Doa Qunut Subuh Sendiri, Apakah Beda Bacaan dengan Berjamaah?

Doa Qunut Subuh Sendiri, Apakah Beda Bacaan dengan Berjamaah?

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Kamis, 22 Jan 2026 05:45 WIB
Doa Qunut Subuh Sendiri, Apakah Beda Bacaan dengan Berjamaah?
Foto: Timur Weber/Pexels
Jakarta -

Doa qunut Subuh sendiri berbeda lafalnya dengan berjamaah. Sebagaimana diketahui, qunut Subuh adalah bacaan yang diamalkan pada rakaat kedua setelah rukuk.

Menurut buku Kupas Tuntas Qunut Subuh karya Galih maulana, secara bahasa qunut artinya berdiri, tunduk, taat, diam dan doa. Dari segi istilah, qunut dimaknai sebagai doa ketika sholat pada saat tertentu sewaktu berdiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ibnu Abbas Zain Musthofa Al Basuruwani dalam bukunya Fiqih Shalat Terlengkap menyebut Imam Abu Hanifah dan Ahmad berpandangan qunut Subuh tidak disunnahkan untuk dibaca. Sebaliknya, Imam Syafi'i dan Malik berpendapat sunnah membaca doa qunut Subuh.

Turut dijelaskan dalam kitab Al Adzkar Imam Nawawi terjemahan Ulin Nuha, hukum sunnah membaca doa qunut dari mazhab Maliki dan Syafi'i mengacu pada hadits dari Anas bin Malik RA. Dia berkata,

ADVERTISEMENT

"Rasulullah SAW senantiasa membaca qunut ketika sholat Subuh sehingga beliau wafat." (HR Ahmad)

Perbedaan Bacaan Qunut Subuh Sendiri dan Berjamaah

Doa qunut Subuh sendiri dibaca ketika muslim sholat secara munfarid, bukan berjamaah. Perbedaan antara keduanya yaitu pada frasa individu yang diubah jadi ungkapan jamak.

Sebab, makruh hukumnya bagi imam hanya berdoa untuk dirinya sendiri. Hal ini dijelaskan dalam hadits berikut,

"Janganlah seorang hamba mengimami suatu kaum lalu ia mengkhususkan bagi dirinya suatu doa, sedangkan bagi mereka tidak. Jika ia melakukan hal itu, berarti ia berbuat khianat terhadap mereka." (HR Tirmidzi)

Pada doa qunut Subuh berjamaah, imam mengubah lafal "ihdinii" (berilah aku petunjuk) menjadi "ihdina" (berilah kami petunjuk). Kata ganti "Ni" (aku) diubah menjadi "Na" yang artinya kami.

Jadi, pada lafaz اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ (Allahummahdini) menjadi اَللّٰهُمَّ اهْدِنَا (Allahummahdina) yang artinya "Ya Allah berilah kami petunjuk" jika berjamaah.

Bacaan Doa Qunut Subuh Sendiri

اَللّٰهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ, وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ, وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ, وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ, وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ, فَاِنَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضٰى عَلَيْكَ , وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ ,وَلاَ يَعِزُّمَنْ عَادَيْتَ, تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ, فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ ,اَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ ,وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ, وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Allaahumahdinii fiiman Hadait, wa 'aafinii fiiman 'aafait, wa tawallani fiimantawallait, wa baariklii fiimaaa a'thait, wa qini syarramaa qadhait, Fainnakataqdhi walayuqdha 'alaik, wa innahu layadzillu mawwalait, wa la ya idzuman aadait, Tabarakta-Rabbanaa wata 'aalait, Falakal hamdu 'ala-maa qadhait, Astagfiruka wa atuubu ilaik, Wa shallallahu 'ala Sayyidinaa Muhammadin Nabiyyil Ummiyyi wa 'ala Aalihi wa shahbihi wasallam.

Artinya: "Ya Allah berikanlah aku petunjuk sebagaimana mereka yang telah Engkau berikan petunjuk. Dan berikanlah aku kesehatan sebagaimana mereka yang telah Engkau berikan kesehatan. Dan peliharalah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau pelihara. Berilah keberkahan bagiku pada apa-apa yang telah Engkau karuniakan. Dan selamatkan aku (dengan rahmat Allah) dari bahaya yang telah Engkau tetapkan. Dan sesungguhnya Engkaulah yang Maha Menghukumi dan tidak ada yang bisa menghukum-Mu. Dan sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin. Dan tidak mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi. Maka bagi-Mu lah segala pujian di atas apa yang Engkau hukumkan. Dan aku memohon ampun dari-Mu dan aku bertaubat kepada-Mu. Dan semoga Allah mencurahkan rahmat ke atas junjungan kami Nabi Muhammad yang ummi, keluarga dan para sahabatnya."

Doa Qunut Subuh Berjamaah

لَّلهُمَّ اهْدِنَا فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنَا فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنَا فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لَنَا فِيْمَا أَعْطَيْتَ وَقِنَا بِرَحْمَتِكَ شَرَّ مَا قَضَيْتَ فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ نَسْتَغْفِرُكَ وَنَتُوْبُ إِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Allahummahdina fiiman Hadait, wa 'aafina fiiman 'aafait, wa tawallanaa fiiman tawallait, wa baarik lanaa fiimaa a'thait, wa qinaa birahmatika syarra maa qadhait, fainnaka taqdhi wala yuqdha 'alaik, wa innahu la yadzillu man waalait, wala ya'izzu man 'aadait tabaarakta Rabbana wa ta'aalait, falakal hamdu 'alaa maa qadhait, Nastaghfiruka wa natuubu ilaik, wa shallallaahu 'alaa Sayyidina Muhammadinil ummiyyi wa 'ala Aalihi wa shahbihi wasallam.

Artinya: "Ya Allah berikanlah kami petunjuk sebagaimana mereka yang telah Engkau berikan petunjuk. Dan berilah kami kesehatan sebagaimana mereka yang telah Engkau berikan kesehatan. Dan peliharalah kami sebagaimana orang-orang yang telah Engkau pelihara. Berilah keberkahan kepada kami pada apa-apa yang telah Engkau kurniakan. Dan selamatkan kami (dengan rahmat Allah) dari bahaya yang telah Engkau tetapkan. Dan sesungguhnya Engkaulah yang Maha Menghukumi dan tidak ada yang bisa menghukum-Mu. Dan sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin. Dan tidak mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi. Maka bagi-Mu lah segala pujian di atas apa yang Engkau hukumkan. Dan kami memohon ampun dari-Mu dan kami bertaubat kepada-Mu. Dan semoga Allah mencurahkan rahmat ke atas junjungan kami Nabi Muhammad yang ummi, keluarga dan para sahabatnya."

Keutamaan Membaca Doa Qunut Subuh

Masih dari sumber yang sama, berikut beberapa keutamaan doa qunut Subuh bagi muslim.

  1. Memperkuat hubungan dengan Allah SWT
  2. Dilindungi dari kejahatan
  3. Mendapat petunjuk dari Allah SWT
  4. Mendapat perlindungan dari Allah SWT
  5. Terhindar dari penyakit hati
  6. Mendatangkan banyak berkah
  7. Mendatangkan banyak rezeki dan nikmat




(aeb/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads