebelah atasnya dan malaikat-malaikat bertasbih dengan memuji Tuhannya serta memohonkan ampunan untuk orang yang ada di bumi. Ingatlah, sesungguhnya Allahlah Zat Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
Pendapat yang mendukung bahwa malaikat menempati langit juga tercatat dalam riwayat Abu Asy-Syaikh dari Said bin Jubair, ia menyatakan bahwa,
"Tidak ada satu tempat pun di langit kecuali di sana ada saut malaikat, baik dalam keadaan bersujud atau berdiri hingga hari kiamat."
Malaikat Tawaf di Baitul Makmur atau Ka'bah di Langit
Masih mengutip sumber sebelumnya, dalam peristiwa Isra Mi'raj, Rasulullah SAW mencapai langit ketujuh dan berada di suatu tempat bernama Baitul Makmur. Hal ini dijelaskan dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda,
"Kemudian, aku dibawa naik ke Baitul Makmur. Setiap hari ada tujuh puluh ribu malaikat yang masuk ke sana. Setelah keluar dari sana, mereka tidak kembali lagi." (HR. Bukhari dan Muslim)
Baitul Makmur adalah tempat para malaikat bertawaf di langit, mirip dengan Ka'bah yang menjadi pusat tawaf bagi manusia di bumi.
Jumlah malaikat di sana sangat banyak. Beberapa di antaranya bertugas memikul Arasy, sementara yang lain berada di sekitarnya. Menurut Muhammad bin Abdul Wahab, malaikat pemikul Arasy dan malaikat di sekelilingnya termasuk yang paling mulia.
Para malaikat penghuni langit ketujuh selalu menghidupkan tempat itu dengan ibadah, siang dan malam, pagi dan petang, sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Anbiya ayat 20,
يُسَبِّحُوْنَ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ لَا يَفْتُرُوْنَ
Yusabbiḥūnal-laila wan-nahāra wa lā yafturūn(a).
Artinya: "Mereka (malaikat-malaikat) bertasbih pada waktu malam dan siang dengan tidak henti-hentinya."
Tugas-tugas Malaikat dalam Islam
Dalam Islam, umat Muslim diajarkan untuk mengenal dan meyakini sepuluh malaikat beserta tugasnya. Sebenarnya, jumlah malaikat sangat banyak dan tidak terhitung, tetapi ada 10 nama malaikat yang wajib kita imani dan pahami tugasnya. Berikut penjelasannya:
1.Malaikat Jibril
Malaikat Jibril adalah malaikat yang paling terkenal karena tugasnya menyampaikan wahyu dari Allah SWT kepada para nabi. Ia sering disebut Ar-Ruh, Ruh Al-Qudus, dan Al-Amin, yang berarti roh suci dan amanah.
Tugas Jibril membuatnya menjadi perantara antara langit dan bumi, membawa pesan-pesan penting untuk manusia. Misalnya, Jibril yang menyampaikan Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad SAW, sehingga umat Islam bisa mendapatkan petunjuk hidup.
2. Malaikat Mikail
Malaikat Mikail bertugas mengatur kebutuhan bumi dan seluruh makhluk hidup di dalamnya. Ia yang menurunkan hujan, mengatur angin, menumbuhkan tanaman, dan membagikan rezeki dari Allah SWT.
Dengan izin Allah, Mikail menjaga agar kehidupan tetap seimbang dan manusia bisa bertahan hidup. Jadi, hujan yang turun dan rezeki yang kita terima adalah sebagian dari tugas Malaikat Mikail.
3. Malaikat Israfil
Malaikat Israfil memiliki tugas besar di hari kiamat, yaitu meniup sangkakala.
⦁ Tiupan pertama akan membuat seluruh makhluk yang ada di langit dan bumi meninggal.
⦁ Tiupan kedua akan membangkitkan semua makhluk untuk menghadapi hari perhitungan.
4. Malaikat Izrail
Malaikat Izrail dikenal juga sebagai Malakul Maut, yaitu malaikat yang bertugas mencabut nyawa setiap makhluk hidup.
Tugas Izrail adalah ketentuan Allah SWT yang pasti dialami setiap makhluk. Ia menjalankan tugasnya dengan taat dan tepat waktu, sesuai ketentuan yang Allah SWT tetapkan.
5. Malaikat Munkar
Malaikat Munkar bertugas menanyai manusia saat berada di alam kubur. Ia akan menanyakan iman dan amal seseorang selama hidup di dunia. Hal ini menunjukkan bahwa kehidupan setelah mati itu nyata dan manusia akan dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya.
6. Malaikat Nakir
Malaikat Nakir bekerja sama dengan Munkar dalam menanyai manusia di alam kubur. Dalam hadits riwayat Tirmidzi disebutkan bahwa,
"Apabila mayat atau salah seorang dari kalian sudah dikuburkan, ia akan didatangi dua malaikat hitam dan biru, salah satunya adalah Munkar dan yang lain nakir, keduanya berkata: Apa pendapatmu tentang orang ini (Nabi Muhammad)? Maka ia menjawab sebagaimana Ketika di dunia." (HR. Tirmidzi).
7. Malaikat Raqib
Malaikat Raqib bertugas mencatat seluruh amal baik manusia. Ia berada di sisi kanan setiap manusia dan selalu mengawasi setiap perbuatan baik, sekecil apa pun. Catatan amal baik ini akan diperlihatkan kembali di hari kiamat.
8. Malaikat Atid
Malaikat Atid bertugas mencatat amal buruk manusia. Ia berada di sisi kiri manusia. Raqib dan Atid bekerja bersama dengan sangat teliti, mencatat setiap gerak-gerik manusia agar semuanya terekam dengan sempurna.
9. Malaikat Malik
Malaikat Malik adalah penjaga pintu neraka. Ia menjalankan tugasnya dengan tegas dan tidak pernah lalai sedikit pun. Malaikat Malik menjaga agar neraka tetap berada di tempat yang telah ditentukan Allah dan menangani para penghuninya.
10. Malaikat Ridwan
Malaikat Ridwan adalah penjaga pintu surga. Ia digambarkan sebagai malaikat yang ramah dan selalu penuh kebahagiaan. Dengan izin Allah SWT, Ridwan menyambut setiap hamba yang masuk surga dengan wajah berseri, damai, dan penuh kedamaian.
Apa Saja Sifat-sifat Malaikat?
Merujuk buku Aqidah Akhlak karya Ahmad Kusaeri, malaikat adalah makhluk Allah SWT yang diciptakan dari cahaya, sehingga sifat-sifat mereka berbeda dengan manusia. Berikut ini adalah sifat-sifat malaikat yang perlu diketahui.
1.Tidak Merasa Lapar, Haus, dan Mengantuk
Malaikat tidak pernah merasa lapar, haus, atau ngantuk seperti manusia. Mereka juga tidak punya keinginan duniawi dan tidak memiliki jenis kelamin, baik laki-laki maupun perempuan, sehingga malaikat tidak menikah.
2. Tidak Memiliki Hawa Nafsu
Malaikat juga tidak memiliki nafsu sama sekali. Mereka tidak sombong, tidak membangkang, dan tidak mungkin menentang perintah Allah SWT.
3. Selalu Taat dan Beribadah kepada Allah
Sifat malaikat selanjutnya adalah mereka selalu taat kepada Allah SWT. Sejak diciptakan, malaikat selalu taat kepada Allah SWT. Mereka bertasbih dan beribadah sepanjang siang dan malam tanpa henti, menunjukkan ketaatan yang sempurna.
4. Utusan Allah yang Amanah
Setiap malaikat diberikan tugas khusus oleh Allah SWT. Mereka menjalankan tugas itu dengan penuh tanggung jawab, tidak pernah lalai, dan selalu tepat waktu. Malaikat adalah utusan yang terpercaya dalam menjalankan perintah Allah.
Wallahu a'lam.
(dvs/dvs)
