Ketika seorang muslim ditimpa musibah berupa sakit, selain berobat ke dokter ikhtiar yang dilakukan ialah memanjatkan doa kepada Allah SWT. Karena ikhtiar dan doa ini harus dikerjakan berbarengan.
Allah SWT memerintahkan hambanya untuk berdoa agar segala keinginan kita bisa dikabulkan Allah SWT. Allah SWT berfirman dalam surah Ghafir Ayat 60:
ŲŲŲŲØ§ŲŲ ØąŲØ¨ŲŲŲŲŲ Ų Ø§Ø¯ŲØšŲŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲØŗŲØĒŲØŦŲØ¨Ų ŲŲŲŲŲ Ų ÛØ§ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ°ŲŲŲŲŲ ŲŲØŗŲØĒŲŲŲØ¨ŲØąŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲ ØšŲØ¨ŲØ§Ø¯ŲØĒŲŲŲ ØŗŲŲŲØ¯ŲØŽŲŲŲŲŲŲŲ ØŦŲŲŲŲŲŲŲ Ų Ø¯ŲØ§ØŽŲØąŲŲŲŲŲ āŖāŖāŖ ŲĻŲ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina."
Sakit adalah salah satu ujian yang diberikan Allah kepada manusia sebagai bagian dari kehidupan. Bahkan Allah juga banyak menceritakan kisah-kisah Nabi dan para Sahabat yang berjuang dan tetap berdoa kepada Allah meskipun sedang merasakan sakit yang diderita.
Dalam Shahih At-Targhib Wa At-Tarhib yang ditulis Syaikh Muhammad nashiruddin al-Albani, disebutkan hadits dari Ibnu Abbas ra, dari Nabi SAW, beliau bersabda: "(Tidaklah) seseorang menjenguk orang sakit yang ajalnya belum datang lalu dia membacakan sebanyak tujuh kali doa, memohon kepada Allah yanng Mahaagung, Rabb 'Arasy Yang Agung, menyembuhkanmu, kecuali Allah akan sembuhkan dia dari penyakit itu."
Doa Memohon Kesembuhan
1. Doa untuk Kesembuhan Keluarga
Dikutip dalam laman Muhammadiyah, berikut doa untuk kesembuhan anggota keluarga kita yang sakit:
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØąŲØ¨ŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲ ØŖŲØ°ŲŲŲØ¨Ų اŲŲØ¨ŲØ§ØŗŲ Ø§Ø´ŲŲŲŲŲ ŲŲØŖŲŲŲØĒŲ Ø§ŲØ´ŲŲØ§ŲŲŲ ŲŲØ§ Ø´ŲŲŲØ§ØĄŲ ØĨŲŲŲŲØ§ Ø´ŲŲŲØ§Ø¤ŲŲŲ Ø´ŲŲŲØ§ØĄŲ ŲŲØ§ ŲŲØēŲØ§Ø¯ŲØąŲ ØŗŲŲŲŲ ŲØ§
Arab-latin: Allahumma rabbannaasi adzhibil ba'sa isyfihi wa antas syafi laa syifaa'a illa syifaauka syifaa'an laa yughadiru saqaman.
Artinya: "Ya Allah Rabb manusia, dzat yang menghilangkan rasa sakit, sembuhkanlah sesungguhnya Engkau Dzat yang Maha menyembuhkan, tidak ada kesembuhan melainkan dari kesembuhan-Mu, yaitu kesembuhan yang tidak menyisakan rasa sakit" (HR. Bukhari).
2. Doa Memohon Kesembuhan untuk Diri Sendiri
Ust. Enjang Burhanudin Yusuf, M.Pd, dalam buku Panduan Lengkap Shalat, Doa, Zikir & Shalawat ini lah doa memohon sakit bagi muslim yang ingin mengobati dirinya sendiri.
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØĨŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲ ØŖŲØŦŲŲŲŲ ŲŲØ¯Ų ØŲØļŲØąŲ ŲŲØŖŲØąŲØŲŲŲŲ ŲŲØĨŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲ Ų ŲØĒŲØŖŲØŽŲŲØąŲا ŲŲØ§Ø´ŲŲŲŲŲŲ ŲŲØĨŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲ Ø¨ŲŲŲØ§ØĄŲ ŲŲØĩŲØ¨ŲØąŲŲŲŲ
Arab-latin: Alloohumma in kaana ajalii qod hadhoro fa arihnii. wa in kaana muta'akhkhiron fasyfinii. wa in kana balaa-an fashobbirnii.
Artinya: "Ya Allah, jika ajalku sudah dekat maka wafatkanlah aku dengan tenang, jika ajalku masih lama maka sembuhkanlah penyakitku, dan jika sakitku ini adalah ujian dari-Mu maka anugerahkanlah kesabaran untukku."
Kemudian dilanjutkan dengan membaca ini:
ØŖŲØšŲŲŲØ°Ų Ø¨ŲØšŲØ˛ŲŲØŠŲ اŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØ¯ŲØąŲØĒŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ų ŲØ§ ØŖŲØŦŲØ¯Ų ŲŲØŖŲØŲØ§Ø°ŲØąŲ
Arab-latin: A'uudzu bi 'izzatillahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru.
Artinya: "Aku berlindung dengan kebesaran Allah dan kekuasaan-Nya dari kejahatan apa yang aku derita dan aku khawatirkan."
اŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØŖŲŲŲØĒŲ ØŽŲŲŲŲŲØĒŲ ŲŲŲŲØŗŲŲ ŲŲØŖŲŲŲØĒŲ ØĒŲŲŲŲŲŲØ§ŲŲØ§ ŲŲŲŲ Ų ŲŲ ŲØ§ØĒŲŲŲØ§ ŲŲŲ ŲØŲŲŲØ§ŲŲØ§ ØĨŲŲŲ ØŖŲØŲŲŲŲŲØĒŲŲŲØ§ ŲŲØ§ØŲŲŲØ¸ŲŲŲØ§ ŲŲØĨŲŲŲ ØŖŲŲ ŲØĒŲŲŲØ§ ŲŲØ§ØēŲŲŲØąŲŲŲŲŲØ§ اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØĨŲŲŲŲŲ ØŖŲØŗŲØŖŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲاŲŲŲŲØŠŲ
3. Doa Memohon Perlindungan ketika Sakit
Mengutip buku 5 Shalat Pembangun Jiwa karya Nasrudin Abd. Rohim, beberapa doa khusus yang bisa dibaca muslim ketika sakit.
Ø¨ŲØŗŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲ ØŖŲØšŲŲŲØ°Ų Ø¨ŲØšŲØ˛ŲŲØŠŲ اŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ŲŲØ¯ŲØąŲØĒŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ų ŲØ§ ØŖŲØŦŲØ¯Ų ŲŲ ØŖŲØŲØ§Ø°ŲØąŲ.
Arab-latin: Bismillah (3 kali), a'uudzu bi 'izzatillaahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru (7 kali).
Artinya: "Dengan nama Allah, aku berlindung dengan keagungan dan kekuasaan Allah dari kejahatan yang menimpaku dan yang aku takuti."
Ø¨ŲØŗŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲŲŲ ØŖŲØšŲŲŲØ°Ų Ø¨ŲØšŲØ˛ŲŲØŠŲ اŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ŲŲØ¯ŲØąŲØĒŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ų ŲØ§ ØŖŲØŦŲØ¯Ų Ų ŲŲŲ ŲŲØŦŲØšŲŲ ŲŲØ°Ųا.
Arab-latin: Bismillaahi a'uudzu bi izzatillaahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu min waj'ii haadza.
Artinya: "Dengan nama Allah, aku berlindung dengan keagungan dan kekuasaan Allah dari kejahatan penyakit yang aku derita ini."
4. Doa Memohon Kesembuhan dari Rasa Sakit
Ø¨ŲØŗŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲ Ø§ŲØąŲŲØŲŲ ŲŲŲ Ø§ŲØąŲŲØŲŲŲ ŲØ Ø¨ŲØŗŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ¨ŲŲØąŲ ŲŲØŖŲØšŲŲŲØ°Ų Ø¨ŲØ§ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲظŲŲŲ Ų Ų ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ ØšŲØąŲŲŲ ŲŲØšŲØ§ØąŲØ ŲŲ Ų ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ ØŲØąŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØąŲ.
Arab-latin: Bismillaahil kabiir wa a'uudzu billaahil 'azhiim min syarri kulli 'irqin na'-aarin wa min syarri kulli harrin naar.
Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, dengan nama Allah Yang Maha Besar, aku berlindung kepada Allah Yang Maha Agung dari sakitnya darah mengalir (luka) dan dari buruknya panas api."
5. Doa Kesembuhan yang Dibaca oleh Orang yang Menjenguk
Dikutip dari kitab Al-Adzkar oleh Al-Imam An-Nawawi, Rasulullah SAW telah mengajarkan beberapa doa kesembuhan orang sakit yang dibaca oleh orang yang menjenguk. Beberapa di antaranya yaitu:
Doa Pertama
Membaca ta'awudz pada sebagian keluarga, sambil mengusap dengan tangan kanan, lalu berucap,
اŲŲŲŲŲŲŲ
ŲŲ ØąŲØ¨ŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲØ ØŖŲØ°ŲŲŲØ¨Ų اŲŲØ¨ŲØŖŲØŗŲØ Ø§Ø´ŲŲŲ ØŖŲŲŲØĒŲ Ø§ŲØ´ŲŲØ§ŲŲŲØ ŲŲØ§ Ø´ŲŲŲØ§ØĄŲ ØĨŲŲŲŲØ§ Ø´ŲŲŲØ§Ø¤ŲŲŲØ Ø´ŲŲŲØ§ØĄŲ ŲŲØ§ ŲŲØēŲØ§Ø¯ŲØąŲ ØŗŲŲŲŲ
ŲØ§
Bacaan latin: Allahumma rabbannaasi adzhibil ba'sa isyfihi wa antas syafi laa syifaa'an laa yughadiru saqaman
Artinya: "Ya Allah, Tuhannya manusia, hilangkanlah rasa sakit, sembuhkanlah, Engkau-lah Dzat Yang Menyembuhkan. Tiada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan rasa sakit."
Doa Kedua
Meletakkan tangan pada bagian tubuh yang sedang sakit, sambil membaca,
Ø¨ŲØŗŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲŲ
Bacaan latin: Bismillah (3x)
Artinya: "Dengan Nama Allah"
Kemudian membaca doa ini sebanyak tujuh kali,
ØŖŲØšŲŲŲØ°Ų Ø¨ŲØšŲØ˛ŲŲØŠŲ اŲŲŲŲ ŲŲŲŲØ¯ŲØąŲØĒŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø´ŲØąŲ Ų ŲØ§ ØŖŲØŦŲØ¯Ų ŲŲØŖŲØŲØ§Ø°ŲØąŲ
Bacaan latin: A'udzu bi 'izzatillahi wa qudratihi min syarri maa ajidu wa uhaadzir
Artinya: "Aku berlindung dengan keperkasaan dan kuasa Allah dari keburukan apa yang aku rasakan dan apa yang aku khawatirkan."
(lus/lus)












































Komentar Terbanyak
Arab Saudi Resmi Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026
Apakah Nanti Malam Takbiran? Ini Prediksinya
Hasil Sidang Isbat Lebaran Idul Fitri 2026 Diumumkan Jam Berapa?