Rangkaian Bacaan Doa Selesai Salat yang Harus Diketahui

Rangkaian Bacaan Doa Selesai Salat yang Harus Diketahui

Hanif Hawari - detikHikmah
Rabu, 03 Apr 2024 12:30 WIB
Rangkaian Bacaan Doa Selesai Salat yang Harus Diketahui
Ilustrasi doa selesai salat (Foto: Unsplash/Imad Alassiry)
Jakarta -

Sebagai umat Islam, kita diwajibkan untuk melaksanakan salat lima waktu. salat merupakan ibadah yang memiliki banyak keutamaan, salah satunya adalah sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Namun, tahukah detikers bahwa amalan setelah salat juga memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas ibadah kita? Salah satu amalan penting setelah salat adalah membaca doa.

Membaca doa setelah salat bukan hanya sebuah kebiasaan, tetapi memiliki banyak keutamaan yang luar biasa. Doa setelah salat merupakan waktu yang mustajab untuk dikabulkan oleh Allah SWT dan memiliki banyak keutamaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari buku Ampuhnya Fadhilah Dzikir & Doa Setelah Shalat Fardhu & Sunnah oleh H.M. Amrin Rauf, berikut adalah keutamaan doa setelah salat:

  • Doa diampuni, baik di masa lalu dan masa kini
  • Rezeki dimurahkan oleh Allah SWT
  • Segala urusan dimudahkan oleh Allah SWT
  • Menjadi orang berwibawa di kalangannya
  • Diberi ketenangan hati

Doa merupakan bentuk komunikasi antara hamba dengan Allah SWT. Allah juga senang pada hamba-Nya yang berdoa karena doa menunjukkan bahwa hamba tersebut percaya kepada-Nya dan berharap pertolongan-Nya.

ADVERTISEMENT

Bacaan Doa Selesai Salat

Berikut ini adalah rangkaian doa dan dzikir yang bisa kita bacakan setelah selesai salat:

1. Membaca Istighfar

ØŖŲŽØŗŲ’ØĒŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ø§Ų„Ų„Ų‡ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ¸ŲŲ€ŲŠŲ’Ų…Ų Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠŲ’ Ų„ŲŽØ§Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‘Ø§ Ų‡ŲŲˆŲŽ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲŠŲŲ‘ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽŲŠŲŲ‘ŲˆŲ’Ų…Ų ŲˆŲŽØŖŲŽØĒŲŲˆŲ’Ø¨Ų ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų

"Astaghfirullah hal'adzim, aladzi laailaha illahuwal khayyul qoyyuumu wa atuubu ilaiih."

Artinya: "Hamba mohon ampun kepada Allah SWT yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya"

2. Memuja Keesaan Allah SWT

Ų„ŲŽØ§Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‘Ø§ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ŲˆŲŽØ­Ų’Ø¯ŲŽŲ‡Ų Ų„ŲŽØ§Ø´ŲŽØąŲŲŠŲ’ŲƒŲŽ Ų„ŲŽŲ‡Ų Ų„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŲ„Ų’ŲƒŲ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ŲŠŲØ­Ų’ŲŠŲ ŲˆŲŽŲŠŲŲ…ŲŲŠŲ’ØĒŲ ŲˆŲŽŲ‡ŲŲˆŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ŲƒŲŲ„ŲŲ‘ Ø´ŲŽŲŠŲ’ØĻŲ Ų‚ŲŽØ¯ŲŲŠŲ’Øą

"Laa ilaha illallah wakhdahu laa syarika lahu, lahul mulku walahul khamdu yukhyiiy wayumiitu wahuwa 'alaa kulli syai'innqodiir."

Artinya: "Tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan. Bagi-Nya pujaan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu."

3. Memohon Perlindungan dari Siksa Neraka

Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØŖŲŽØŦŲØąŲ’Ų†ŲŲ€Ų‰ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų†ŲŽŲ‘Ø§ØąŲ

"Allahumma ajirni minan-naar."

Artinya: "Ya Allah lindungilah aku dari api neraka"

4. Memohon Keselamatan

Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ Ø§Ų„ØŗŲŽŲ‘Ų„Ø§ŲŽŲ…ŲØŒ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ŲƒŲŽ Ø§Ų„ØŗŲŽŲ‘Ų„ŲŽØ§Ų…ŲØŒ ŲˆŲŽØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ ŲŠŲŽØšŲŲˆŲ’Ø¯Ų Ø§Ų„ØŗŲŽŲ‘Ų„ŲŽØ§Ų…Ų ŲŲŽØ­ŲŽŲŠŲŲ‘Ų†ŲŽØ§ØąŲŽØ¨ŲŽŲ‘Ų†ŲŽØ§ Ø¨ŲØ§Ų„ØŗŲŽŲ‘Ų„ŲŽØ§Ų…Ų ŲˆŲŽØ§ŲŽØ¯Ų’ØŽŲŲ„Ų’Ų†ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’Ų€ØŦŲŽŲ†ŲŽŲ‘ØŠŲŽ Ø¯ŲŽØ§ØąŲŽ Ø§Ų„ØŗŲŽŲ‘Ų„ŲŽØ§Ų…Ų ØĒŲŽØ¨ŲŽØ§ØąŲŽŲƒŲ’ØĒŲŽ ØąŲŽØ¨ŲŽŲ‘Ų†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØĒŲŽØšŲŽØ§Ų„ŲŽŲŠŲ’ØĒŲŽ ŲŠŲŽØ§ Ø°ŲŽØ§Ø§Ų„Ų’Ų€ØŦŲŽŲ„ŲŽØ§Ų„Ų ŲˆŲŽØ§Ų’Ų„ØĨŲŲƒŲ’ØąŲŽØ§Ų….

"Allahumma antassalam, wamingkassalam, wailayka ya'uudussalam fakhayyina rabbanaa bissalaam, wa-adkhilnaljannata darossalaam tabarokta rabbanaa wata'alayta yaa dzaljalaali wal ikraam."

Artinya: "Ya Allah, Engkaulah As-Salaam (Yang selamat dari kejelekan-kejelekan, kekurangan-kekurangan dan kerusakan-kerusakan) dan dari-Mu as-salaam (keselamatan), Maha Berkah Engkau Wahai Dzat Yang Maha Agung dan Maha Baik"

5. Membaca Al-Fatihah

Ø¨ŲØŗŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ø§Ų„ØąŲŽŲ‘Ø­Ų’Ų…Ų°Ų†Ų Ø§Ų„ØąŲŽŲ‘Ø­ŲŲŠŲ’Ų…Ų ŲĄ Ø§ŲŽŲ„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ؄ؐ؄ؑذ؇ؐ ØąŲŽØ¨ŲŲ‘ Ø§Ų„Ų’ØšŲ°Ų„ŲŽŲ…ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽÛ™ Ųĸ Ø§Ų„ØąŲŽŲ‘Ø­Ų’Ų…Ų°Ų†Ų Ø§Ų„ØąŲŽŲ‘Ø­ŲŲŠŲ’Ų…ŲÛ™ ŲŖ Ų…Ų°Ų„ŲŲƒŲ ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ø¯ŲŲ‘ŲŠŲ’Ų†ŲÛ— Ų¤ Ø§ŲŲŠŲŽŲ‘Ø§ŲƒŲŽ Ų†ŲŽØšŲ’Ø¨ŲØ¯Ų ŲˆŲŽØ§ŲŲŠŲŽŲ‘Ø§ŲƒŲŽ Ų†ŲŽØŗŲ’ØĒŲŽØšŲŲŠŲ’Ų†ŲÛ— ŲĨ Ø§ŲŲ‡Ų’Ø¯ŲŲ†ŲŽØ§ Ø§Ų„ØĩŲŲ‘ØąŲŽØ§ØˇŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØŗŲ’ØĒŲŽŲ‚ŲŲŠŲ’Ų…ŲŽÛ™ ŲĻ ØĩŲØąŲŽØ§ØˇŲŽ Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§ŲŽŲ†Ų’ØšŲŽŲ…Ų’ØĒŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŲ…Ų’ ەۙ ØēŲŽŲŠŲ’ØąŲ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽØēŲ’ØļŲŲˆŲ’Ø¨Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ Ø§Ų„ØļŲŽŲ‘Ø§Û¤Ų„ŲŲ‘ŲŠŲ’Ų†ŲŽ āŖ– Ų§ ( Ø§Ų„ŲØ§ØĒح؊/1: 1-7)

Bismillāhir-raá¸Ĩmānir-raá¸ĨÄĢm. Al-á¸Ĩamdu lillāhi rabbil-'ālamÄĢn. Ar-raá¸Ĩmānir-raá¸ĨÄĢm. Māliki yaumid-dÄĢn. Iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'ÄĢn. hdinaášŖ-ášŖirāᚭal-mustaqÄĢm. Siraáš­alladÅŧÄĢna an'amta 'alaihim gairil-magḍáģĨbi 'alaihim wa lad-dallÄĢn.

Artinya: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. (Al-Fatihah/1:1-7)

6. Membaca Ayat Kursi

Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ų„ŲŽØĸ Ø§ŲŲ„Ų°Ų‡ŲŽ Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‘Ø§ Ų‡ŲŲˆŲŽÛš Ø§ŲŽŲ„Ų’Ø­ŲŽŲŠŲŲ‘ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽŲŠŲŲ‘ŲˆŲ’Ų…Ų ەۚ Ų„ŲŽØ§ ØĒŲŽØŖŲ’ØŽŲØ°ŲŲ‡Ų— ØŗŲŲ†ŲŽØŠŲŒ ŲˆŲŽŲ‘Ų„ŲŽØ§ Ų†ŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŒÛ— Ų„ŲŽŲ‡Ų— Ų…ŲŽØ§ ؁ؐ؉ Ø§Ų„ØŗŲŽŲ‘Ų…Ų°ŲˆŲ°ØĒؐ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ؁ؐ؉ Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’ØļŲÛ— Ų…ŲŽŲ†Ų’ Ø°ŲŽØ§ Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠŲ’ ŲŠŲŽØ´Ų’ŲŲŽØšŲ ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŽŲ‡Ų—Ų“ Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‘Ø§ Ø¨ŲØ§ŲØ°Ų’Ų†ŲŲ‡Ų–Û— ŲŠŲŽØšŲ’Ų„ŲŽŲ…Ų Ų…ŲŽØ§ Ø¨ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§ŲŽŲŠŲ’Ø¯ŲŲŠŲ’Ų‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ØŽŲŽŲ„Ų’ŲŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’Ûš ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ŲŠŲØ­ŲŲŠŲ’ØˇŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ Ø¨ŲØ´ŲŽŲŠŲ’ØĄŲ ؅ؐؑ؆ؒ ØšŲŲ„Ų’Ų…ŲŲ‡Ų–Ų“ Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‘Ø§ Ø¨ŲŲ…ŲŽØ§ Ø´ŲŽØ§Û¤ØĄŲŽÛš ŲˆŲŽØŗŲØšŲŽ ŲƒŲØąŲ’ØŗŲŲŠŲŲ‘Ų‡Ų Ø§Ų„ØŗŲŽŲ‘Ų…Ų°ŲˆŲ°ØĒؐ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’ØļŲŽÛš ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ŲŠŲŽŲ€ŲŲ”ŲˆŲ’Ø¯ŲŲ‡Ų— Ø­ŲŲŲ’Ø¸ŲŲ‡ŲŲ…ŲŽØ§Ûš ŲˆŲŽŲ‡ŲŲˆŲŽ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽŲ„ŲŲŠŲŲ‘ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ’Ų…Ų ŲĸŲĨŲĨ

Allahu la ilaha illa huwal-hayyul-qayyum(u). La ta'khudzuhu sinatuw waa naum(un), lahu ma fissamawati wama fil-ard(i), man dzal-ladzi yasyfa'u 'indahu illa bi'idznih(i), ya'lamu ma baina aidihim wa ma khalfahum, wa la yuhituna bisyai'im min 'ilmihi illa bima sya'(a), wasi'a kursiyyuhus-samawati wal-ard(a), wa la ya'uduhu hifzuhuma, wa huwal-'aliyyul-'azim(u).

Artinya: Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Mahahidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Mahatinggi lagi Mahaagung.

7. Membaca Tasbih, Tahmid, Takbir, dan Tahlil

Kalimat Tasbih 33x:

ØŗŲØ¨Ų’Ø­ŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų

"Subhanallah"

Kalimat Tahmid 33x:

Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯ŲŲ„ŲŲ„Ų‡Ų

"Alhamdulillah"

Kalimat Takbir 33x:

Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų Ø§ŲŽŲƒŲ’Ø¨ŲŽØąŲ

"Allahu Akbar"

Kalimat Tahlil 33x:

Ų„ŲŽØ§Ø§ŲŲ„Ų°Ų‡ŲŽ Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‘Ø§ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų

"Lailaha Illallah"

8. Membaca Doa Selesai Salat

Dikutip dari buku Tuntunan Shalat Lengkap dan Benar oleh Dra. Neni Nuraeni M.Ag, berikut adalah doa selesai salat:

ØąŲŽØ¨ŲŽŲ‘Ų†ŲŽØ§ ŲŲŽØ§ØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ø°ŲŲ†ŲŲˆŲ’Ø¨ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲƒŲŽŲŲŲ‘ØąŲ’ ØšŲŽŲ†ŲŽŲ‘Ø§ ØŗŲŽŲŠŲŲ‘Ø§Ų°ØĒŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØĒŲŽŲˆŲŽŲŲŽŲ‘Ų†ŲŽØ§ Ų…ŲŽØšŲŽ Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŽØ¨Ų’ØąŲŽØ§ØąŲÛš

rabbana faghfir lana dzunubana wa kaffir 'anna sayyi'atina wa tawaffana ma'al-abrar

Artinya: Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami, hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang selalu berbuat kebaikan.

ØąŲŽØ¨ŲŽŲ‘Ų†ŲŽØ§ اØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŲŠŲ’ ŲˆŲŽŲ„ŲŲˆŲŽØ§Ų„ŲØ¯ŲŽŲŠŲŽŲ‘ ŲˆŲŽŲ„ŲŲ„Ų’Ų…ŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŽ ŲŠŲŽŲ‚ŲŲˆŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų’Ø­ŲØŗŲŽØ§Ø¨Ų

rabbanaghfir li wa liwalidayya wa lil-mu'minina yauma yaqumul-hisab

Artinya: "Ya Tuhan kami, ampunilah aku, kedua orang tuaku, dan orang-orang mukmin pada hari diadakan perhitungan (hari Kiamat)."

ØąŲŽØ¨ŲŽŲ‘Ų†ŲŽØ§ Ų‡ŲŽØ¨Ų’ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ؅ؐ؆ؒ Ø§ŲŽØ˛Ų’ŲˆŲŽØ§ØŦŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ°ŲØąŲŲ‘ŲŠŲ‘Ų°ØĒŲŲ†ŲŽØ§ Ų‚ŲØąŲŽŲ‘ØŠŲŽ Ø§ŲŽØšŲ’ŲŠŲŲ†Ų ŲˆŲŽŲ‘Ø§ØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų’Ų†ŲŽØ§ Ų„ŲŲ„Ų’Ų…ŲØĒŲŽŲ‘Ų‚ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§ŲŲ…ŲŽØ§Ų…Ų‹Ø§

rabban hab lan min azwajina wa dzurriyyatina qurrata a'yuniw waj'alna lil-muttaqina imama

Artinya: "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami penyejuk mata dari pasangan dan keturunan kami serta jadikanlah kami sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa."

