Ruqyah merupakan salah satu metode penyembuhan dalam Islam dengan cara membaca ayat-ayat Al-Qur'an, doa, dan dzikir tertentu. Ruqyah dilakukan sebagai ikhtiar untuk memohon kesembuhan dari Allah SWT, baik dari penyakit fisik, gangguan jin, sihir, maupun rasa was-was yang mengganggu hati.
Dalam praktiknya, ruqyah tidak hanya dilakukan oleh seorang ustaz atau peruqyah. Setiap muslim diperbolehkan melakukan ruqyah mandiri untuk dirinya sendiri maupun keluarganya. Dengan ruqyah mandiri, seorang muslim bisa langsung memohon perlindungan kepada Allah SWT tanpa harus bergantung pada orang lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari buku Bebas Penyakit dengan Ruqyah karya Said Abdul Azhim, Ibnu Qayyim menjelaskan bahwa ruqyah adalah pengobatan degan cara membaca Al-Qur'an dan doa-doa ma'tsuraat (yang diambil dari Al-Qur'an dan hadits).
Membaca Al-Qur'an dan doa-doa ma'tsurat merupakan sesuatu yang paling utama bagi manusia untuk mencegah sihir dan menolak pengaruh jelek sihir.
Doa Ruqyah
Dikutip dari buku Ar-Ruqyah Asy-Syar'iyyah: Terapi Gangguan Jin & Penyakit Hati karya Ustad Arif Rahman, sebelum tidur, Rasulullah SAW biasa meruqyah dirinya sendiri dengan membaca beberapa surat, sebagaimana sabda beliau:
ŲŲØ§ŲŲ ØĨŲØ°Ųا ØŖŲŲŲŲ ØĨŲŲŲŲ ŲŲØąŲاشŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲØŠŲ ØŦŲŲ ŲØšŲ ŲŲŲŲŲŲŲŲŲ ØĢŲŲ ŲŲ ŲŲŲŲØĢŲ ŲŲŲŲŲŲ ŲØ§ ŲŲŲŲØąŲØŖŲ ŲŲŲŲŲŲ ŲØ§ ( ŲŲŲŲ ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ØŖŲØŲØ¯Ų ) ŲŲ ( ŲŲŲŲ ØŖŲØšŲŲØ°Ų Ø¨ŲØąŲبŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲŲ ) ŲŲ ( ŲŲŲŲ ØŖŲØšŲŲØ°Ų Ø¨ŲØąŲبŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲ ) ØĢŲŲ ŲŲ ŲŲŲ ŲØŗŲØŲ بŲŲŲŲ ŲØ§ Ų ŲØ§ Ø§ØŗŲØĒŲØˇŲØ§ØšŲ Ų ŲŲŲ ØŦŲØŗŲدŲŲŲ ŲŲØ¨ŲØ¯ŲØŖŲ بŲŲŲŲ ŲØ§ ØšŲŲŲŲ ØąŲØŖŲØŗŲŲŲ ŲŲŲŲØŦŲŲŲŲŲ ŲŲŲ ŲØ§ ØŖŲŲŲØ¨ŲŲŲ Ų ŲŲŲ ØŦŲØŗŲدŲŲŲ ŲŲŲŲØšŲŲŲ Ø°ŲŲŲŲŲ ØĢŲŲØ§ŲØĢŲ Ų ŲØąŲŲØ§ØĒŲ
Artinya: "Nabi Muhammad SAW saat berada di tempat tidur di setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangan itu ditiup dan dibacakan: 'Qul huwallahu ahad' (surah Al-Ikhlas), 'Qul a'udzu birobbil falaq' (surah Al-Falaq), dan 'Qul a'udzu birobbin naas' (surah An Naas). Setelah itu beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Rasulullah SAW melakukan hal itu sebanyak tiga kali." (HR Bukhari, No. 5017)
Mengacu hadits tersebut, ayat-ayat Al-Qur'an yang diajarkan dan dianjurkan Rasulullah SAW untuk ruqyah mandiri adalah surat Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas. Bisa juga ditambah dengan membaca ayat kursi.
Surat al-Fatihah
Ø¨ŲØŗŲŲ Ų ŲąŲŲŲŲŲŲ ŲąŲØąŲŲØŲŲ ŲŲ°ŲŲ ŲąŲØąŲŲØŲŲŲ Ų
Arab-Latin: bismillÄhir-raá¸ĨmÄnir-raá¸ĨÄĢm
Artinya: 1. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
ŲąŲŲØŲŲ ŲØ¯Ų ŲŲŲŲŲŲŲ ØąŲØ¨ŲŲ ŲąŲŲØšŲŲ°ŲŲŲ ŲŲŲŲ
al-á¸Ĩamdu lillÄhi rabbil-'ÄlamÄĢn
2. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
ŲąŲØąŲŲØŲŲ ŲŲ°ŲŲ ŲąŲØąŲŲØŲŲŲ Ų
ar-raá¸ĨmÄnir-raá¸ĨÄĢm
3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Ų ŲŲ°ŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ Ų ŲąŲØ¯ŲŲŲŲŲ
mÄliki yaumid-dÄĢn
4. Yang menguasai di Hari Pembalasan.
ØĨŲŲŲŲØ§ŲŲ ŲŲØšŲØ¨ŲØ¯Ų ŲŲØĨŲŲŲŲØ§ŲŲ ŲŲØŗŲØĒŲØšŲŲŲŲ
iyyÄka na'budu wa iyyÄka nasta'ÄĢn
5. Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.
ŲąŲŲØ¯ŲŲŲØ§ ŲąŲØĩŲŲØąŲŲ°ØˇŲ ŲąŲŲŲ ŲØŗŲØĒŲŲŲŲŲ Ų
ihdinaášŖ-ášŖirÄášal-mustaqÄĢm
6. Tunjukilah kami jalan yang lurus,
ØĩŲØąŲŲ°ØˇŲ ŲąŲŲŲØ°ŲŲŲŲ ØŖŲŲŲØšŲŲ ŲØĒŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų ØēŲŲŲØąŲ ŲąŲŲŲ ŲØēŲØļŲŲØ¨Ų ØšŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲØ§ ŲąŲØļŲŲØ§ŲŲŲŲŲŲŲ
ášŖirÄášallaÅŧÄĢna an'amta 'alaihim gairil-magá¸áģĨbi 'alaihim wa laá¸-á¸ÄllÄĢn
7. (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
Surat al-Ikhlas
ŲŲŲŲ ŲŲŲŲ ŲąŲŲŲŲŲŲ ØŖŲØŲØ¯Ų
Arab-Latin: qul huwallÄhu aá¸Ĩad
Artinya: 1. Katakanlah: "Dialah Allah, Yang Maha Esa.
ŲąŲŲŲŲŲŲ ŲąŲØĩŲŲŲ ŲØ¯Ų
allÄhuášŖ-ášŖamad
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
ŲŲŲ Ų ŲŲŲŲØ¯Ų ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲŲØ¯Ų
lam yalid wa lam yáģĨlad
3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲÛĨ ŲŲŲŲŲŲØ§ ØŖŲØŲØ¯ŲÛĸ
wa lam yakul laháģĨ kufuwan aá¸Ĩad
4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia".
Surat al-Falaq
ŲŲŲŲ ØŖŲØšŲŲØ°Ų Ø¨ŲØąŲبŲŲ ŲąŲŲŲŲŲŲŲŲ
Arab-Latin: qul a'áģĨÅŧu birabbil-falaq
Artinya: 1. Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,
Ų ŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ų ŲØ§ ØŽŲŲŲŲŲ
min syarri mÄ khalaq
2. dari kejahatan makhluk-Nya,
ŲŲŲ ŲŲ Ø´ŲØąŲŲ ØēŲØ§ØŗŲŲŲ ØĨŲØ°Ųا ŲŲŲŲØ¨Ų
wa min syarri gÄsiqin iÅŧÄ waqab
3. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
ŲŲŲ ŲŲ Ø´ŲØąŲŲ ŲąŲŲŲŲŲŲŲŲ°ØĢŲŲ°ØĒŲ ŲŲŲ ŲąŲŲØšŲŲŲØ¯Ų
wa min syarrin-naffÄᚥÄti fil-'uqad
4. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,
ŲŲŲ ŲŲ Ø´ŲØąŲŲ ØŲØ§ØŗŲØ¯Ų ØĨŲØ°Ųا ØŲØŗŲØ¯Ų
wa min syarri á¸ĨÄsidin iÅŧÄ á¸Ĩasad
5. dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki".
Surat an-Naas
ŲŲŲŲ ØŖŲØšŲŲØ°Ų Ø¨ŲØąŲبŲŲ ŲąŲŲŲŲØ§ØŗŲ
Arab-Latin: qul a'áģĨÅŧu birabbin-nÄs
Artinya: 1. Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.
Ų ŲŲŲŲŲ ŲąŲŲŲŲØ§ØŗŲ
malikin-nÄs
2. Raja manusia.
ØĨŲŲŲŲ°ŲŲ ŲąŲŲŲŲØ§ØŗŲ
ilÄhin-nÄs
3. Sembahan manusia.
Ų ŲŲ Ø´ŲØąŲŲ ŲąŲŲŲŲØŗŲŲŲØ§ØŗŲ ŲąŲŲØŽŲŲŲŲØ§ØŗŲ
min syarril-waswÄsil-khannÄs
4. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,
ŲąŲŲŲØ°ŲŲ ŲŲŲŲØŗŲŲŲØŗŲ ŲŲŲ ØĩŲØ¯ŲŲØąŲ ŲąŲŲŲŲØ§ØŗŲ
allaÅŧÄĢ yuwaswisu fÄĢ ášŖudáģĨrin-nÄs
5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
Ų ŲŲŲ ŲąŲŲØŦŲŲŲŲØŠŲ ŲŲŲąŲŲŲŲØ§ØŗŲ
minal-jinnati wan-nÄs
6. dari (golongan) jin dan manusia.
Ayat Kursi
ŲąŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ§Ų ØĨŲŲŲŲ°ŲŲ ØĨŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲ ŲąŲŲØŲŲŲŲ ŲąŲŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų Û ŲŲØ§ ØĒŲØŖŲØŽŲØ°ŲŲŲÛĨ ØŗŲŲŲØŠŲ ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲ Ų Û ŲŲŲŲŲÛĨ Ų ŲØ§ ŲŲŲ ŲąŲØŗŲŲŲ ŲŲ°ŲŲŲ°ØĒŲ ŲŲŲ ŲØ§ ŲŲŲ ŲąŲŲØŖŲØąŲØļŲ Û Ų ŲŲ Ø°ŲØ§ ŲąŲŲŲØ°ŲŲ ŲŲØ´ŲŲŲØšŲ ØšŲŲØ¯ŲŲŲÛĨŲ ØĨŲŲŲŲØ§ Ø¨ŲØĨŲØ°ŲŲŲŲŲÛĻ Û ŲŲØšŲŲŲŲ Ų Ų ŲØ§ بŲŲŲŲŲ ØŖŲŲŲØ¯ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ ŲØ§ ØŽŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų Û ŲŲŲŲØ§ ŲŲØŲŲØˇŲŲŲŲ Ø¨ŲØ´ŲŲŲØĄŲ Ų ŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ŲŲŲÛĻŲ ØĨŲŲŲŲØ§ بŲŲ ŲØ§ Ø´ŲØ§ŲØĄŲ Û ŲŲØŗŲØšŲ ŲŲØąŲØŗŲŲŲŲŲŲ ŲąŲØŗŲŲŲ ŲŲ°ŲŲŲ°ØĒŲ ŲŲŲąŲŲØŖŲØąŲØļŲ Û ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲŲØ¯ŲŲŲÛĨ ØŲŲŲØ¸ŲŲŲŲ ŲØ§ Û ŲŲŲŲŲŲ ŲąŲŲØšŲŲŲŲŲŲ ŲąŲŲØšŲظŲŲŲ Ų
Arab-Latin: allÄhu lÄ ilÄha illÄ huw, al-á¸Ĩayyul-qayyáģĨm, lÄ ta`khuÅŧuháģĨ sinatuw wa lÄ na`áģĨm, laháģĨ mÄ fis-samÄwÄti wa mÄ fil-ará¸, man ÅŧallaÅŧÄĢ yasyfa'u 'indahÅĢ illÄ bi`iÅŧnih, ya'lamu mÄ baina aidÄĢhim wa mÄ khalfahum, wa lÄ yuá¸ĨÄĢášáģĨna bisyai`im min 'ilmihÄĢ illÄ bimÄ syÄ`, wasi'a kursiyyuhus-samÄwÄti wal-ará¸, wa lÄ ya`áģĨduháģĨ á¸ĨifáēuhumÄ, wa huwal-'aliyyul-'aáēÄĢm
Artinya: Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.
Tata Cara Ruqyah Mandiri
Dirangkum dari buku Tuntunan Ruqyah Mandiri karya Ibnu Watiniyah, berikut tata cara melakukan ruqyah mandiri sesuai yang diajarkan Rasulullah SAW adalah sebagai berikut:
- Lakukan wudhu sebelum melakukan ruqyah mandiri.
- Diutamakan posisi duduk menghadap kiblat.
- Menempatkan tangan kanan pada bagian tubuh yang terasa sakit.
- Membaca Al-Fatihah, ayat kursi, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas dibaca minimal 1 atau 3 kali atau lebih.
- Setelah selesai membaca satu ayat atau satu surat, tiup ke kedua telapak tangan, diusap ke seluruh tubuh, dimulai dari ujung kepala ke belakang, muka, dada ke perut, punggung, tangan hingga ke ujung kaki.
- Mengusap ke seluruh tubuh.
(dvs/lus)












































Komentar Terbanyak
Arab Saudi Resmi Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026
Apakah Nanti Malam Takbiran? Ini Prediksinya
Hasil Sidang Isbat Lebaran Idul Fitri 2026 Diumumkan Jam Berapa?