ØąŲŽØ¨ŲŲ‘ Ø§ŲŽŲˆŲ’Ø˛ŲØšŲ’Ų†ŲŲŠŲ’Ų“ Ø§ŲŽŲ†Ų’ Ø§ŲŽØ´Ų’ŲƒŲØąŲŽ Ų†ŲØšŲ’Ų…ŲŽØĒŲŽŲƒŲŽ Ø§Ų„ŲŽŲ‘ØĒŲŲŠŲ’Ų“ Ø§ŲŽŲ†Ų’ØšŲŽŲ…Ų’ØĒŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲŽŲ‘ ŲˆŲŽØšŲŽŲ„Ų°Ų‰ ŲˆŲŽØ§Ų„ŲØ¯ŲŽŲŠŲŽŲ‘ ŲˆŲŽØ§ŲŽŲ†Ų’ Ø§ŲŽØšŲ’Ų…ŲŽŲ„ŲŽ ØĩŲŽØ§Ų„ŲØ­Ų‹Ø§ ØĒŲŽØąŲ’ØļŲ°Ų‰Ų‡Ų ŲˆŲŽØ§ŲŽØĩŲ’Ų„ŲØ­Ų’ Ų„ŲŲŠŲ’ ŲŲŲŠŲ’ Ø°ŲØąŲŲ‘ŲŠŲŽŲ‘ØĒŲŲŠŲ’Û— Ø§ŲŲ†ŲŲ‘ŲŠŲ’ ØĒŲØ¨Ų’ØĒŲ Ø§ŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ ŲˆŲŽØ§ŲŲ†ŲŲ‘ŲŠŲ’ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØŗŲ’Ų„ŲŲ…ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ

rabbi auzi'ni an asykura ni'matakallati an'amta 'alayya wa 'ala walidayya wa an a'mala shaliaan tardlahu wa ashlih li fi dzurriyyati, inni tubtu ilaika wa inni minal-muslimin

Artinya: "Wahai Tuhanku, berilah petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dapat beramal saleh yang Engkau ridai, dan berikanlah kesalehan kepadaku hingga kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada-Mu dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim."

ØąŲŽØ¨ŲŽŲ‘Ų†ŲŽØ§ اØĩŲ’ØąŲŲŲ’ ØšŲŽŲ†ŲŽŲ‘Ø§ ØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨ŲŽ ØŦŲŽŲ‡ŲŽŲ†ŲŽŲ‘Ų…ŲŽÛ– Ø§ŲŲ†ŲŽŲ‘ ØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨ŲŽŲ‡ŲŽØ§ ŲƒŲŽØ§Ų†ŲŽ ØēŲŽØąŲŽØ§Ų…Ų‹Ø§Û–

rabbanashrif 'anna 'adzaba jahannama inna 'adzabaha kana gharama

Artinya: "Wahai Tuhan kami, jauhkanlah azab Jahanam dari kami (karena) sesungguhnya azabnya itu kekal."

ØąŲŽØ¨ŲŽŲ‘Ų†ŲŽØ§ Ų„ŲŽØ§ ØĒŲØ˛ŲØēŲ’ Ų‚ŲŲ„ŲŲˆØ¨ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ø¨ŲŽØšŲ’Ø¯ŲŽ ØĨŲØ°Ų’ Ų‡ŲŽØ¯ŲŽŲŠŲ’ØĒŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ‡ŲŽØ¨Ų’ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ؅ؐ؆ؒ Ų„ŲŽØ¯ŲŲ†Ų’ŲƒŲŽ ØąŲŽØ­Ų’Ų…ŲŽØŠŲ‹ ØĨŲŲ†ŲŽŲ‘ŲƒŲŽ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ Ø§Ų„Ų’ŲˆŲŽŲ‡ŲŽŲ‘Ø§Ø¨Ų

Rabbana latuzigh-qulubana ba'da idz hadaitana wahablana min landunkarahmatan innaka antalwahhab.

Artinya: "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau karena sesungguhnya Engkau Maha Pemberi Karunia."

Wallahu a'lam.




(hnh/erd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads